Rekor Kandang Persita Tangerang Patah dalam Laga Melawan Persija Jakarta
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Persita Tangerang harus menerima kekalahan yang mengecewakan setelah gagal mempertahankan rekor kandang mereka. Pertandingan ini berlangsung di hadapan para suporter yang memadati stadion, namun Pendekar Cisadane akhirnya kalah dari Persija Jakarta. Hasil ini membuat tim kehilangan tiga poin penting dalam kompetisi.
Pelatih Mengapresiasi Usaha Pemain Meski Gagal Menang
Pelatih Persita, Carlos Pena, tetap memberikan apresiasi terhadap usaha yang dilakukan oleh para pemain. Ia mengakui bahwa tim sudah memulai pertandingan dengan baik dan menunjukkan intensitas permainan sesuai dengan rencana yang telah disusun.
“Kami memulai pertandingan dengan baik dan memiliki peluang emas melalui Rayco, tetapi kami tidak bisa memanfaatkannya. Setelah kesalahan yang kami buat, mereka mencetak gol,” ujar Pena seusai laga.
Perbedaan Kualitas dan Transisi Lawan Jadi Faktor Utama
Pena menyebutkan bahwa pada babak kedua, kualitas individu dan transisi permainan dari lawan menjadi faktor pembeda. Meskipun Persita mencoba untuk membangun serangan dengan berbagai cara, kesalahan-kesalahan yang terjadi kembali menghukum timnya.
“Kami mencoba menciptakan peluang dengan semua cara, tetapi kembali dihukum setelah kesalahan sendiri. Dalam situasi transisi, mereka membuat perbedaan,” tambahnya.
Mengakui Kedalaman Skuad yang Berbeda
Selain itu, Pena juga mengakui adanya perbedaan kualitas dan kedalaman skuad antara Persita dan Persija. Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak mengurangi rasa bangga terhadap perjuangan para pemain.
“Kadang-kadang perbedaan kualitas juga berkaitan dengan anggaran dan kedalaman skuad. Tapi saya tidak bisa mengeluh. Dengan pemain dan taktik yang kami miliki, kami sudah mencoba segalanya,” katanya.
Kekalahan yang Menyakitkan bagi Tim
Kekalahan ini terasa lebih menyakitkan karena sebelumnya Persita memiliki catatan kandang yang solid, termasuk saat menghadapi beberapa tim kuat. Sayangnya, kegagalan memaksimalkan peluang di babak pertama membuat hasil akhir tidak berpihak kepada tuan rumah.
“Kami biasanya kuat di kandang, tapi hari ini kami tidak bisa mengambil peluang terbesar yang kami miliki,” ucap Pena.
Minta Tim Segera Lupakan Hasil Negatif
Meski demikian, Carlos Pena meminta timnya segera melupakan hasil tersebut dan fokus menatap laga berikutnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada suporter yang memadati stadion.
“Atmosfer stadion hari ini luar biasa. Sayang kami tidak bisa memberi mereka poin. Semoga di pertandingan berikutnya kami bisa membalas dukungan itu dengan hasil yang lebih baik,” pungkasnya.

>

Saat ini belum ada komentar