Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » DPRD Surabaya Kawal Implementasi Parkir Digital di Surabaya: Tantangan dan Harapan Masa Depan

DPRD Surabaya Kawal Implementasi Parkir Digital di Surabaya: Tantangan dan Harapan Masa Depan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya sedang menjalani transformasi besar-besaran dalam pengelolaan parkir. Dengan penerapan sistem digital, kota ini berupaya meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan retribusi parkir. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat pendapatan asli daerah (PAD) sekaligus memberikan kepastian bagi para petugas parkir.

Pembenahan Sistem Parkir yang Mengubah Kebiasaan

Penggunaan sistem parkir nontunai telah mencapai titik di mana kebijakan ini tidak bisa mundur lagi. Salah satu langkah penting yang dilakukan adalah menon-aktifkan izin 600 juru parkir (jukir) yang belum membuat rekening Bank Jatim. Menurut Eri Irawan, anggota DPRD Surabaya, tindakan ini merupakan langkah tegas yang diperlukan agar semua proses dapat berjalan secara tertib dan terpantau.

“Tindakan ini sudah tepat karena tujuannya adalah mengoptimalkan pengelolaan retribusi parkir,” ujarnya. “Dengan sistem digital, semua transaksi akan tercatat secara langsung ke rekening pemerintah, sehingga menghindari potensi penyimpangan.”

Proses Transisi yang Berjalan Lancar

Saat ini, proses transisi sedang berlangsung dengan para jukir mulai mengaktifkan rekening baru agar bisa masuk dalam skema parkir digital. Targetnya adalah 1.000 petugas parkir yang terintegrasi dalam sistem ini. Eri Irawan optimis bahwa jumlah tersebut akan tercapai dalam waktu dekat.

“Kita harapkan semua jukir bisa segera bergabung. Ini bukan hanya tentang kepatuhan, tapi juga kesempatan bagi mereka untuk mendapatkan pembagian hasil yang lebih adil dan transparan,” katanya.

Sistem Bagi Hasil yang Sesuai Regulasi

Sistem bagi hasil 60:40 antara pemerintah daerah dan jukir telah disepakati sebagai mekanisme yang sesuai dengan peraturan. Pendapatan dari parkir non tunai digunakan untuk memperkuat PAD Surabaya, sementara sisanya dialokasikan kepada jukir melalui transfer langsung ke rekening masing-masing.

Menurut Eri Irawan, pengharusan jukir mengaktifkan rekening juga bertujuan untuk memastikan pendataan yang lebih rapi dan akurat. Hal ini akan memudahkan pengelolaan pembagian hasil tanpa campur tangan pihak ketiga.

Kendala dan Upaya Penyelesaian

Meski ada progres, masih ada kendala yang dihadapi. Salah satunya adalah kebiasaan masyarakat yang masih sering menggunakan uang tunai. Eri Irawan mengakui bahwa ini menjadi tantangan besar, tetapi ia yakin kondisi ini akan berubah seiring waktu.

“Saya kira ini hanya soal pembiasaan saja. Dalam 3 hingga 4 bulan ke depan, sistem ini diharapkan sudah optimal dan menjadi salah satu target utama wali kota yang dikawal penuh oleh DPRD tahun ini,” tambahnya.

Peran Dishub dalam Pengawasan dan Pengembangan

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, Trio Wahyu Bowo, menyampaikan bahwa digitalisasi parkir bertujuan meningkatkan transparansi pengelolaan retribusi. Sistem ini memungkinkan seluruh transaksi tercatat langsung ke rekening pemerintah, sehingga menghindari potensi penyimpangan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung program ini dengan menggunakan metode pembayaran non-tunai seperti e-money dan QRIS. Jika tetap mengabaikan aturan, Dishub akan mencabut izin serta kartu tanda anggota (KTA) jukir dan menggantinya dengan petugas baru.

“Dalam skema ini, 60 persen pendapatan masuk ke kas daerah dan 40 persen untuk jukir, dengan transaksi dilakukan melalui transfer. Kami akan mengganti jukir yang izinnya dibekukan jika tidak ada respons lanjutan,” ujar Trio Wahyu Bowo.

Tantangan dan Peluang Masa Depan

Implementasi sistem parkir digital di Surabaya menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun sistem yang lebih modern dan transparan. Meskipun ada tantangan, seperti pembiasaan masyarakat dan penyesuaian kebiasaan jukir, upaya yang dilakukan menunjukkan arah yang jelas menuju keberlanjutan dan keadilan.

