Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Peristiwa Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Mengancam Wilayah Sekitar

Peristiwa Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Mengancam Wilayah Sekitar

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Gunung Semeru, yang berada di Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan meluncurkan awan panas guguran (APG) sejauh 4 kilometer dari puncaknya. Kejadian ini terjadi pada Kamis sore, tepatnya pukul 17.08 WIB. Meskipun jarak luncur APG tersebut tergolong aman dan tidak sampai ke pemukiman penduduk, masyarakat di sekitar gunung tetap diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.

Penjelasan dari Petugas Pengawas Gunung Semeru

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Isnugroho, menjelaskan bahwa APG yang terjadi memiliki jarak luncur sejauh 4.000 meter. Ia menekankan bahwa wilayah tersebut masih jauh dari pemukiman penduduk. Namun, BPBD Lumajang tetap mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker jika keluar rumah karena adanya hujan abu vulkanik di beberapa desa seperti Klopo Sawit dan Sumbermujur.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, menyebutkan bahwa dalam pengamatan kegempaan pada Kamis pukul 12.00-18.00 WIB, terjadi 40 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 mm. Selain itu, tercatat satu kali gempa guguran dengan amplitudo 6 mm dan lama gempa 37 detik serta satu kali gempa embusan dengan amplitudo 8 mm dan lama gempa 44 detik.

Rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)

Saat ini, Gunung Semeru berada dalam status Level III (Siaga). PVMBG memberikan rekomendasi agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara, khususnya di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat dilarang melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Selain itu, masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar). Mereka juga harus mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Dampak Terhadap Masyarakat Sekitar

Meski APG yang terjadi tidak langsung mengancam pemukiman, masyarakat di sekitar gunung tetap memperhatikan kondisi cuaca dan aktivitas gunung. Hujan abu vulkanik yang terjadi di beberapa desa membuat warga khawatir akan dampak kesehatan. Oleh karena itu, imbauan untuk menggunakan masker dan menghindari aktivitas di luar rumah menjadi sangat penting.

Selain itu, sejumlah kegiatan penanggulangan bencana telah dilakukan oleh pemerintah daerah setempat, termasuk pembersihan sisa-sisa material yang bisa mengganggu lingkungan sekitar. Kepala BPBD Lumajang juga menegaskan bahwa mereka terus memantau perkembangan aktivitas gunung dan siap memberikan informasi terbaru kepada masyarakat.

Status Gunung Semeru Saat Ini

Dengan status Level III (Siaga), Gunung Semeru tetap menjadi perhatian serius bagi para ahli geologi dan petugas penanggulangan bencana. Aktivitas vulkanik yang tinggi menunjukkan bahwa gunung ini belum stabil dan masih berpotensi mengeluarkan bahan-bahan vulkanik yang bisa membahayakan lingkungan sekitarnya.

Para ahli mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan mengikuti informasi resmi dari instansi terkait. Selain itu, pihak BPBD dan PVMBG juga terus melakukan pemantauan intensif untuk memastikan keselamatan masyarakat di sekitar gunung.

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wejangan OSO Saat Pelantikan Kepengurusan Hanura Jatim

    Wejangan OSO Saat Pelantikan Kepengurusan Hanura Jatim

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Kepemimpinan Partai Hanura Jatim Fokus pada Penguatan Struktur dan Target Kursi Legislatif DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO), menegaskan pentingnya penguatan struktur organisasi partai di tingkat bawah. Ia meminta seluruh pengurus DPC atau pengurus tingkat kabupaten dan kota se-Provinsi Jawa Timur untuk segera merampungkan pembenahan struktur PAC dan pengurus ranting. Pernyataan ini […]

  • Polres Bondowoso dan Forkopimda Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang

    Polres Bondowoso dan Forkopimda Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang

    • calendar_month Sel, 11 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 222
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pasca banjir bandang yang melanda Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang, Polres Bondowoso bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung ke lokasi terdampak untuk menyalurkan bantuan bagi warga yang terdampak.(11/02/25) Kapolres Bondowoso, AKBP Harto Agung Cahyono, bersama PJ Bupati Bondowoso Muhammad Hadi Wawan Guntoro, Dandim 0822 Bondowoso, Ketua DPRD Bondowoso, serta Sekda Bondowoso meninjau […]

  • Kapolres Gresik Lantik Kapolsek Manyar dan Kasat Intelkam Baru

    Kapolres Gresik Lantik Kapolsek Manyar dan Kasat Intelkam Baru

    • calendar_month Ming, 29 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 187
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolres Gresik, AKBP Arief Kurniawan, S.I.K., memimpin serah terima jabatan baru untuk posisi Kapolsek Manyar dan Kasat Intelkam Polres Gresik, yang berlangsung pada Selasa, 24 September 2024. Acara ini diadakan di Rupatama SAR Polres Gresik sebagai bagian dari kebijakan rotasi jabatan di lingkungan Polri, yang mengikuti Surat Telegram Kapolda Jawa Timur Nomor: ST/1091/IX/KEP./2024 […]

  • Polresta Sidoarjo Ungkap Kasus Pekerja Ilegal Indonesia, Enam Tersangka Diamankan

    Polresta Sidoarjo Ungkap Kasus Pekerja Ilegal Indonesia, Enam Tersangka Diamankan

    • calendar_month Sen, 13 Jan 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo mengungkap kasus penempatan pekerja ilegal Indonesia, Senin sore (13/1/2025). Kasus ini menjadi bagian dari upaya pemerintah, khususnya program Asta Cita yang diawasi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.   Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, mengungkapkan bahwa penangkapan terhadap enam tersangka dilakukan di beberapa tempat berbeda, termasuk wilayah […]

  • Tiga Tokoh Dunia: Avishkar Raut dan Sushila Karki

    Tiga Tokoh Dunia: Avishkar Raut dan Sushila Karki

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Perubahan Politik di Nepal: Peran Gen Z dalam Menggulingkan Pemerintah DIAGRAMKOTA.COM – Pada hari Minggu, 14 September 2025, sebuah peristiwa penting terjadi di Nepal yang menunjukkan kekuatan generasi muda. Demonstrasi yang dipimpin oleh Gen Z berhasil melengserkan pemerintahan Perdana Menteri Sharma Oli. Beberapa bulan sebelumnya, para pemuda ini dibangkitkan semangatnya oleh pidato Avishkar Raut, seorang remaja […]

  • Erick Komala Usulkan Pembentukan Pansus DPRD Jatim Usut Kredit Fiktif Rp569 Miliar di Bank Jatim

    Erick Komala Usulkan Pembentukan Pansus DPRD Jatim Usut Kredit Fiktif Rp569 Miliar di Bank Jatim

    • calendar_month Kam, 17 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 247
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur, Erick Komala, angkat suara terkait kasus korupsi manipulasi pemberian kredit senilai Rp569 miliar di Bank Jatim Cabang Jakarta. Ia menilai kasus ini tidak boleh berhenti pada penetapan tersangka oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta semata, melainkan harus diusut tuntas hingga ke akar-akarnya melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus) […]

expand_less