Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Masalah Keamanan dan Keterbatasan Ruang untuk Perayaan Fasnacht di Basel

Masalah Keamanan dan Keterbatasan Ruang untuk Perayaan Fasnacht di Basel

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 5 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Perayaan Fasnacht di Basel menghadapi tantangan besar terkait keamanan dan ketersediaan ruang. Beberapa organisasi tradisional yang dikenal sebagai Stammvereine, atau klub-klub lokal yang memainkan peran penting dalam merayakan perayaan ini, menyampaikan keluhan mereka melalui surat terbuka kepada pemerintah kota. Mereka menilai aturan keamanan baru yang dikeluarkan pihak berwenang hanya dua minggu sebelum acara utama, yaitu Morgestraich, menyebabkan ketidakpastian besar.

Menurut narasumber dari salah satu klub, banyak ruang bawah tanah (Cliquenkeller) yang digunakan selama Fasnacht sudah penuh jauh-jauh hari. Tidak hanya itu, alternatif tempat lain juga sangat sulit ditemukan karena banyak restoran dan ruang pertemuan lainnya telah dipesan sejak lama. Hal ini membuat para anggota klub kesulitan untuk mencari lokasi pengganti yang sesuai dengan jumlah peserta yang bisa diterima.

Aturan Keamanan yang Dikeluarkan Pemerintah

Pemerintah Kanton Basel-Stadt mewajibkan semua Cliquenkeller untuk mematuhi batas kapasitas maksimum yang ditentukan. Meskipun tujuan dari aturan ini adalah untuk menjaga keamanan, para pemimpin klub menganggap bahwa tindakan ini terlalu mendadak dan tidak realistis. Mereka menyoroti bahwa dalam waktu singkat seperti ini, sulit bagi klub untuk mencari alternatif ruang yang layak.

Selain itu, ada ketidakjelasan dalam informasi yang diberikan oleh pihak berwenang. Beberapa pemilik usaha menerima rekomendasi untuk sementara menutup tempat mereka, dengan harapan bisa mendapatkan izin pengecualian nanti. Namun, hal ini menimbulkan kebingungan dan ketidakpuasan di kalangan klub-klub tersebut.

Persiapan Keamanan yang Menjadi Perhatian Utama

Para Stammvereine menegaskan bahwa mereka tidak menentang langkah-langkah keamanan secara keseluruhan. Justru, mereka sangat peduli terhadap keselamatan pengunjung. Di beberapa Cliquenkeller, sudah lama berlaku larangan merokok, dan untuk tahun ini, larangan api mutlak diberlakukan. Namun, mereka berharap pemerintah dapat memberikan solusi yang lebih realistis dan cepat diterapkan.

Salah satu anggota klub menyampaikan bahwa mereka bersedia bekerja sama dalam menciptakan konsep jangka panjang. Namun, untuk Fasnacht tahun ini, mereka membutuhkan tindakan nyata dan efektif yang bisa diimplementasikan segera.

Alternatif Lokasi dan Tantangan yang Dihadapi

Beberapa klub juga menyarankan agar ruang sekolah di sepanjang rute Cortège dipertimbangkan sebagai alternatif. Namun, sampai saat ini, pemerintah belum menawarkan opsi ini. Para anggota klub merasa bahwa solusi seperti ini akan membantu mengurangi tekanan pada ruang yang sudah penuh.

Selain itu, situasi semakin rumit karena banyak tempat lain yang digunakan untuk istirahat, makan, dan pertemuan juga sudah dipesan jauh-jauh hari. Oleh karena itu, tidak mungkin bagi klub untuk melakukan perubahan mendadak.

Reaksi dari Masyarakat dan Pihak Berwenang

Dalam surat terbuka mereka, para Stammvereine menekankan bahwa mereka tetap ingin bekerja sama dengan pihak berwenang. Namun, mereka meminta pemerintah untuk lebih memperhatikan kondisi nyata dan memberikan panduan yang lebih fleksibel. Mereka percaya bahwa solusi yang baik harus didasarkan pada kompromi antara keamanan dan kebutuhan praktis dari masyarakat setempat.

