Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Perjalanan Red Gerard: Dari Kejutan 2018 ke Ambisi Emas Kedua di Olimpiade Musim Dingin 2026

Perjalanan Red Gerard: Dari Kejutan 2018 ke Ambisi Emas Kedua di Olimpiade Musim Dingin 2026

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Red Gerard, atlet snowboard asal Amerika Serikat, telah menjadi ikon dalam dunia olahraga musim dingin. Pada Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyeongchang, ia menghadirkan kisah yang tak terduga dan membanggakan. Saat itu, ia masih berusia 17 tahun dan menjadi atlet paling muda yang memenangkan emas dalam sejarah Olimpiade Musim Dingin Amerika.

Kisah Awal yang Tidak Terduga

Pada awalnya, Gerard tidak percaya diri dengan kemampuannya. Ia bahkan melewatkan alarm pagi hari karena begadang menonton serial “Brooklyn Nine-Nine” bersama temannya. Ia harus meminjam jaket temannya yang terlalu besar, tetapi hal itu tidak menghalangi dirinya untuk tampil luar biasa di final snowboard slopestyle. Dengan perolehan skor yang sangat baik, ia berhasil meraih medali emas.

“Saya tidak pernah membayangkan ini akan terjadi,” kata Gerard. “Itu benar-benar kejutan.”

Kemenangan ini membuatnya menjadi atlet snowboard terfavorit di Amerika dan menjadi bintang baru dalam olahraga musim dingin. Namun, kejayaan ini tidak bertahan lama. Di Olimpiade 2022 di Beijing, ia hanya mendapatkan peringkat keempat, yang menyebabkan rasa frustrasi dan kekecewaan.

Rasa Kecewa dan Kritik terhadap Sistem Penilaian

Gerard mengaku bahwa penilaian di Olimpiade 2022 tidak adil. Ia menyebutnya sebagai “menyakitkan” dan mengkritik sistem penilaian yang dinilai tidak konsisten. Meski ia tidak berada dalam kondisi terbaiknya, ia merasa bahwa penilaian memberikan ketidakadilan.

“Ada sedikit politik di baliknya,” katanya. “Tapi itulah yang kita hadapi dalam olahraga ini. Setiap kompetisi, baik 30 atau 60 peserta, tidak ada yang sepakat tentang cara penilaian.”

Kembali ke Jalur yang Benar

Kini, pada Olimpiade Musim Dingin 2026 di Italia, Gerard kembali berusaha untuk membuktikan diri. Meskipun ia gagal dalam babak kualifikasi big air, ia tetap fokus pada event slopestyle yang merupakan kekuatannya. Jika berhasil meraih emas lagi, ia akan menjadi atlet snowboard pertama yang memenangkan dua emas Olimpiade secara beruntun.

Kehidupan Sehari-hari dan Pengaruh Fame

Meski memiliki popularitas yang meningkat, Gerard tetap menjaga sifatnya yang santai. Ia dikenal sebagai atlet yang mudah bergaul dan sering menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-temannya. Awalnya, keluarganya tidak terlalu menghargai olahraga ini, tetapi setelah ia mulai menang dan masuk dalam tim nasional, mereka mulai mengakui bakatnya.

“Dulu, kami melihat kompetisi sebagai sesuatu yang membosankan,” ujarnya. “Tapi setelah saya menang dan masuk tim, mereka mulai menghargainya.”

Persiapan untuk Final Slopestyle

Di Olimpiade 2026, Gerard mempersiapkan diri dengan matang. Ia telah memenangkan gelar X Games beberapa kali dan berada dalam kondisi fisik terbaiknya. Ia juga akan didampingi oleh rekan-rekannya seperti Ollie Martin, seorang atlet muda yang sedang menjalani debut Olimpiade meski sempat cedera.

“Ini adalah pertandingan yang sangat berat,” katanya. “Saya merasa gugup, tapi saya siap menghadapinya.”

Final slopestyle akan dimulai pada pukul 12:30 waktu setempat. Gerard berencana untuk tiba lebih awal, mempelajari jalur, dan merancang run yang bisa membawanya ke emas.

