Kondisi Jalan Nasional di Jombang yang Mengkhawatirkan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Kondisi jalan nasional di wilayah Jombang masih menjadi perhatian serius, terutama setelah beberapa titik jalan mengalami kerusakan yang cukup parah. Berbagai ruas jalan seperti Jl Basuki Rahmat dan Jl Gatot Subroto masih dipenuhi lubang-lubang besar yang berpotensi membahayakan pengendara. Hal ini memicu kekhawatiran masyarakat terhadap keselamatan lalu lintas di kawasan tersebut.
Pantauan lapangan menunjukkan bahwa lubang-lubang tersebut tersebar di bahu maupun badan jalan, termasuk di dekat SPBU. Kondisi ini membuat para pengendara, khususnya pengguna sepeda motor, harus meliuk-liuk untuk menghindari titik-titik kerusakan. Aliyazid, salah seorang pengemudi sepeda motor, menyampaikan bahwa kondisi jalan sangat mengganggu dan tidak bisa dipilih mana yang aman untuk dilewati.
Selain lubang, permukaan jalan juga tampak bergelombang, sehingga semakin memperparah situasi lalu lintas. Pengendara harus ekstra waspada, terutama karena intensitas kendaraan besar seperti truk yang melintas cukup tinggi. Keberadaan truk-truk ini memperbesar risiko kerusakan jalan dan meningkatkan potensi kecelakaan.
Dampak Hujan pada Kondisi Jalan
Kondisi jalan semakin memburuk saat hujan turun. Genangan air yang terbentuk di atas lubang-lubang jalan membuat pengemudi kesulitan dalam mengemudikan kendaraannya. Menurut Aliyazid, kondisi ini memperparah ketidaknyamanan pengguna jalan dan berisiko menyebabkan kecelakaan. Selain itu, genangan air juga dapat merusak struktur jalan lebih dalam jika tidak segera ditangani.
Meskipun demikian, proses penanganan jalan rusak telah mulai dilakukan oleh pihak terkait. Beberapa petugas terlihat melakukan penambalan pada titik-titik kerusakan. Namun, penanganan ini belum sepenuhnya merata dan masih terbatas pada area tertentu.
Proses Penanganan Jalan yang Dilakukan
Di sekitar lokasi kerusakan, proses penanganan jalan dilakukan dengan sistem buka separo jalan. Sebagian besar badan jalan dikeruk menggunakan alat berat, sementara arus lalu lintas dialihkan ke sisi lainnya. Hal ini menyebabkan kemacetan dan gangguan akses bagi pengendara. Meski begitu, upaya ini merupakan langkah awal yang penting dalam memperbaiki kondisi jalan secara bertahap.
Proses penanganan ini juga dilakukan oleh PT Tripalindo Trans Mix, yang terlibat dalam proyek perbaikan jalan nasional di wilayah Jombang. Pihak pelaksana proyek mengklaim bahwa penanganan jalan dilakukan secara berkala dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Masalah Terkait Infrastruktur Jalan Nasional
Masalah infrastruktur jalan nasional di Jombang tidak hanya terbatas pada kerusakan fisik, tetapi juga mencakup isu keterlambatan penanganan dan distribusi sumber daya yang tidak merata. Banyak warga merasa khawatir karena kondisi jalan yang rusak belum mendapatkan perhatian yang memadai dari pemerintah atau instansi terkait.
Beberapa kali, kejadian kecelakaan akibat lubang jalan terjadi, termasuk insiden gandengan truk yang ambruk. Insiden-insiden ini menunjukkan bahwa masalah infrastruktur jalan nasional di Jombang membutuhkan solusi yang lebih efektif dan cepat.
Peran BBPJN Jatim-Bali dalam Penanganan Jalan
BBPJN Jatim-Bali (Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional) memiliki peran penting dalam menjaga kondisi jalan nasional di wilayah Jombang. Instansi ini bertanggung jawab atas perencanaan, pelaksanaan, dan pemeliharaan jalan nasional. Namun, banyak warga merasa bahwa tindakan yang dilakukan oleh BBPJN belum cukup memadai untuk mengatasi masalah jalan rusak yang terjadi.
Dalam beberapa waktu terakhir, BBPJN Jatim-Bali telah melakukan berbagai proyek perbaikan jalan, termasuk penanganan jalan di Flyover Peterongan dan ruas-ruas jalan lainnya. Meskipun demikian, banyak masyarakat masih merasa bahwa penanganan jalan belum merata dan memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif.
Kebutuhan Solusi Jangka Panjang
Untuk mengatasi masalah jalan nasional di Jombang, diperlukan solusi jangka panjang yang melibatkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta. Sistem perawatan jalan yang lebih terstruktur dan penggunaan teknologi modern dalam penanganan kerusakan jalan bisa menjadi langkah awal yang efektif.
Selain itu, penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan memberikan informasi tentang titik-titik jalan yang rusak kepada pihak berwenang. Dengan adanya partisipasi aktif dari masyarakat, harapan untuk mendapatkan jalan yang lebih baik dan aman bisa tercapai.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar