Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Inisiatif Pemkot Surabaya untuk Memutus Rantai Kemiskinan, MoU Dengan Perguruan Tinggi

Inisiatif Pemkot Surabaya untuk Memutus Rantai Kemiskinan, MoU Dengan Perguruan Tinggi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam memperbaiki akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Melalui kerja sama strategis dengan 32 perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, Pemkot berupaya memberikan bantuan biaya perkuliahan kepada mahasiswa dari keluarga prasejahtera. Langkah ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kota tersebut.

Kerja Sama yang Luas dan Berkelanjutan

Kerja sama ini dilakukan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkot Surabaya dan sejumlah perguruan tinggi. Dalam acara tersebut, Wali Kota Eri Cahyadi menyampaikan bahwa partisipasi institusi pendidikan sangat besar, meski beberapa tidak dapat hadir karena alasan tertentu. Ia menegaskan bahwa jumlah perguruan tinggi yang terlibat akan terus bertambah secara bertahap.

“Hari ini hampir seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta hadir. Meski ada beberapa yang berhalangan, secara keseluruhan partisipasi sangat besar,” ujar Wali Kota Eri Cahyadi.

Peningkatan Jumlah Penerima Bantuan

Salah satu hal penting dalam inisiatif ini adalah peningkatan jumlah mahasiswa yang mendapatkan bantuan. Tahun lalu, hanya sekitar 3.000 mahasiswa yang terbantu, tetapi tahun ini jumlahnya meningkat drastis menjadi 24.000. Pemkot juga menyiapkan dana sebesar Rp150 miliar hingga Rp200 miliar untuk mendukung program ini.

“Tahun ini lebih besar, tapi yang terpenting bukan jumlahnya, melainkan jangkauannya yang jauh lebih luas,” tambahnya.

Pendekatan yang Inklusif dan Berkelanjutan

Wali Kota Eri Cahyadi menekankan bahwa kebijakan ini berfokus pada keluarga prasejahtera, khususnya yang termasuk dalam Desil 1–5. Prinsip utamanya adalah memastikan setiap keluarga memiliki minimal satu anggota yang bisa menyelesaikan pendidikan perguruan tinggi.

“Kebijakan ini diprioritaskan bagi keluarga prasejahtera dengan prinsip satu keluarga minimal satu sarjana untuk memutus rantai kemiskinan,” jelasnya.

Menjawab Anggapan Negatif tentang Perguruan Tinggi

Beberapa pihak pernah menganggap bahwa perguruan tinggi sulit melakukan perubahan karena keterbatasan kebijakan seperti Uang Kuliah Tunggal (UKT). Namun, Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan bahwa perubahan bisa dilakukan jika niatnya benar-benar untuk membantu rakyat kecil.

“Tapi hari ini terbukti bahwa perubahan bisa dilakukan, jika niatnya untuk membantu rakyat kecil,” imbuhnya.

Penyesuaian Data Ekonomi Keluarga

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Eri Cahyadi juga menyampaikan permohonan maaf kepada perguruan tinggi terkait data ekonomi orang tua yang tidak sesuai dengan kondisi nyata. Ia meminta agar mahasiswa tersebut tidak dihukum, melainkan diberi kesempatan untuk terus belajar.

“Saya mohon, jangan anak-anak ini dihukum. Yang penting mereka tetap bisa kuliah. Soal UKT, biar menjadi tanggung jawab saya,” katanya.

Fokus pada Kesejahteraan Mahasiswa

Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan bahwa besaran biaya yang diberikan akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kewenangan masing-masing perguruan tinggi. Yang terpenting adalah para mahasiswa dari keluarga kurang mampu bisa melanjutkan studi hingga lulus.

“Jangan fokus pada angka. Fokusnya adalah bagaimana anak-anak ini bisa terus kuliah,” tegasnya.

Pesan untuk Generasi Muda

Ia juga meminta para penerima bantuan untuk tidak merasa rendah diri, melainkan menjadikan kesempatan ini sebagai peluang untuk menjadi generasi emas. Ia berharap salah satu dari mereka bisa menjadi pemimpin bangsa di masa depan.

“Justru kalian harus menunjukan bahwa kalian adalah generasi emas. Belajarlah sungguh-sungguh supaya kelak, salah satu dari kalian bisa berdiri di sini sebagai Wali Kota Surabaya, sebagai pemimpin bangsa,” pesannya.

Dukungan dari Perguruan Tinggi

Program ini mendapat dukungan penuh dari berbagai perguruan tinggi. Rektor Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Prof. Nurhasan, menyebut ide ini sebagai “ide gila yang luar biasa.” Menurutnya, kebijakan ini membuktikan bahwa kolaborasi bisa menghasilkan perubahan nyata.

