Presiden Prabowo: MBG Bukan Pemborosan, Tapi Hasil Efisiensi Anggaran
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Presiden RI Prabowo Subianto
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Keuangan Sri Mulyani memang sering mengkritik kebijakan pemerintah sebelumnya. Namun, dalam konteks program Makan Bergizi Gratis (MBG), Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa dana yang digunakan tidak berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), melainkan dari efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintahannya.
Penghematan Anggaran sebagai Sumber Dana MBG
Prabowo menjelaskan bahwa dana MBG berasal dari penghematan di berbagai sektor pemerintahan. Ia menyebutkan bahwa banyak anggaran yang biasanya dialokasikan untuk rapat-rapat di luar kota, seminar, konferensi, dan kunjungan yang tidak memberikan manfaat nyata bagi rakyat. Uang tersebut kemudian dialihkan untuk program yang lebih bermanfaat, seperti MBG.
“Ini yang kita hemat, uang ini yang kita alihkan untuk hal-hal seperti ini,” ujar Prabowo saat meresmikan 1.072 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan, serta groundbreaking 107 SPPG Polri.
MBG Dukung Kesejahteraan Anak-anak Indonesia
Program MBG, kata Prabowo, merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak Indonesia. Program ini dirancang untuk mencegah stunting, yang menurutnya adalah bagian dari kemiskinan. Ia menegaskan bahwa MBG tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga pada pendidikan dan masa depan bangsa.
“Stunting juga bagian dari pemiskinan,” tambah Prabowo.
Penolakan terhadap Kritik terhadap MBG
Meski mendapat kritik dari berbagai pihak, termasuk kalangan intelektual dan profesor, Prabowo tetap bersikukuh bahwa MBG adalah langkah penting. Ia menganggap ejekan dan kritik tersebut sebagai bentuk dendam dan dengki dari kelompok yang tidak sepaham dengan visinya.
“Saya yakin waktu itu saya berada di atas jalan yang benar. Saya yakin tujuan kita benar dan baik,” tegasnya.
Capaian MBG dalam Waktu Singkat
Dalam waktu singkat, MBG telah berhasil mencapai target yang sangat besar. Menurut data yang disampaikan Prabowo, sebanyak 4,5 miliar porsi MBG telah didistribusikan kepada 60,2 juta orang. Jumlah ini setara dengan jumlah penduduk Afrika Selatan.
Selain itu, Prabowo juga menyebutkan bahwa MBG telah membantu 1 juta orang mendapatkan pekerjaan. Program ini juga menjadi salah satu bentuk upaya pemerintah untuk mendorong perekonomian dan mengurangi angka pengangguran.
Kepedulian terhadap Rakyat
Prabowo menegaskan bahwa pemerintahannya selalu berupaya untuk memperbaiki kondisi rakyat. Ia menyoroti pentingnya penghematan anggaran untuk memastikan APBN tetap sehat dan defisitnya tetap di bawah batas 3 persen yang ditetapkan negara.
“APBN tetap sehat, defisit masih di bawah batas 3 persen yang ditetapkan negara,” katanya.
Tujuan Jangka Panjang
Tujuan utama dari MBG adalah untuk menciptakan generasi muda yang sehat dan cerdas. Prabowo menekankan bahwa program ini bukan hanya sekadar distribusi makanan, tetapi juga investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa.***

>
>
>
Saat ini belum ada komentar