Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Peran dan Kritik Legenda Sepak Bola Italia terhadap Sistem Federasi

Peran dan Kritik Legenda Sepak Bola Italia terhadap Sistem Federasi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Sejarah sepak bola Italia kembali menjadi perhatian setelah kegagalan tim nasional dalam kualifikasi Piala Dunia 2026. Kesulitan yang dihadapi Gli Azzurri menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana sistem federasi sepak bola negara tersebut berjalan. Salah satu tokoh penting yang sering disebut dalam diskusi ini adalah Roberto Baggio, legenda sekaligus mantan pejabat FIGC (Federazione Italiana Giuoco Calcio).

Baggio, yang dikenal sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa, memiliki visi untuk mereformasi sepak bola Italia dari akar. Ide-ide yang ia ajukan justru tidak mendapat respon positif dari pihak federasi. Hal ini menunjukkan adanya ketidakseimbangan antara kontribusi para ahli dan kebijakan yang diambil oleh otoritas sepak bola.

Visi Ambisius Baggio untuk Masa Depan Sepak Bola Italia

Pada tahun 2011, Baggio memperkenalkan rencana besar bernama “Rinnovare il Futuro” (Memperbarui Masa Depan). Dokumen ini mencakup 900 halaman dengan strategi komprehensif untuk membangun fondasi sepak bola Italia. Rencana ini melibatkan 50 tenaga ahli dan bertujuan untuk mengubah struktur sepak bola dari tingkat bawah hingga atas.

Namun, ide ini justru diabaikan oleh FIGC. Baggio merasa bahwa usulan yang ia ajukan hanya dianggap sebagai formalitas tanpa ada niat serius untuk menerapkannya. Akibatnya, ia memilih mundur dari posisi kepala departemen teknis FIGC pada tahun 2013. Kekecewaan ini menunjukkan ketidakpuasan terhadap cara kerja birokrasi di dalam federasi.

Pengalaman Baggio Saat Mempresentasikan Ide

Dalam wawancara dengan media lokal, Baggio mengungkapkan pengalamannya saat mempresentasikan “Rinnovare il Futuro”. Ia mengatakan bahwa saat itu, ia dan timnya harus menunggu selama lima jam di ruangan sebelum diberi kesempatan berbicara selama 15 menit. Hal ini menunjukkan kurangnya perhatian terhadap ide yang diajukan.

Baggio juga menyampaikan kekecewaannya terhadap penundaan tanggapan dari FIGC. Ia mengatakan bahwa setelah sepuluh bulan, ia masih menunggu respons yang jelas. Ini menunjukkan bahwa sistem yang ada tidak cukup responsif terhadap inisiatif-inisiatif yang bisa membawa perubahan positif.

Dampak dari Kegagalan FIGC dalam Mengambil Tindakan

Kegagalan FIGC dalam menerima dan menerapkan ide Baggio telah berdampak pada kinerja sepak bola Italia. Keterpurukan tim nasional dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa reformasi yang dibutuhkan belum dilakukan secara efektif. Masalah seperti kurangnya pembinaan pemain muda, ketidakstabilan pelatih, dan kurangnya investasi dalam infrastruktur sepak bola menjadi isu utama yang sering disebut.

Kondisi ini membuat banyak orang mulai mempertanyakan apakah sistem sepak bola Italia siap untuk menghadapi tantangan global. Baggio, sebagai tokoh yang pernah berkontribusi besar, menjadi simbol dari upaya-upaya yang tidak dihargai.

Kritik terhadap Birokrasi dalam Federasi Sepak Bola Italia

Baggio tidak hanya mengecam kebijakan FIGC, tetapi juga mengkritik birokrasi yang dianggap tidak memiliki kemauan tulus untuk berubah. Ia menilai bahwa sistem ini lebih tertarik pada kepentingan politik daripada kepentingan olahraga. Hal ini menunjukkan adanya masalah struktural yang perlu diperbaiki agar sepak bola Italia dapat bangkit kembali.

