Ale-Ale Luncurkan Varian Nanas, Hadirkan Sensasi Tropis yang Lebih Segar
- account_circle Shinta ms
- calendar_month 46 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Minuman Ale-Ale kembali menghadirkan inovasi rasa terbaru. Kali ini, Ale-Ale resmi meluncurkan varian rasa nanas, menawarkan sensasi tropis yang segar dan khas, sekaligus memperkaya pilihan rasa bagi konsumen setianya.
Berdasarkan data Nielsen 2025, Ale-Ale masih memimpin kategori minuman rasa buah dengan pangsa pasar di atas 80%.
Sebagai pemimpin pasar, Ale-Ale terus berkomitmen menghadirkan inovasi rasa yang relevan dengan selera konsumen masa kini.
Dalam beberapa tahun terakhir, rasa nanas juga tercatat mengalami peningkatan popularitas, berkat karakternya yang segar dan tropikal.
“Pemilihan rasa nanas dilandasi oleh karakter rasanya yang memiliki keseimbangan manis dan asam, sehingga menghadirkan sensasi segar yang mudah diterima oleh Gen Z dan Gen Alpha,” jelas Tivany Julyana, Brand Manager Ale-Ale.
Tifany juga menambahkan di tengah tren minuman dengan cita rasa fruity dan tropical yang semakin digemari, nanas dinilai mampu memberikan pengalaman rasa yang terasa fun, menyegarkan, dan relevan dengan gaya konsumsi anak muda saat ini.
“Karakter rasanya yang kuat namun tetap familiar juga menjadikan nanas sebagai pilihan yang tepat untuk dinikmati dalam aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Tidak hanya menghadirkan inovasi produk, Ale-Ale juga secara konsisten menjalankan peran edukatif melalui program Ale-Ale Goes to School.
Mengawali tahun 2026, Ale-Ale menggelar rangkaian talkshow bertajuk “Berani Berekspresi, Makin Juara” di lima sekolah di Kota Bogor.
Ini menjadi agenda tahunan Ale-Ale, dimana hingga Februari 2026, Ale-Ale telah menyambangi lebih dari 20 SMP di Pulau Jawa.
Kegiatan ini menghadirkan psikolog untuk berbagi tips kepada para remaja, mulai dari mengenali minat dan potensi diri, menemukan gaya belajar yang paling sesuai (visual, auditori, maupun kinestetik), hingga mengelola diri dalam penggunaan gadget.
Zamia Safira, M.Psi, Psikolog, Psikolog Klinis Remaja dan Dewasa yang hadir dalam roadshow Ale-Ale Goes to School di Bogor menekankan bahwa media sosial dan gadget bukanlah musuh, melainkan alat yang perlu digunakan secara sadar dan seimbang.
Konsep mindful gadget dan digital balance menjadi kunci, yaitu kemampuan untuk mengetahui kapan perlu jeda, menyadari dampak konten yang dikonsumsi, serta mengendalikan penggunaan gawai agar tidak mengganggu fokus, emosi, dan proses belajar.
Zamia juga menyinggung cara menyiasati perkembangan AI agar dimanfaatkan sebagai alat bantu belajar dan eksplorasi potensi, bukan sebagai jalan pintas yang justru menghambat perkembangan diri
Harapannya, siswa, orang tua, dan sekolah dapat berjalan bersama dalam mendampingi remaja agar tetap sehat secara mental, adaptif terhadap teknologi, dan berani berekspresi secara positif.
Hal ini sejalan dengan semangat Ale-Ale dalam mendukung tumbuh kembang anak dan remaja Indonesia.
“Teknologi akan memperkuat anak yang sudah mengenal dirinya, dan tidak akan menggantikan proses tumbuhnya. Anak yang dibekali kesadaran digital tidak hanya mahir teknologi, tapi juga lebih sehat secara emosi dan lebih kuat dalam mengenal dirinya,” ujar Zamia. (sms)
- Penulis: Shinta ms

>
>
>