Persebaya Surabaya Menghadapi Tantangan Berat dengan Kehilangan Pemain Kunci
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya menghadapi tantangan besar dalam laga-laga mendatang setelah kehilangan dua pemain kunci, yaitu kapten Bruno Moreira dan gelandang Milos Raickovic. Keduanya absen dalam pertandingan melawan Bali United karena akumulasi kartu kuning. Hal ini menjadi pukulan berat bagi Bajol Ijo yang sedang berusaha memperbaiki performa setelah ditahan imbang oleh Dewa United di Stadion Gelora Bung Tomo.
Kekalahan atau hasil imbang terhadap Dewa United menghentikan tren empat kemenangan beruntun yang sebelumnya berhasil diraih oleh Persebaya. Dengan 32 poin dari 19 pertandingan, tim asuhan Bernardo Tavares kini berada di posisi kelima klasemen sementara Super League 2025/2026. Meski demikian, pelatih Persebaya tetap optimis dan menegaskan bahwa tim harus segera beradaptasi tanpa kedua pemain tersebut.
Absennya Bruno Moreira dan Milos Raickovic
Bruno Moreira, kapten Persebaya, menerima kartu kuning ketujuh musim ini saat melawan Dewa United, sehingga harus menjalani sanksi akumulasi. Sementara itu, Milos Raickovic juga harus absen karena sudah mengumpulkan empat kartu kuning. Regulasi liga menyatakan bahwa pemain dengan empat kartu kuning akan dilarang tampil dalam satu pertandingan.
Pelatih Bernardo Tavares mengakui bahwa kehilangan dua pemain kunci ini akan memberikan tantangan tersendiri. “Kami perlu bekerja keras karena setelah ini kami akan bermain melawan Bali United. Mereka memiliki waktu dua hari lebih banyak untuk mempersiapkan pertandingan ini daripada kami,” ujarnya.
Dengan absennya Bruno dan Milos, peran pemain-pemain baru seperti Bruno Paraiba dan Pedro Matos akan semakin penting. Mereka diharapkan bisa membantu mengatur alur permainan dan menciptakan peluang serangan. Di lini belakang, Jefferson Silva dan Risto Mitrevski akan bertugas menjaga pertahanan, sementara Ernando Ari tetap menjadi andalan di bawah mistar.
Hansamu Yama Cetak Gol Debut Bersama Arema FC
Di sisi lain, eks pemain Persebaya, Hansamu Yama Pranata, mencatatkan debut yang mengesankan bersama Arema FC. Pemain asal Mojokerto itu mencetak gol pada menit ke-35 saat melawan Persijap Jepara di Stadion Kanjuruhan, Malang. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan 1-0 bagi Singo Edan.
Hansamu bergabung dengan Arema pada 31 Januari 2026 dengan status pinjaman dari Persija Jakarta. Performa apiknya di laga pertamanya membuat banyak penggemar Persebaya merasa kecewa, namun sekaligus mengakui bahwa ia layak bermain di level yang lebih tinggi.
Strategi Baru untuk Menghadapi Bali United
Laga melawan Bali United akan menjadi ujian berat bagi Persebaya. Tim asuhan Bernardo Tavares harus segera menemukan strategi baru untuk mengimbangi kekuatan lawan. Dengan kondisi tim yang tidak ideal, mereka perlu lebih kreatif dalam menyusun formasi dan memaksimalkan potensi pemain yang ada.
Risto Mitrevski, salah satu pemain Persebaya, menegaskan bahwa semua pemain harus memberikan 100 persen dalam setiap pertandingan. “Semua pemain perlu memberikan 100 persen seperti di setiap pertandingan. Dan itulah satu-satunya cara untuk memenangkan pertandingan,” ujarnya.
Dengan begitu, Persebaya Surabaya harus segera bangkit dari keterpurukan dan kembali menunjukkan performa terbaiknya. Laga melawan Bali United akan menjadi titik balik bagi mereka untuk kembali ke jalur kemenangan.***

>

Saat ini belum ada komentar