Mereka juga mengkritik kebijakan yang diambil pemerintah, yang dinilai terlalu terburu-buru dan kurang mempertimbangkan aspek budaya serta tradisi yang sudah ada sejak lama. Dengan demikian, perlu adanya pendekatan yang lebih matang dan inklusif dalam mengatur perayaan Fasnacht di Basel.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko (@)

    Cak Yebe: Seleksi Sekda Harus Munculkan Pemimpin Birokrasi Yang Visioner dan Eksekutorial

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 159
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko atau yang akrab disapa Cak Yebe, memberikan tanggapan kritis atas rencana Pemerintah Kota Surabaya yang akan menyiarkan secara langsung proses seleksi terbuka Sekretaris Daerah (Sekda). Menurutnya, siaran langsung seleksi bukan satu-satunya jaminan transparansi, namun harus diikuti dengan proses seleksi yang benar-benar objektif dan bebas […]

  • Hakordia 2025 digitalisasi parkir

    HAKORDIA 2025: Polda Jatim Juara Nasional Penanganan Tipikor, Achmad Nurdjayanto: Prestasi Membanggakan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 85
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Prestasi Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) yang meraih Peringkat I Kepolisian Daerah Terbaik dalam Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi Tahun 2025 dari KPK mendapat apresiasi tinggi dari Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kota Surabaya, Achmad Nurdjayanto. Penghargaan tersebut diberikan pada momentum Hari Anti Korupsi Sedunia, HAKORDIA 2025 di Yogyakarta, 9 Desember 2025. Achmad […]

  • Mobil Berstiker BGN

    Mobil Berstiker BGN Tabrak Siswa SD di Jakarta Utara, Air mata Pramono pecah saat mengunjungi Korban

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 71
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah kejadian yang mengejutkan terjadi di kawasan Jakarta Utara, tepatnya di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Pagi Kalibaru. Sebuah mobil dengan stiker Badan Gizi Nasional (BGN) menabrak puluhan siswa dan guru saat mereka sedang berada di lapangan sekolah. Kejadian ini memicu reaksi emosional dari sejumlah pihak, termasuk Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Kondisi […]

  • Sinergi TNI-Polri Menguatkan Pembinaan Pramuka Garuda Siaga di Trenggalek

    Sinergi TNI-Polri Menguatkan Pembinaan Pramuka Garuda Siaga di Trenggalek

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 68
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sinergi TNI dan Polri kembali ditunjukkan di wilayah selatan Kabupaten Trenggalek melalui dukungan nyata terhadap pembinaan generasi muda. Kali ini, Koramil 0806-11/Panggul berkolaborasi dengan Polsek Panggul dalam mendukung kegiatan Pelantikan Pramuka Garuda Tingkat Siaga yang digelar di Balai Rakyat Kecamatan Panggul, Kamis (18/12/2025). Kegiatan pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter […]

  • Kapolri Turun Langsung ke HI, Cek Pengamanan Tahun Baru hingga Sapa Masyarakat

    Kapolri Turun Langsung ke HI, Cek Pengamanan Tahun Baru hingga Sapa Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 49
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun langsung ke Bundaran Hotel Indonesia (HI) untuk mengecek langsung pengamanan personel kepolisian terkait dengan perayaan malam Tahun Baru 2026. Sigit langsung turun ke Bundaran HI yang merupakan salah satu titik pusat perayaan Tahun Baru 2026 yang dihadiri banyak masyarakat, khususnya Jakarta dan sekitarnya. Di lokasi tersebut, diselenggarakan […]

  • Relawan Benteng Pemenangan Khofifah (BPK) Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Khofifah: “Kami Hanya Dipakai Saat Pilkada”

    Relawan Benteng Pemenangan Khofifah (BPK) Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Khofifah: “Kami Hanya Dipakai Saat Pilkada”

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 131
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gelombang kekecewaan datang dari Relawan Benteng Pemenangan Khofifah (BPK) yang selama dua periode berdiri di garda terdepan memenangkan Khofifah Indar Parawansa dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Timur. Dalam pernyataan sikap resminya, Koordinator (BPK) nama krennya Boy melayangkan mosi tidak percaya kepada Khofifah. Mereka menilai, selama dua periode kepemimpinan, tidak ada bentuk penghargaan maupun […]

expand_less