Persiapan Matang Jawa Timur untuk Menyelenggarakan Soekarno Cup 2026
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Jawa Timur telah menunjukkan kesiapan penuh dalam menyelenggarakan Soekarno Cup 2026, turnamen sepak bola usia muda U-17 antar-provinsi yang akan digelar pada Juli-Agustus 2026. Peninjauan oleh Panitia Nasional Soekarno Cup dilakukan di beberapa stadion utama di Surabaya dan Gresik sebagai bagian dari persiapan akhir.
Kesiapan Venue yang Mumpuni
Panitia Nasional Soekarno Cup, dipimpin oleh Ketua Komarudin Watubun, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah venue yang akan digunakan dalam turnamen. Stadion Gelora 10 November, Gelora Bung Tomo, dan Gelora Joko Samudro menjadi fokus utama peninjauan tersebut.
“Kami melihat persiapan Jatim sudah luar biasa. Semuanya ditata dengan baik, dan kami optimistis Soekarno Cup 2026 akan sukses,” ujar Komarudin Watubun. Ia menilai bahwa seluruh fasilitas dan infrastruktur yang tersedia telah memenuhi standar penyelenggaraan turnamen nasional.
Fungsi Turnamen dalam Pembinaan Olahraga
Soekarno Cup 2026 tidak hanya sekadar ajang kompetisi sepak bola, tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda yang berbakat. Turnamen ini bertujuan untuk menanamkan jiwa nasionalisme sekaligus menciptakan lingkungan kompetitif yang sehat bagi para pemain.
“Turnamen ini akan menjadi wadah untuk melahirkan talenta-talenta berbakat sekaligus memperkuat nilai sportivitas di kalangan generasi muda,” jelas Komarudin Watubun. Ia menekankan bahwa Soekarno Cup 2026 akan menjadi momentum penting dalam pengembangan sepak bola Indonesia.
Peran Panitia Daerah dalam Suksesnya Turnamen
Ketua Panitia Daerah Soekarno Cup 2026, Eri Cahyadi, menyatakan bahwa koordinasi antara panitia pusat dan daerah terus diperkuat menjelang pelaksanaan. Ia menilai bahwa kehadiran panitia pusat sebagai tanda seriusnya persiapan yang dilakukan.
“Kami siap menjadi tuan rumah terbaik. Kehadiran panitia pusat menjadi sinyal bahwa persiapan sudah memasuki tahap serius,” tambah Eri Cahyadi. Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan turnamen akan memberikan dampak positif, baik secara olahraga maupun ekonomi.
Dampak Ekonomi dan Keterlibatan UMKM
Selain fokus pada olahraga, penyelenggaraan Soekarno Cup 2026 juga akan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Keterlibatan UMKM menjadi bagian penting dalam setiap tahapan kegiatan.
“Kami memadukan semangat nasionalisme, prestasi sepak bola, dan ekonomi kerakyatan dengan melibatkan UMKM dalam pelaksanaan,” jelas Eri Cahyadi. Ia menekankan bahwa partisipasi UMKM akan meningkatkan kesejahteraan lokal.
Inovasi dalam Pelaksanaan Turnamen
Panitia daerah juga menyiapkan berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas turnamen. Pendekatan profesional dan berbasis sains olahraga akan menjadi bagian dari pelaksanaan.
“Kami menyiapkan inovasi seperti pelibatan wasit perempuan berlisensi, pendampingan ahli gizi, hingga kolaborasi dengan akademisi untuk mendukung performa atlet,” ujar Sekretaris DPD PDIP Jatim, Deni Wicaksono. Ia menilai bahwa pendekatan ini akan memberikan pengalaman yang lebih berkualitas bagi peserta.
Tantangan dan Harapan Masa Depan
Soekarno Cup 2026 merupakan edisi ketiga yang digelar DPP PDI Perjuangan. Ajang ini akan diikuti oleh 16 provinsi dan diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus memperkuat nilai sportivitas.
“InsyaAllah Soekarno Cup 2026 akan menjadi perhelatan yang melahirkan talenta muda dan memperkuat sportivitas di kalangan generasi muda,” pungkas Eri Cahyadi.***

>
>
Saat ini belum ada komentar