Prakiraan Cuaca Jawa Timur 19 Februari 2026: Wilayah Terdampak Hujan Lebat dan Petir
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Cuaca di Jawa Timur pada hari ini, Kamis (19/2), menunjukkan pola yang cukup dinamis. Berdasarkan data dari BMKG Juanda, sejumlah wilayah mengalami hujan lebat disertai petir, terutama di bagian utara dan tengah provinsi. Pemantauan cuaca dilakukan secara berkala untuk memberikan informasi akurat kepada masyarakat.
Wilayah yang Terkena Dampak Hujan Lebat
Pagi hari, beberapa kota dan kabupaten di Jawa Timur mengalami hujan lebat dengan disertai petir. Wilayah seperti Blitar, Kota Batu, Kota Malang, Madiun, Pacitan, dan Tuban menjadi area yang paling terdampak. Sementara itu, wilayah lainnya seperti Banyuwangi, Bojonegoro, Jombang, dan Magetan hanya mengalami hujan ringan atau gerimis.
Siang hari, kondisi cuaca tidak berubah signifikan. Daerah seperti Blitar, Kota Batu, Kota Malang, Madiun, dan Pacitan masih mengalami hujan lebat. Di sisi lain, wilayah seperti Bojonegoro, Kota Surabaya, dan Lamongan hanya mengalami gerimis.
Kondisi Cuaca di Sore dan Malam Hari
Sore hari, hujan lebat dengan petir kembali mengguyur beberapa kota. Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, Madiun, dan Sidoarjo menjadi daerah yang paling terdampak. Gerimis juga melanda wilayah seperti Jombang, Kota Malang, dan Ponorogo.
Di malam hari, hujan lebat dengan petir mencakup banyak wilayah, termasuk Bangkalan, Bojonegoro, Kota Batu, Kota Madiun, dan Kota Surabaya. Sementara itu, wilayah seperti Jombang dan Ponorogo hanya mengalami gerimis.
Suhu Rata-Rata di Seluruh Wilayah Jawa Timur
BMKG Juanda memperkirakan suhu rata-rata di seluruh Jawa Timur berada dalam kisaran 17 hingga 31 derajat Celsius. Perubahan suhu ini dipengaruhi oleh aktivitas hujan yang terjadi sepanjang hari.
Imbauan untuk Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca. Khususnya bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir atau longsor, penting untuk memperhatikan ancaman cuaca ekstrem. Pengguna jalan juga diminta untuk berhati-hati, terutama di jalur yang rentan tergenang air.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk memperbarui informasi cuaca melalui saluran resmi BMKG atau aplikasi cuaca terpercaya. Dengan demikian, mereka dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.
Perkembangan Cuaca di Wilayah Spesifik
Beberapa daerah memiliki prediksi cuaca yang lebih spesifik. Misalnya, Kota Malang mengalami hujan lebat di pagi dan sore hari, sedangkan Kota Surabaya mengalami gerimis di siang dan sore hari. Di sisi lain, Kota Probolinggo dan Kota Pasuruan mengalami hujan lebat di malam hari.
Wilayah seperti Trenggalek dan Sumenep juga mengalami hujan ringan sepanjang hari. Sementara itu, Kabupaten Ngawi dan Pamekasan hanya mengalami cuaca berawan.
Tindakan Pencegahan yang Direkomendasikan
Untuk mengurangi risiko dampak cuaca ekstrem, masyarakat dianjurkan untuk memastikan keamanan rumah dan lingkungan sekitar. Penyimpanan barang berharga di tempat yang aman serta pengawasan anak-anak di luar rumah sangat penting.
Selain itu, para petani juga diminta untuk memperhatikan kondisi tanaman mereka, terutama di daerah yang rawan banjir. Dengan persiapan yang matang, dampak negatif dari cuaca buruk dapat diminimalkan.
Prakiraan cuaca di Jawa Timur pada 19 Februari 2026 menunjukkan adanya potensi hujan lebat dan petir di sebagian besar wilayah. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi cuaca secara berkala. Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, risiko bencana akibat cuaca ekstrem dapat dikurangi.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar