Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Inovasi Sistem Parkir di Surabaya: Dari Tunai ke Voucher Digital

Inovasi Sistem Parkir di Surabaya: Dari Tunai ke Voucher Digital

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, kota yang terkenal dengan kepadatan lalu lintasnya, kini tengah melakukan transformasi besar-besaran dalam sistem parkir. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan melarang penggunaan uang tunai untuk pembayaran retribusi tepi jalan umum (TJU). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan efisiensi sistem administrasi parkir.

Tujuan Utama: Transparansi dan Keamanan

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh transaksi parkir dapat dipantau secara digital. “Voucher parkir adalah bentuk wujud kami menindaklanjuti permintaan warga untuk transparansi terkait pembayaran atau retribusi parkir,” ujar Trio.

Sistem voucher ini dirancang untuk menggantikan pembayaran tunai yang sering kali menyebabkan ketidakjelasan dalam pendapatan daerah. Dengan adanya voucher, setiap transaksi akan terekam secara digital dan mudah diverifikasi. Ini juga memberikan rasa aman bagi para pengguna kendaraan karena tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar.

Proses Pengadaan Voucher Parkir

Sebelum resmi diluncurkan, voucher parkir sedang dalam tahap pengadaan. Trio menjelaskan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan lembaga terkait untuk memastikan bahwa voucher memiliki fitur khusus yang sulit dipalsukan. “Kami menggandeng PT Peruri Wira Timur dalam proses pencetakan agar memiliki fitur khusus seperti mata uang Rupiah dan kode digital untuk verifikasi,” tambahnya.

Setiap voucher akan dilengkapi dengan QR Code yang bisa ditapping untuk langsung mengetahui informasi tentang Dinas Perhubungan dan tanggal pencetakan. Hal ini memastikan bahwa voucher tidak dapat digunakan secara ilegal atau palsu.

Mekanisme Pembagian Pendapatan

Dalam hal mekanisme pembagian pendapatan, Trio menyatakan bahwa persentase bagi hasil tetap berpatokan pada 60:40 dari total pendapatan yang diperoleh per hari. “40% dari pendapatan tersebut akan langsung terdistribusi ke rekening jukir pada hari itu juga,” jelasnya.

Untuk memfasilitasi proses ini, masing-masing juru parkir resmi diwajibkan membuka rekening di bank yang telah ditunjuk oleh Pemkot Surabaya. “Aktivasi ATM ini sangat penting karena pendistribusian 40% pendapatan harus segera dilakukan,” tambah Trio.

Masa Transisi dan Persiapan

Meskipun pembayaran menggunakan uang tunai akan dilarang, dalam masa transisi, jukir tetap akan memberikan voucher sebagai bukti pembayaran. “Jika warga kota ingin membayar dengan uang tunai, jukir akan memberikan voucher sebagai gantinya,” jelas Trio.

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko penipuan dan memastikan bahwa semua transaksi parkir tercatat secara digital. Selain itu, voucher parkir juga akan menjadi alat bantu dalam mempercepat proses administrasi dan pengawasan.

Tantangan dan Solusi

Salah satu tantangan utama dalam penerapan sistem voucher ini adalah adaptasi masyarakat terhadap perubahan. Untuk mengatasi ini, Pemkot Surabaya akan melakukan sosialisasi yang lebih luas. “Kami akan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat voucher parkir dan cara penggunaannya,” kata Trio.

Selain itu, pihaknya juga akan memastikan bahwa voucher parkir tersedia di berbagai lokasi strategis agar mudah diakses oleh masyarakat. “Kami akan menempatkan voucher parkir di tempat-tempat yang sering dikunjungi masyarakat,” tambahnya.

