PT Garam Klarifikasi Keterlambatan Upah Pekerja Pegaraman 1, Pastikan Evaluasi Vendor Diperketat
- account_circle Teguh Priyono
- calendar_month 52 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – PT Garam memberikan klarifikasi terkait keterlambatan pembayaran upah pekerja di kawasan Pegaraman 1, Pinggir Papas, Sumenep.
Perusahaan menegaskan bahwa pihaknya memperketat evaluasi terhadap vendor yang bertanggung jawab atas pengelolaan tenaga kerja.
PT Garam menyatakan pengelolaan tenaga kerja di lokasi tersebut dijalankan melalui kerja sama dengan pihak ketiga, yaitu PT Duo Global Service, yang menangani administrasi tenaga kerja serta penyaluran upah kepada pekerja sesuai mekanisme kontraktual.
Perusahaan menegaskan telah menyalurkan seluruh kewajiban pembayaran kepada vendor sesuai nilai kontrak dan kesepakatan.
PT Garam juga memastikan pembayaran termin 1 dan termin 2 telah berjalan tepat waktu sesuai ketentuan yang berlaku.
Namun demikian, PT Garam mengakui munculnya keterlambatan penyaluran upah di tingkat pekerja akibat kendala pada pihak vendor.
Perusahaan menyatakan keprihatinan atas kondisi tersebut dan langsung mengambil langkah tindak lanjut.
Sekretaris Perusahaan PT Garam, Indra Kurniawan, menegaskan bahwa perusahaan menempatkan hak pekerja sebagai prioritas utama dalam operasional.
“Kami memahami bahwa upah merupakan hak dasar pekerja. PT Garam mendorong penyelesaian persoalan ini secara cepat, tepat, dan berkeadilan,” ujar Indra, Selasa (05/05/2026).
Ia menjelaskan bahwa PT Garam saat ini melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja vendor serta memperkuat koordinasi agar hak-hak pekerja segera tersalurkan sesuai ketentuan.
PT Garam juga memperketat tata kelola kemitraan dengan pihak ketiga untuk memastikan seluruh proses operasional berjalan profesional, transparan, dan akuntabel.
Perusahaan menegaskan evaluasi akan dilakukan secara objektif dan tegas demi mencegah kejadian serupa terulang.
Selain itu, PT Garam berharap penyelesaian masalah ini dapat segera tercapai sehingga aktivitas kerja di Pegaraman 1 kembali berjalan normal dan hubungan industrial tetap terjaga dengan baik.(Dk/yud).
- Penulis: Teguh Priyono

>
>