Dengan mengingat pengalaman Baggio, banyak pihak berharap bahwa FIGC akan belajar dari kesalahan masa lalu dan memberikan ruang bagi ide-ide baru yang bisa membawa perubahan. Hanya dengan demikian, sepak bola Italia dapat kembali bersaing di panggung internasional.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BSU 2025

    BSU 2025: Bagaimana Cara Mengetahui Status Penerima Rp600.000 dari Pemerintah: Cek Status Anda!

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Pengantar Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 DIAGRAMKOTA.COM – BSU 2025 adalah program yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia sebagai langkah strategis untuk mendukung para pekerja yang terdampak oleh berbagai kondisi ekonomi, termasuk dampak negatif dari pandemi global. Dengan memberikan subsidi senilai Rp600.000, BSU bertujuan untuk meringankan beban hidup buruh dan karyawan yang berpenghasilan rendah. Melalui inisiatif […]

  • Pendiri Lululemon Chip Wilson

    Pendiri Lululemon Chip Wilson Menghadapi Perubahan Besar di Pemangku Kepemilikan Saham

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 116
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perusahaan pakaian olahraga Lululemon Athletica kini menghadapi perubahan besar dalam struktur kepemilikan sahamnya. Chip Wilson, pendirinya, telah mengumumkan langkah strategis untuk memengaruhi komposisi dewan direksi perusahaan melalui pengajuan calon direktur independen. Langkah ini dilakukan setelah keputusan terbaru perusahaan untuk mengganti CEO Calvin McDonald. Wilson, yang merupakan salah satu pemegang saham terbesar dengan 4,27 persen […]

  • Polres Madiun Kota Resmikan Gedung SPKT Terpadu Wujudkan Komitmen Pelayanan Prima Untuk Masyarakat

    Polres Madiun Kota Resmikan Gedung SPKT Terpadu Wujudkan Komitmen Pelayanan Prima Untuk Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 228
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, S.I.K secara resmi meresmikan Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Madiun Kota Polda Jatim pada hari Selasa, 21 Oktober 2025. Acara peresmian yang berlangsung di Jalan Sumatera, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun tersebut turut dihadiri oleh Wakapolres Madiun Kota, para Pejabat Utama (PJU) […]

  • Titiek Soeharto Minta Jokowi Fokus pada Program, Jangan Bahas 2029

    Titiek Soeharto Minta Jokowi Fokus pada Program, Jangan Bahas 2029

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Tanggapan Politisi terhadap Pernyataan Jokowi DIAGRAMKOTA.COM – Seorang politisi dari Partai Berkarya, Siti Hediati Hariyadi atau yang lebih dikenal dengan nama Titiek Soeharto, memberikan respons terkait pernyataan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Dalam pernyataannya, Jokowi meminta para relawan untuk mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka selama dua periode pemerintahan. Titiek menilai bahwa wacana mengenai […]

  • Khofifah ,IPA SPAM Mojolagres Swaniti Initiative Gubernur Khofifah, Bansos , Pamekasan

    Perayaan Idul Fitri dan Tradisi Kebersihan di Jawa Timur, Khofifah dan Emil Gelar qiyamul lail

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perayaan Idul Fitri 2026 telah tiba, membawa semangat baru bagi masyarakat Jawa Timur. Tahun ini, berbagai tradisi dan ritual khas Lebaran terus dilestarikan, baik dalam bentuk ibadah maupun kegiatan sosial. Salah satu yang menarik perhatian adalah upaya pemerintah daerah untuk mempererat hubungan antara aparatur sipil negara (ASN) dengan masyarakat melalui berbagai acara yang mengedepankan […]

  • 27 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat, 4 Naik Menjadi Komjen

    27 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat, 4 Naik Menjadi Komjen

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 227
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebanyak 27 Perwira Tinggi (Pati) Polri resmi naik pangkat dalam Upacara Kenaikan Pangkat ke dan dalam golongan Pati Polri yang digelar di Rupattama Mabes Polri pada Senin malam, 6 Oktober 2025. Dalam upacara tersebut, empat Pati Polri naik pangkat menjadi Komisaris Jenderal (Komjen), delapan Pati Polri naik menjadi Inspektur Jenderal (Irjen), dan lima […]

expand_less