Inovasi sistem parkir di Surabaya merupakan langkah penting dalam meningkatkan transparansi dan efisiensi layanan publik. Dengan adanya voucher parkir digital, masyarakat akan merasakan manfaat dari sistem yang lebih aman dan terstruktur. Selain itu, langkah ini juga akan mendukung target pendapatan asli daerah (PAD) yang mencapai Rp73 miliar dari sektor retribusi parkir TJU pada tahun 2026.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KCI Miliki Kepala Baru, Muhammad Purnomosidi Gantikan Asdo Artriviyanto

    KCI Miliki Kepala Baru, Muhammad Purnomosidi Gantikan Asdo Artriviyanto

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 93
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) sebagai operator KRL melakukan pergantian kepemimpinan direktur utama dari sebelumnya Asdo Artriviyanto menjadi Muhammad Purnomosidi. Sebelum pindah, Purnomosidi pernah menjabat sebagai Executive Vice President LRT Jabodebek dan sebelumnya bekerja di PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA. Kepala Sekretaris KAI Commuter, Karina Amanda, mengonfirmasi terjadinya perubahan pimpinan yang […]

  • Menghadapi Indonesia Emas 2045, PGRI Bandung Lantik Pengurus YPLP dan Rancang Program Ini

    Menghadapi Indonesia Emas 2045, PGRI Bandung Lantik Pengurus YPLP dan Rancang Program Ini

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 160
    • 0Komentar

    PGRI Kabupaten Bandung Berupaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan DIAGRAMKOTA.COM – PGRI Kabupaten Bandung memiliki berbagai program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menyongsong Indonesia Emas 2045, yang menjadi visi utama Presiden RI Prabowo Subianto. Dengan fokus pada peningkatan mutu pendidikan, PGRI berkomitmen untuk memperkuat sistem pendidikan yang […]

  • KJP Plus Bulan Januari 2026

    Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Perkiraan Pencairan KJP Plus Bulan Januari 2026

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 159
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penerima manfaat dan orang tua siswa di DKI Jakarta kini tengah memantau informasi mengenai jadwal pencairan Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus) untuk bulan Januari 2026. Program bantuan pendidikan ini bertujuan untuk meringankan beban biaya sekolah serta mendukung berbagai kebutuhan pendidikan peserta didik. Meskipun belum ada pengumuman resmi dari Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, […]

  • Kapal Feri Lombok-Bali

    Jadwal Feri Rute Bira-Lintas Pulau Selayar Februari 2026

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 76
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Selayar telah merilis jadwal operasional keberangkatan feri rute penyeberangan dari Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba, ke Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Kepulauan Selayar, serta pulau-pulau di Selayar untuk periode Februari 2026. Jadwal ini mencakup enam trip dengan rute yang melibatkan beberapa pulau seperti Patumbukan, Kayuadi, Jinato, Jampea, Bonerate, dan Kalaotoa. Jadwal […]

  • Cak YeBe

    Darah Pahlawan Tak Pernah Padam, Cak YeBe Kobarkan Semangat Generasi Muda Surabaya Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 238
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Suasana khidmat menyelimuti halaman Balai Kota Surabaya, Senin (10/11/2025), saat seluruh jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan 2025. Di tengah lantunan doa dan semangat perjuangan yang menggema, Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko—akrab disapa Cak YeBe—menyerukan agar api kepahlawanan tidak sekadar dikenang, melainkan dihidupkan kembali dalam […]

  • Penurunan Angka Kriminal Perguruan Silat di Tulungagung: Strategi Baru yang Mengubah Dinamika Konflik

    Penurunan Angka Kriminal Perguruan Silat di Tulungagung: Strategi Baru yang Mengubah Dinamika Konflik

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 79
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pengurangan jumlah kasus kriminal yang melibatkan perguruan silat di Kabupaten Tulungagung selama tahun 2025 menunjukkan perubahan signifikan dalam cara menangani konflik antar anggota. Data kepolisian mencatat bahwa pada tahun 2024, terdapat 37 laporan tindak pidana yang terkait dengan perguruan pencak silat. Namun, pada tahun 2025, jumlah laporan tersebut menghilang sepenuhnya. Meski begitu, tidak berarti […]

expand_less