Strategi Rotasi Pemain Persebaya Surabaya Hadapi Bhayangkara FC
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa rotasi pemain dan fokus pada performa kolektif menjadi kunci utama dalam menghadapi laga pekan ke-21 Super League 2025/2026 melawan Bhayangkara FC. Laga ini akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2/2026). Meski menghadapi tantangan besar akibat cedera beberapa pemain kunci, Tavares tetap optimis dengan strategi yang dirancang.
Kondisi Tim Persebaya Surabaya
Persebaya Surabaya sedang menghadapi situasi sulit karena tiga pemain penting harus absen. Mihailo Perovic, Malik Risaldi, dan Bruno Paraiba dipastikan tidak bisa bermain karena cedera. Hal ini memaksa pelatih asal Portugal tersebut untuk mencari solusi alternatif agar tim tetap kompetitif.
Tavares menyatakan bahwa rotasi pemain adalah langkah wajib untuk menjaga konsistensi permainan. Ia menekankan pentingnya memaksimalkan semua opsi yang ada dalam skuad. “Kami harus memaksimalkan semua opsi yang ada. Fokus kami adalah menjaga keseimbangan tim,” ujarnya dalam konferensi pers di Surabaya.
Kembalinya Pemain Asing dan Kedalaman Skuad
Di sisi lain, Persebaya mendapat kabar baik dengan kembalinya dua pemain asing, Milos Raickovic dan Bruno Moreira. Kehadiran mereka memberi keseimbangan di lini tengah dan agresivitas di lini depan. Tavares menilai keduanya sangat penting dalam menjaga ritme permainan.
Selain itu, Persebaya juga baru saja mendatangkan empat pemain asing baru: Gustavo Fernandes, Jefferson Silva, Bruno Paraiba, dan Pedro Matos. Dua pemain lokal, Riyan Ardiansyah dan Ahmad Mujtaba Ilham, juga resmi bergabung untuk memperkuat kedalaman skuad.
Peran Pemain Baru dalam Strategi Tavares
Jefferson Silva diharapkan mampu menyeimbangkan transisi permainan, sedangkan Pedro Matos memberi kreativitas di lini serang. Riyan Ardiansyah menjadi alternatif di sisi kanan, sementara Ahmad Mujtaba Ilham dipromosikan dari akademi untuk memperkuat pertahanan. Alfan Suaib mencuri perhatian dengan gol debutnya lawan Bali United.
Gali Freitas memberi variasi serangan dari sisi kiri, sementara duet Leo Lelis dan Risto Mitrevski menjaga pertahanan tetap solid. Rotasi ini menjadi solusi darurat bagi Tavares menjaga konsistensi tim.
Fokus pada Performa Kolektif
Meskipun lini depan Persebaya kehilangan ketajaman akibat absennya beberapa pemain, Tavares tetap percaya pada kemampuan seluruh pemain. Ia menekankan bahwa performa kolektif menjadi kunci utama dalam menghadapi Bhayangkara FC yang diperkuat oleh pemain baru.
“Kami harus fokus pada performa kolektif. Setiap pemain memiliki peran penting dalam strategi ini,” tambahnya. Dengan rotasi yang tepat dan kerja sama yang baik, Tavares yakin Persebaya dapat menjaga tren positif mereka dalam laga melawan Bhayangkara FC.***

>
>
>
Saat ini belum ada komentar