Kekacauan di Stadion Vélodrome: Ultras Marseille Menyuarakan Kekesalan terhadap LFP
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan terbaru yang digelar oleh Olympique de Marseille (OM) di stadion Vélodrome berlangsung dalam suasana yang penuh ketegangan. Setelah kekalahan berat melawan Paris Saint-Germain (PSG) dan pengunduran diri pelatih Roberto De Zerbi, situasi di sekitar klub kini semakin memanas. Para suporter setia, yang dikenal sebagai ultras, kembali menunjukkan ketidakpuasan mereka, baik terhadap hasil olahraga maupun lingkungan sepak bola Prancis secara keseluruhan.
Dalam pertandingan ini, para suporter mengeluarkan berbagai pesan visual untuk menyampaikan perasaan mereka. Salah satu pesan yang paling mencolok adalah sebuah spanduk yang ditujukan langsung kepada Ligue de Football Professionnel (LFP), organisasi yang mengatur liga sepak bola Prancis. Spanduk tersebut berisi kalimat tajam yang menyatakan bahwa “LFP: ARTIKEL 1: MENGHANCURKAN BOLA POPULER”.
Penjelasan dari Suporter
Salah satu anggota komunitas suporter, @Maxppp, memberikan komentar singkat namun jelas tentang pesan yang disampaikan. Ia menulis, “🚨 Pesan dari sudut selatan untuk LFP.” Kalimat ini menjadi bukti bahwa kelompok suporter ini tidak hanya menyampaikan rasa frustrasi terhadap performa tim, tetapi juga mengkritik kebijakan yang dianggap merugikan sepak bola Prancis.
Menurut beberapa suporter, LFP sering kali membuat keputusan yang dinilai tidak sesuai dengan nilai-nilai tradisional sepak bola Prancis. Hal ini menciptakan ketegangan antara pendukung dan otoritas sepak bola. Selain itu, isu ini juga muncul di tengah proses perubahan internal di LFP, termasuk rencana pengunduran diri Nicolas de Tavernost dari posisi kepala LFP Media.
Tensi yang Berlanjut
Perayaan atau penyelesaian masalah tidak terlihat dalam situasi ini. Sebaliknya, suasana di stadion terus memanas. Dalam konteks yang lebih luas, masalah ini tidak hanya berkaitan dengan olahraga, tetapi juga dengan bagaimana sepak bola Prancis dikelola dan bagaimana suporter merasa diwakili oleh otoritas tersebut.
Beberapa suporter lain, seperti @Vincent_1393, memberikan tanggapan yang menunjukkan bahwa mereka sangat prihatin dengan arah pengelolaan sepak bola Prancis. Ia menulis, “LFP: ARTICLE 1: DÉTRUIRE LE FOOTBALL POPULAIRE” — sebuah pernyataan yang menunjukkan bahwa banyak suporter merasa bahwa kebijakan LFP justru merusak inti dari sepak bola yang mereka cintai.
Peran Suporter dalam Sepak Bola Prancis
Suporter sepak bola Prancis, terutama di Marseille, memiliki peran penting dalam membentuk budaya olahraga lokal. Mereka tidak hanya menjadi pendukung tim, tetapi juga menjadi pengawas terhadap kebijakan yang diambil oleh otoritas sepak bola. Dengan demikian, pesan-pesan seperti yang ditampilkan di stadion Vélodrome menjadi simbol perlawanan terhadap sistem yang dianggap tidak adil.
Para ultras Marseille terus memperkuat posisi mereka sebagai pihak yang tidak ragu-ragu dalam menyampaikan kekecewaan mereka. Dengan begitu, mereka menunjukkan bahwa sepak bola tidak hanya tentang pertandingan, tetapi juga tentang nilai-nilai yang dipegang oleh komunitas penggemarnya.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar