Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Unik 50kg limbah disulap jadi pohon Natal di Kota Semarang

Unik 50kg limbah disulap jadi pohon Natal di Kota Semarang

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rab, 24 Des 2025
  • comment 0 komentar

 

DIAGRAMKOTA.COM — Dari halaman Mitra Graha Step Semarang yang dikelola Gereja Isa Al-Masih Jemaat Pringgading Semarang, sebuah pohon Natal menjulang setinggi delapan meter.

Sekilas tampak seperti dekorasi perayaan pada umumnya.

Namun semakin didekati, pohon itu justru mengajak orang berhenti, untuk memperhatikan seksama.

Pohon natal tersebut dibuat dari limbah, berbentuk bunga. Pada bagian mahkota dan kelopak bunganya terbuat dari bekas mmt dan tas spunbond (tas kain).

Sedangkan dibagian tengah bunga terdapat seperti bola plastik yang didalamnya berisi serutan atau sobekan kertas.

Koordinator Bank Sampah Mulyo Sedoyo, Yosmina Yahya, tak menampik kesan itu. Ia justru sengaja ingin publik melihat sampah dari jarak yang berbeda.

“Yang kami tahu, sampah itu tidak selalu kotor atau harus dibuang. Ada banyak hal yang bisa kita kerjakan, termasuk dibuat pohon Natal yang bisa dinikmati masyarakat,” ujarnya, Rabu (24/12/2025).

Pohon Natal tersebut berbentuk kerucut, berdiameter sekitar 2,5 meter, dengan tinggi 8meter. Memiliki rangka besi sebagai penyangga utama.

Seluruh permukaannya ditutup bunga-bunga plastik berwarna hijau, merah, dan kuning. Bunga itu bukan hasil pabrikan, melainkan karya tangan yang disusun satu persatu.

“Bunga-bunga ini dari banner plastik bekas. Ada yang dari plastik kresek, botol bekas, tas bekas souvenir,” kata Yosmina sambil menunjuk detail ornamen.

Total sampah plastik yang digunakan, menurutnya, tak sampai 50 kilogram.

“Karena ini rata-rata plastik ya, jadi beratnya tidak terlalu besar,” ucapnya.

Namun ringan di timbangan bukan berarti ringan di proses. Yosmina mengaku mulai membuat bunga sejak Januari 2025, jauh sebelum suasana Natal terasa.

Ia sudah membayangkan ukuran pohon dan menghitung kebutuhan ornamen sejak awal.

“Saya tahu pohon Natal ini tingginya delapan meter. Diameternya 2,5 meter. Dengan ukuran bunga seperti ini, saya kira butuh kurang lebih 500 bunga,” tuturnya.

Proses pengerjaan melibatkan sekitar tujuh orang kru Bank Sampah Mulyo Sedoyo.

Puncaknya terjadi pada pekan kedua November, ketika mereka harus lembur dari pagi hingga malam.

“Minggu kedua November itu kami benar-benar kerja intens. Dari pagi sampai malam, bareng-bareng,” katanya.

Bahan baku pohon Natal ini dikumpulkan secara bertahap dari nasabah Bank Sampah. Setiap Kamis, bank sampah menggelar penimbangan rutin.

“Setiap hari Kamis kami ada penimbangan. Di saat-saat itulah kami lihat mana sampah yang bisa diambil untuk dikelola dan didaur ulang,” ujar Yosmina.

Pohon Natal dari limbah ini bukan hal baru bagi mereka. Ini sudah tahun keempat gereja tersebut menghadirkan pohon Natal berbahan sampah, dengan konsep yang selalu berubah.

“Tahun pertama, 2022, kami pakai 1.500 botol air mineral. Tahun 2023 semuanya dari bunga, bahannya plastik kresek yang disetrika dan dibentuk jadi daun. Tahun kemarin kami pakai 250 galon air mineral,” ungkapnya.

Menurut Yosmina, setiap pohon selalu membawa pesan yang sama, meski bentuknya berbeda.

“Pesan utamanya itu pendidikan kemasyarakatan. Ayo mulai peduli dengan lingkungan,” katanya.

Ia menambahkan, langkah paling sederhana adalah memilah sampah dari rumah.

“Kalau kita mau, sampah itu bisa kita kelola jadi sesuatu yang berguna. Bahkan punya nilai,” ujarnya.

Bank Sampah Mulyo Sedoyo sendiri memiliki sekitar 430 keluarga sebagai nasabah.

Sebelum pandemi, setiap kali penimbangan mereka bisa mengelola 1,5 hingga 2 ton sampah. Kini jumlahnya menurun.