Eri Irawan dan Trio Wahyu Bowo bersama-sama berkomitmen untuk memastikan bahwa sistem ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh pihak. Dengan dukungan penuh dari DPRD dan Dishub, harapan besar terletak pada pengoptimalan sistem ini dalam beberapa bulan ke depan.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemulihan Perdagangan di BEI, Saham INET dan Empat Emiten Lainnya Siap Diperdagangkan Mulai Besok

    Pemulihan Perdagangan di BEI, Saham INET dan Empat Emiten Lainnya Siap Diperdagangkan Mulai Besok

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 138
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan kabar baik bagi para investor saham. Otoritas bursa mengumumkan pencabutan sanksi suspensi terhadap lima emiten yang sebelumnya dilarang bertransaksi. Keputusan ini memungkinkan saham-saham tersebut kembali diperdagangkan mulai tanggal 10 Desember 2025. Saham-saham yang kembali diperdagangkan adalah PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP), PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), PT […]

  • Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Hari Ini 6 Januari 2026

    Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Hari Ini 6 Januari 2026

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 112
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian pada perdagangan hari ini 6 Januari 2026 kompak melonjak dibandingkan kemarin. Berdasarkan informasi dari laman resmi Pegadaian, Selasa (6/1/2026), harga emas UBS ukuran 0,5 gram dijual seharga Rp1.412.000. Sementara itu, harga emas Galeri24 ukuran 0,5 gram tercatat dijual Rp1.341.000. Adapun, untuk emas UBS berukuran 1 gram, Pegadaian […]

  • Jahja Setiaatmadja, Saham BBCA

    Jahja Setiaatmadja, Pemegang Saham BBCA Tambah Kepemilikan Kenaikan Harga Saham Terus Berlanjut

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 69
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Presiden Komisaris PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), Jahja Setiaatmadja, kembali melakukan pembelian saham BBCA. Aksi tersebut dilakukan secara tidak langsung dengan membeli 67.000 lembar saham pada 2 Februari 2026. Transaksi ini dilaporkan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menunjukkan peningkatan kepercayaan terhadap kinerja perusahaan. Pembelian Saham oleh Jahja Setiaatmadja Jahja […]

  • Langkah Ketahanan Pangan, Warga Desa Putat Manfaatkan Lahan Kosong untuk Kolam Bioflok Pembesaran Lele

    Langkah Ketahanan Pangan, Warga Desa Putat Manfaatkan Lahan Kosong untuk Kolam Bioflok Pembesaran Lele

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 288
    • 0Komentar

    DIAGRMKOTA.COM – Warga Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, memanfaatkan lahan kosong yang tidak terlalu luas untuk budidaya ikan lele menggunakan sistem bioflok, pada Minggu (4/5/2025), sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan Polresta Sidoarjo Polda Jatim. Di lokasi kegiatan, tampak hadir Bhabinkamtibmas Putat Polsek Tanggulangin Polresta Sidoarjo sebagai Polisi Cinta Petani, yang berperan aktif […]

  • Iran vs Uzbekistan

    Perjalanan Dramatis Futsal Iran vs Uzbekistan di Jakarta: Kekalahan yang Menyisakan Pelajaran Berharga

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 89
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan futsal antara Uzbekistan dan Iran dalam babak perempat final Piala Futsal Asia 2026 di Jakarta menjadi salah satu pertandingan paling dinamis dan menegangkan dalam sejarah kompetisi ini. Meski kalah dengan skor akhir 7-4, pertandingan ini memberikan banyak pelajaran berharga bagi tim nasional Uzbekistan. Awal yang Menggembirakan dan Perubahan Nasib yang Cepat Pertandingan dimulai […]

  • Film A Time To Kill: Kembali Viral, Angkat Isu Rasisme di Amerika Serikat

    Film A Time To Kill: Kembali Viral, Angkat Isu Rasisme di Amerika Serikat

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 37
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Film A Time To Kill kembali menjadi perbincangan hangat setelah tayang dalam program Bioskop Trans TV pada Rabu, 25 Maret 2026. Meski dirilis pada tahun 1996, film ini tetap relevan hingga saat ini karena mengangkat isu rasisme yang masih terasa di masyarakat Amerika Serikat. Pengaruh Film Terhadap Budaya Populer Film yang disutradarai oleh Joel […]

expand_less