Masa Depan dan Harapan

Gerard tetap berharap untuk meraih emas kedua, meskipun ia mengakui bahwa kesuksesan tidak selalu menjadi tujuan utamanya. Ia lebih fokus pada pengalaman dan pertumbuhan sebagai atlet.

“Fame bukan tujuan saya,” katanya. “Yang ingin saya capai adalah emas kedua.”***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diskominfo Kota Pasuruan Hadirkan Klinik Hoaks, Langkah Penting Perangi Berita Palsu

    Diskominfo Kota Pasuruan Hadirkan Klinik Hoaks, Langkah Penting Perangi Berita Palsu

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 266
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pasuruan resmi menghadirkan Klinik Hoaks sebagai upaya strategis untuk memverifikasi informasi publik yang beredar di masyarakat. Program ini diluncurkan melalui rapat kerja bersama dengan Diskominfo Provinsi Jawa Timur di ruang Panderman, Surabaya. Klinik Hoaks sebelumnya telah diterapkan di berbagai wilayah Jawa Timur dan terbukti efektif dalam membantu […]

  • Mendagri: Dari 98 Kota, Surabaya Masuk 20 Kota dengan Realisasi APBD Terendah

    Mendagri: Dari 98 Kota, Surabaya Masuk 20 Kota dengan Realisasi APBD Terendah

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 407
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kota Surabaya kembali menjadi sorotan nasional. Dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah (Rakor PID) Tahun 2025, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa rendahnya serapan anggaran daerah dapat memperlambat laju ekonomi dan mengganggu kestabilan harga kebutuhan pokok. Ironisnya, dari ratusan kota di Indonesia, Surabaya justru termasuk dalam daftar 20 kota dengan persentase realisasi […]

  • Pembelajaran Ramadan 1447 H Resmi Diatur, Pemkot Surabaya Soroti Pembentukan Karakter

    Pembelajaran Ramadan 1447 H Resmi Diatur, Pemkot Surabaya Soroti Pembentukan Karakter

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 54
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menetapkan jadwal pembelajaran selama Ramadan 1447 Hijriah dengan penyesuaian aktivitas belajar mengajar di sekolah, sekaligus menegaskan komitmen penguatan karakter peserta didik PAUD hingga SMP selama bulan suci. Melalui kebijakan ini, Pemkot Surabaya berharap momentum Ramadan tidak hanya menjadi waktu penyesuaian pembelajaran, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan penguatan […]

  • Gempa Bumi , Mentawai, Sumatera Barat

    Gempa Bumi Magnitudo 5,7 Mengguncang Wilayah Mentawai

    • calendar_month 10 jam yang lalu
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 12
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Tuapejat di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Peristiwa ini terjadi pada hari Sabtu, 4 April 2026, pukul 18.21 WIB. BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) melaporkan bahwa gempa tersebut berada pada koordinat 2,05 Lintang Selatan dan 100,05 Bujur Timur, dengan kedalaman sekitar 11 kilometer. Lokasi gempa […]

  • Terkait AKD, Pimpinan Sementara DPRD Surabaya Kirim Surat ke Ketua Partai

    Terkait AKD, Pimpinan Sementara DPRD Surabaya Kirim Surat ke Ketua Partai

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 193
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pimpinan sementara DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengirim surat kepada ketua partai politik terkait alat kelengkapan dewan (AKD) di DPRD Surabaya untuk periode 2024-2029. Bahtiyar menyampaikan bahwa surat tersebut telah ditandatangani oleh Ketua Sementara DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono. “Kami dari pimpinan sementara, awal pekan kemarin sudah mengirim surat kepada para […]

  • Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri

    Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 53
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri dari mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama, Tonjong, Bogor, Jawa Barat. Sigit mengungkapkan, dalam beberapa kali pertemuan, Eyang Meri selalu menyampaikan pesan untuk seluruh keluarga besar Polri. Menurut Sigit, hal tersebut […]

expand_less