Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Ruud Gullit Kritik Pedas Legenda Sepak Bola terhadap Pertandingan Arsenal vs Chelsea

Ruud Gullit Kritik Pedas Legenda Sepak Bola terhadap Pertandingan Arsenal vs Chelsea

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah pertandingan antara Arsenal dan Chelsea dalam pekan ke-28 Premier League 2025/2026 menarik perhatian publik, bukan hanya karena hasil akhirnya, tetapi juga karena kritik tajam yang datang dari legenda sepak bola asal Belanda, Ruud Gullit. Meski Arsenal berhasil mengalahkan Chelsea dengan skor 2-1, Gullit merasa bahwa pertandingan tersebut justru menjadi contoh buruk dari perkembangan sepak bola modern.

Pertandingan yang berlangsung di Emirates Stadium pada hari Minggu (1 Maret 2026) memang memiliki tensi tinggi, mengingat kedua klub merupakan rival besar di London. Namun bagi Gullit, pertandingan ini tidak mampu memberikan hiburan yang seharusnya ada dalam olahraga ini. Ia menyebut pertandingan tersebut sebagai “sepak bola sampah” dan bahkan mengaku telah memutuskan untuk berhenti menonton sepak bola karena merasa tidak lagi menikmatinya.

Gol dari Situasi Bola Mati

Seluruh gol dalam pertandingan tersebut lahir dari situasi bola mati. Arsenal mencetak dua gol melalui William Saliba dan Jurrien Timber, sementara satu gol Chelsea berasal dari bunuh diri Piero Hincapie. Menurut Gullit, hal ini menunjukkan bagaimana permainan sepak bola saat ini terlalu fokus pada strategi set-piece, sehingga membuat pertandingan menjadi monoton dan kurang kreatif.

“Saya melihat para pemain mencoba menciptakan tendangan sudut, mencoba menciptakan lemparan ke dalam, saya melihat anak-anak gawang siap memberikan handuk kepada para pemain. Sepak bola telah menjadi sangat buruk,” ujarnya dalam wawancara dengan Ziggo Sport’s Rondo show.

Perubahan Gaya Bermain yang Mengkhawatirkan

Gullit juga menyampaikan kekecewaannya terhadap perubahan gaya bermain sepak bola modern. Ia merasa bahwa banyak pemain sekarang terlalu terpaku pada sistem dan tugas taktis, sehingga jarang mengambil risiko untuk melakukan aksi individu. Menurutnya, hal ini membuat permainan kehilangan unsur kegembiraan dan kreativitas.

Ia pun merindukan tipe pemain seperti Lamine Yamal, yang dikenal dengan kemampuan individualnya dan kemampuan untuk menghibur penonton. “Saya menunggu pemain yang akan kembali menghadapi para bek, seseorang seperti Lamine Yamal. Saya merindukan kegembiraan itu!” katanya.

Kehilangan Minat terhadap Sepak Bola

Dalam pandangannya, sepak bola modern terlalu terfokus pada hasil akhir dan gelar juara, bukan pada seni dan keindahan permainan. Gullit menyatakan bahwa ia tidak lagi menikmati olahraga ini dan merasa bahwa arah perkembangan sepak bola saat ini tidak sesuai dengan harapan.

“Semua orang menjalankan tugas di lapangan. Di mana para pemain yang menggiring bola? Di mana para pemain yang menguasai bola? Mengapa semua orang mengoper? Mengoper! Mengoper! Mengoper!” keluhnya.

Kritik terhadap Perkembangan Sepak Bola Modern

Gullit juga menyoroti bagaimana tren sepak bola modern cenderung mengabaikan kebebasan individu para pemain. Ia percaya bahwa permainan yang lebih kreatif dan dinamis akan lebih menghibur bagi para penggemar. Namun, saat ini, sepak bola terlihat lebih seperti kompetisi yang dipenuhi oleh aturan dan taktik, bukan seni.

Menurutnya, para pemain sekarang lebih tertekan untuk mematuhi instruksi pelatih daripada mengeksplorasi bakat mereka sendiri. Hal ini membuat permainan terasa membosankan dan kurang menarik.