“Ini adalah program luar biasa untuk memutus rantai kemiskinan melalui SDM unggul. UNESA siap mendukung penuh,” ujarnya.

Rektor Universitas Wijaya Putra, Budi Endarto, menilai kebijakan ini sebagai investasi sosial jangka panjang. Ia berharap model ini bisa diadopsi oleh daerah lain.

“Ini adalah social investment yang akan kita bawa ke tingkat nasional sebagai pilot project,” kata Budi.

Cerita Nyata dari Mahasiswa

Salah satu contoh nyata dari kebijakan ini adalah Anisah Wahyu Triska, mahasiswa semester lima jurusan Administrasi Publik di salah satu PTS. Anisah hampir putus kuliah karena keterbatasan biaya dan harus membantu ibunya berjualan. Melalui program ini, ia bisa melanjutkan studi hingga lulus.

“Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih atas sinergi yang terjalin dengan Pemkot Surabaya dan Wali Kota Eri Cahyadi. Semoga ke depan semakin banyak mahasiswa kurang mampu yang terbantu melalui program ini,” pungkasnya.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kembalinya Lima Eks OPM Intan Jaya Teguhkan Komitmen Persatuan dan Perdamaian Papua

    Kembalinya Lima Eks OPM Intan Jaya Teguhkan Komitmen Persatuan dan Perdamaian Papua

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 65
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Lapangan Apel Kantor Bupati Intan Jaya menjadi saksi sejarah pada Jum’at, 12 Desember 2025, ketika lima mantan anggota OPM resmi menyatakan ikrar kembali ke pangkuan NKRI. Peristiwa ini disambut haru oleh ratusan masyarakat, tokoh adat, dan pejabat daerah. Acara bersejarah ini dihadiri Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, Danrem 173/PVB Brigjen TNI I […]

  • Uston Nawawi Kecewa! Persebaya Kecolongan di Akhir Pertandingan Lawan Bhayangkara FC

    Uston Nawawi Kecewa! Persebaya Kecolongan di Akhir Pertandingan Lawan Bhayangkara FC

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 65
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Uston Nawawi terlihat menahan rasa kecewa setelah Persebaya Surabaya kembali gagal mempertahankan kemenangan yang hampir diraih. Ia menyatakan hasil imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC terasa sangat menyakitkan karena gol penyamaan datang di detik akhir pertandingan. Pelatih sementara Persebaya Surabaya mengungkapkan perasaan jujurnya setelah pertandingan yang berlangsung di Bandar Lampung. “Kami sangat kecewa […]

  • KemenPPPA, Aurelie Moeremans

    KemenPPPA Apresiasi Kekuatan Aurelie Moeremans dalam Mengungkap Trauma

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 40
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) memberikan apresiasi terhadap keberanian Aurelie Moeremans dalam mengungkap pengalaman pribadi melalui novel Broken Strings: Kepingan Masa Muda yang Patah. Buku ini menjadi bukti nyata dari semangat “dare to speak”, atau berani menyampaikan pengalaman traumatis yang sering kali diabaikan oleh masyarakat. Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA, […]

  • Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares: Kesempatan Baru untuk Mewujudkan Visi Sepak Bola yang Diimpikan

    Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares: Kesempatan Baru untuk Mewujudkan Visi Sepak Bola yang Diimpikan

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, kini memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam membangun tim sepak bola yang sesuai dengan visinya. Dengan dukungan penuh dari manajemen klub, ia bisa mencoret pemain asing dan menggantinya dengan pemain yang lebih sesuai dengan strategi yang ia usung. Sebelum bergabung dengan Persebaya Surabaya, Tavares pernah berada di PSM […]

  • Jawa Timur ,Cuaca Ekstrem, Pemprov ,Operasi Modifikasi Cuaca

    Prakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 10 Januari 2026: Hujan Lebat dan Petir Mengguyur Banyak Wilayah

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 50
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda telah merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Timur pada hari ini. Informasi ini menjadi penting bagi masyarakat yang tinggal di daerah yang terkena dampak hujan lebat dan petir. Dengan kondisi cuaca yang dinamis, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan memperhatikan informasi terkini. Wilayah Terdampak Hujan Lebat dan […]

  • Tabel Angsuran KUR Mandiri 2025: Pinjaman Sampai Rp 500 Juta, Cek Cicilannya Di Sini

    Tabel Angsuran KUR Mandiri 2025: Pinjaman Sampai Rp 500 Juta, Cek Cicilannya Di Sini

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Informasi Terkini tentang KUR Mandiri 2025 DIAGRAMKOTA.COM – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mandiri kembali menjadi pilihan utama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tahun 2025. Program ini dirancang untuk memberikan akses permodalan yang mudah dan terjangkau kepada masyarakat, terutama mereka yang ingin memulai atau mengembangkan usaha. Fitur Utama KUR Mandiri 2025 […]

expand_less