“Sekarang syukur-syukur sekali penimbangan bisa dapat satu ton,” kata Yosmina.

Di momen Natal ini, ia berharap pohon dari sampah tersebut tak hanya jadi latar foto, tetapi juga meninggalkan pesan yang lebih dalam bagi jemaat dan masyarakat.

“Lingkungan bersih, keturunan kita hidupnya pasti sehat. Kalau lingkungan terjaga, kehidupan ekonomi juga bisa maju, karena sampah dikelola jadi punya nilai,” tutupnya. ***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RUPS BBRI

    RUPS BBRI Segera Bagikan Dividen: Cek Tanggal dan Jumlahnya

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 90
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bank Rakyat Indonesia (BBRI) telah mengumumkan rencana pembagian dividen kepada para pemegang saham. Aksi ini menjadi salah satu strategi yang digunakan oleh bank BUMN tersebut untuk mempertahankan minat investor terhadap sahamnya. Dalam laporan keuangan per 30 September 2025, BBRI mencatatkan laba bersih sebesar Rp40,77 triliun. Sebanyak 50 persen dari total laba tersebut akan dibagikan […]

  • Tradisi Menyelupkan Kaki ke Darah Hewan Kurban di Palembang

    Tradisi Menyelupkan Kaki ke Darah Hewan Kurban di Palembang

    • calendar_month Sen, 17 Jun 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Diagram Kota Palembang – Di Kota Palembang, Sumatera Selatan, tradisi unik menyelupkan kaki ke darah hewan kurban masih dilakukan oleh sebagian masyarakat, terutama anak-anak dan orang dewasa. Tradisi ini dipercaya memiliki khasiat untuk menyehatkan kulit, membuat anak-anak lebih berani, dan menumbuhkan rasa sayang terhadap hewan. Prosesnya sederhana, setelah hewan kurban disembelih, kaki dicelupkan ke dalam […]

  • Pria Blitar Dipaksa Lapor Karena Purana Jadi Korban Begal

    Pria Blitar Dipaksa Lapor Karena Purana Jadi Korban Begal

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Pengakuan Pria di Blitar yang Membuat Rekayasa Begal untuk Menghindari Utang DIAGRAMKOTA.COM – Seorang pria berinisial EW (35 tahun) asal Desa/Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, akhirnya mengakui bahwa dirinya pura-pura menjadi korban aksi pembegalan. Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Desa Brongkos, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. Akibat dari tindakan yang dilakukannya, EW diberikan kewajiban lapor ke Polsek […]

  • Tim Woodball Kabupaten Sidoarjo Raih 8 Emas di Kejuaraan Woodball Provinsi Jawa Timur

    Tim Woodball Kabupaten Sidoarjo Raih 8 Emas di Kejuaraan Woodball Provinsi Jawa Timur

    • calendar_month Ming, 28 Jul 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Diagram Kota Sidoarjo – Tim Woodball Kabupaten Sidoarjo berhasil merebut 8 emas 3 perak dan 4 perunggu pada kejuaraan Woodball Provinsi Jawa Timur yang dilangsungkan di Lapangan Reformasi, Medoanayu Surabaya, selama tiga hari dari tanggal 26-28 Juli 2024. Kejuaraan ini diikuti sekitar 130 atlet Woodball dari 17 Kabupaten/Kota se-Provinsi di Jawa Timur. Tim Sidoarjo menunjukkan […]

  • Perkuat Industri Perbankan Nasional OJK Cabut Izin 15 BPR dan BPRS, Apa Saja?

    Perkuat Industri Perbankan Nasional OJK Cabut Izin 15 BPR dan BPRS, Apa Saja?

    • calendar_month Sen, 14 Okt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 194
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mencabut izin usaha 15 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan BPR Syariah (BPRS) selama tahun 2024 hingga saat ini. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya OJK untuk memperkuat industri perbankan nasional dan melindungi konsumen. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK mengatakan, pencabutan izin tersebut dilakukan karena pemegang saham dan […]

  • BUMD Butuh Pemimpin! Komisi A Warning Pemkot Soal Jabatan Direksi yang Kosong

    BUMD Butuh Pemimpin! Komisi A Warning Pemkot Soal Jabatan Direksi yang Kosong

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 67
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM- Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, melontarkan desakan keras kepada Pemkot Surabaya agar segera menuntaskan proses seleksi direksi BUMD yang masa jabatannya telah habis. Ia menilai kursi vital di beberapa BUMD tidak boleh dibiarkan kosong terlalu lama karena menyangkut arah kebijakan strategis daerah. “Kami DPRD meminta kepada pemkot dalam hal ini Wali […]

expand_less