Reaksi Publik terhadap Kritik Gullit

Kritik Gullit ini mendapat respons beragam dari publik. Beberapa fans sepak bola setuju dengan pendapatnya, sementara yang lain merasa bahwa fokus pada hasil akhir adalah hal yang wajar dalam kompetisi profesional. Namun, apa pun pendapatnya, kritik ini menunjukkan bahwa sepak bola modern sedang menghadapi tantangan besar dalam menjaga keseimbangan antara taktik dan seni permainan.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peristiwa Cuaca Ekstrem Mengakibatkan Kerusakan Ratusan Bangunan di Dau, Malang

    Peristiwa Cuaca Ekstrem Mengakibatkan Kerusakan Ratusan Bangunan di Dau, Malang

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 239
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah peristiwa cuaca ekstrem yang melibatkan hujan deras dan angin kencang mengguncang wilayah Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Peristiwa ini terjadi pada hari Minggu, sekitar pukul 16.00 WIB, dan menimbulkan dampak signifikan terhadap masyarakat setempat. Kerusakan Bangunan yang Terjadi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang masih melakukan proses pendataan dan asesmen terkait kerusakan akibat […]

  • Suguhan Mewah Bonek dan Jakmania! Persija Jakarta Hadapi Persebaya yang Solid

    Suguhan Mewah Bonek dan Jakmania! Persija Jakarta Hadapi Persebaya yang Solid

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Duel Hebat Antara Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta akan menjadi momen yang sangat dinantikan oleh para penggemar sepak bola di Indonesia. Dalam laga pekan ke-9 Super League 2025/2026, dua tim dengan sejarah rivalitas panjang ini akan saling beradu di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (18/10/2025) malam […]

  • Polres Ngawi Gelar Pasar Murah Masyarakat Sumringah

    Polres Ngawi Gelar Pasar Murah Masyarakat Sumringah

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 69
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka menjaga stabilitas harga pangan selama bulan Ramadan serta menjelang Idul Fitri 1447 H, Polres Ngawi Polda Jatim menggelar kegiatan pasar murah bagi masyarakat. Kegiatan pasar murah yang juga dihadiri Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko tersebut dilaksanakan di halaman Polres Ngawi pada Jumat (6/3/2026). Pasar murah Polres Ngawi mendapat sambutan antusias […]

  • PAW Adi Sutarwijono Dikebut, Anas Karno Tinggal Tunggu Sumpah Jabatan

    PAW Adi Sutarwijono Dikebut, Anas Karno Tinggal Tunggu Sumpah Jabatan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 63
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Proses pergantian antar waktu (PAW) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya yang diisi oleh almarhum Dominicus Adi Sutarwijono terus berjalan cepat. Calon pengganti dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), yaitu Anas Karno, kini tinggal menunggu jadwal pengambilan sumpah jabatan untuk resmi duduk sebagai wakil rakyat di parlemen kota. Langkah Cepat […]

  • Kemenangan Gemilang Indonesia di Piala Dunia Woodball 2024

    Kemenangan Gemilang Indonesia di Piala Dunia Woodball 2024

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 253
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Indonesia menorehkan prestasi gemilang di Piala Dunia Woodball 2024 di Shangyu, China. Tim woodball Indonesia berhasil membawa pulang tiga medali emas dan dua medali perak. Keberhasilan ini merupakan bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi para atlet, pelatih, dan pengurus provinsi. Medali emas pertama diraih oleh tim stroke beregu putra yang dihuni oleh […]

  • Sampah Malam Tahun Baru di Surabaya Turun Drastis, DLH Akui Dipicu Sepinya Keramaian

    Sampah Malam Tahun Baru di Surabaya Turun Drastis, DLH Akui Dipicu Sepinya Keramaian

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 128
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya mencatat penurunan drastis timbulan sampah dari perayaan malam pergantian tahun 2026. Jika pada tahun sebelumnya volume sampah mencapai sekitar 14 ton, pada perayaan tahun ini jumlahnya bahkan tidak menyentuh angka 5 ton. Kepala DLH Kota Surabaya, Dedik Irianto, menyebut penurunan tajam tersebut tidak lepas dari meredanya aktivitas […]

expand_less