Perayaan Natal di Panti Werdha Undaan: Kebersamaan sebagai Hadiah Terindah
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kamis, 11 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah kesibukan kehidupan modern, ada momen-momen yang mengingatkan kita akan nilai-nilai kemanusiaan. Salah satunya adalah perayaan Natal di Panti Werdha Usia Undaan, Surabaya. Acara ini menjadi bukti bahwa kehangatan dan kasih sayang tidak pernah memandang usia atau latar belakang.
Sejarah dan Kehidupan di Panti Werdha Usia Undaan
Panti Werdha Usia Undaan merupakan salah satu panti jompo tertua di Surabaya. Berdiri sejak tahun 1947, bangunan ini memiliki sejarah panjang dan menjadi tempat tinggal bagi banyak lansia. Di dalamnya, para penghuni berbagai latar belakang sosial dan karakter, namun semua merasa diterima dan dirawat dengan baik.
Ketua Pengurus Panti Werdha Usia Undaan, Prawita, menjelaskan bahwa tugasnya bukan hanya memenuhi kebutuhan dasar para lansia, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kesehatan fisik dan mental mereka. “Setiap hari, kami bekerja keras untuk memastikan para warga panti merasa nyaman dan bahagia,” katanya.
Perayaan Natal yang Penuh Makna
Perayaan Natal tahun ini diadakan bersama Rotary Club Surabaya Kaliasin. Acara ini diisi dengan renungan dan nyanyian pujian yang dilakukan secara antusias oleh para lansia. Suara mereka menyatu menciptakan suasana yang hangat dan penuh makna.
Presiden Rotary Club Surabaya Kaliasin, Kika Maryantika, mengatakan bahwa Natal identik dengan kebersamaan dan sukacita. “Kami ingin ikut andil membahagiakan para lansia, menjadi bagian dari keluarganya,” ujarnya. Meskipun hanya sebentar, kenangan itu tidak mungkin terlupakan.
Peran Komunitas dalam Membantu Lansia
Rotary Club Surabaya Kaliasin memiliki kebiasaan mengumpulkan donasi dari anggota mereka, kemudian disalurkan ke berbagai tempat yang membutuhkan, termasuk panti asuhan dan panti jompo. Tahun ini, mereka memilih Panti Werdha Usia Undaan karena sejarah dan keberadaannya yang legendaris.
Rtn. Diana Hugeng, PIC acara, menjelaskan bahwa kegiatan ini direncanakan sejak enam bulan lalu. “Ini panti yang legenda, tempat bersejarah. Kami ingin memberikan sesuatu yang istimewa bagi para lansia,” tambahnya.
Kebahagiaan dalam Memberi dan Menerima
Bagi Prawita, merawat lansia bukanlah pekerjaan ringan, tetapi juga membawa kebahagiaan kecil. “Melihat seorang oma tersenyum setelah sekian lama murung atau mendengar seorang opa bercerita tanpa merasa kesepian adalah hal yang membuat saya semangat,” katanya. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar