Liverpool Kembali Terpuruk, Gol Telat Bournemouth Jadi Bukti Alergi pada Momen Kritis
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Liverpool FC kembali mengalami kekecewaan setelah dikalahkan oleh Bournemouth dalam pertandingan di Vitality Stadium. Kekalahan ini menjadi yang ketiga musim ini di Premier League, yang menunjukkan bahwa The Reds masih memiliki masalah besar dengan situasi krusial di akhir pertandingan.
Kekalahan Berulang di Momen Kritis
Pertandingan antara Liverpool dan Bournemouth berlangsung pada Minggu dini hari (25/1/2026). Sebelum laga dimulai, Liverpool sempat memperlihatkan performa yang stabil dengan 13 laga beruntun tanpa kekalahan. Namun, rekor itu terhenti setelah mereka kalah 2-3 dari tim asal Dorset.
Kekalahan tersebut terjadi di injury time melalui gol Amine Adli pada menit ke-90+5. Gol ini menjadi bukti bahwa Liverpool masih rentan saat pertandingan mendekati akhir. Sebelumnya, mereka juga kebobolan dua kali di akhir pertandingan, yaitu saat melawan Chelsea (4/10/2025) dan Crystal Palace (27/9/2025).
Performa Tidak Stabil Meski Tak Kalah dalam 13 Laga
Meskipun Liverpool berhasil mencatatkan 13 laga tanpa kekalahan sebelum pertandingan ini, performa mereka tidak sepenuhnya stabil. Dari 13 laga tersebut, hanya tujuh yang dimenangkan, sementara enam lainnya berakhir imbang. Hal ini menunjukkan bahwa The Reds masih kesulitan untuk mempertahankan dominasi sepanjang pertandingan.
“Kami sangat kecewa. Kebobolan di akhir laga dan kalah sangat menyakitkan,” ujar Virgil van Dijk kepada BBC. Pernyataan ini mencerminkan rasa frustrasi para pemain dan pelatih terhadap kebiasaan mereka yang sering gagal mengamankan kemenangan di momen kritis.
Persiapan untuk Liga Champions
Kekalahan ini tentu saja tidak ideal bagi Liverpool menjelang pertandingan penting di Liga Champions. Pada matchday pemungkas, mereka akan menghadapi Qarabag FK pada 29 Januari 2026. Untuk bisa lolos ke babak 16 besar, Liverpool harus menang dalam pertandingan ini. Jika hasilnya seri atau kalah, kemungkinan besar mereka akan terpaksa berjuang melalui jalur playoff.
Peran Dominik Szoboszlai dan Virgil van Dijk
Meski kalah, Liverpool sempat unggul melalui gol Van Dijk di menit ke-45 dan Szoboszlai di menit ke-86. Kedua pemain ini memberikan harapan bahwa Liverpool masih mampu meraih poin penting dalam pertandingan-pertandingan mendatang. Namun, kegagalan mengamankan kemenangan menunjukkan bahwa ada masalah serius dalam strategi dan mentalitas tim.
Tantangan Besar di Musim Ini
Musim ini baru saja memasuki matchweek ke-23, dan Liverpool masih memiliki banyak pertandingan yang akan menentukan nasib mereka. Kekalahan dari Bournemouth menjadi peringatan bahwa mereka perlu memperbaiki kebiasaan buruk di akhir pertandingan. Jika tidak, The Reds akan sulit bersaing di papan atas Premier League dan Liga Champions.
Dengan semua tantangan yang dihadapi, Liverpool harus segera melakukan evaluasi dan perbaikan agar tidak terus-menerus terjebak dalam situasi seperti ini. Momen kritis adalah ujian terbesar bagi sebuah tim, dan Liverpool perlu membuktikan bahwa mereka mampu melewatinya dengan baik.

>

Saat ini belum ada komentar