Menteri Dody: Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Surabaya Dinilai Baik
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 11 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Kota Surabaya, Jawa Timur, terus berjalan dengan progres yang cukup memuaskan. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek untuk memastikan bahwa pekerjaan sesuai dengan target penyelesaian pada 20 Juni 2026.
Hingga saat ini, progres fisik pembangunan telah mencapai sekitar 45 persen. Kualitas pekerjaan dinilai baik dan terus dipantau oleh pihak terkait. Sebanyak 571 tenaga kerja dikerahkan untuk mempercepat proses konstruksi, sehingga target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu.
Fasilitas yang Dibangun Sesuai Standar
Sekolah Rakyat Tahap II di Surabaya berlokasi di Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak. Proyek ini dibangun di atas lahan seluas 6,6 hektar dengan status hak pakai milik Pemerintah Kota Surabaya. Pembangunan dilakukan oleh kontraktor Waskita Karya–CAG Kerja Sama Operasi (KSO) melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jatim.
Fasilitas yang disediakan mencakup ruang kelas untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA. Kapasitas sekolah mencapai 1.000 siswa. Selain itu, tersedia asrama siswa, rumah susun guru, masjid, gedung serbaguna, kantin, instalasi air bersih, serta sarana olahraga seperti lapangan basket dan mini soccer.
Komitmen Pemerintah dalam Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
Dody menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Tujuan utamanya adalah mengentaskan kemiskinan ekstrem melalui pendidikan yang layak, khususnya bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
“Ini merupakan program prioritas Presiden untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem melalui pendidikan yang layak, khususnya bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Caranya dengan menyekolahkan putra-putri mereka di sekolah yang layak, diasramakan, serta diberikan pakaian dan makanan bergizi,” ujar Dody.
Pentingnya Menjaga Komitmen dan Kualitas
Dody juga menekankan pentingnya menjaga komitmen penyelesaian pekerjaan agar fasilitas dapat segera dimanfaatkan pada tahun ajaran baru. Ia berharap progres yang baik saat ini akan memastikan pekerjaan selesai sebelum 20 Juni 2026.
“Insyaallah, jika progresnya sudah baik seperti ini, pekerjaan akan selesai sebelum 20 Juni. Dengan demikian, pada 1 Juli fasilitas ini sudah dapat dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar,” tegasnya.
Penambahan Tenaga Kerja dan Pengawasan Lapangan
Ia juga menyarankan agar lokasi yang masih tertinggal segera dikejar dengan langkah konkret di lapangan, termasuk penambahan tenaga kerja dan penguatan pengawasan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga dan tidak terjadi keterlambatan.
Kementerian PU berkomitmen untuk terus mengawal pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah agar selesai tepat waktu dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.***

>
>
Saat ini belum ada komentar