Peningkatan Wisata dan Transportasi di Banyuwangi Selama Libur Nataru
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Banyuwangi menjadi salah satu destinasi wisata yang paling diminati selama libur Nataru. Tingginya minat wisatawan untuk berkunjung ke wilayah ini turut memengaruhi peningkatan penggunaan transportasi kereta api (KA) di kawasan Daop 9 Jember. Hal ini menunjukkan bahwa aksesibilitas dan fasilitas transportasi berperan penting dalam mendukung sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
Penumpang KA Meningkat Signifikan
Data dari PT KAI Daop 9 Jember menunjukkan bahwa Banyuwangi menjadi wilayah dengan jumlah penumpang KA terbanyak selama masa angkutan Nataru. Menurut Manager Hukum Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, total penumpang yang berangkat dan turun di wilayah Daop 9 Jember mencapai 416.945 orang. Dari jumlah tersebut, Banyuwangi menyumbang sekitar 207.586 penumpang atau 49 persen dari total keseluruhan.
Stasiun Banyuwangi Kota menjadi tempat paling banyak digunakan oleh penumpang, dengan jumlah penumpang naik dan turun mencapai 62.744 orang. Stasiun Ketapang dan Kali Setail juga menjadi titik penting, masing-masing dengan 53.646 dan 39.683 penumpang. Meski Stasiun Kali Setail termasuk stasiun kecil, jumlah penumpangnya ternyata lebih besar dibandingkan Stasiun Rogojampi.
Faktor yang Mendorong Tingginya Penggunaan KA
Beberapa faktor menyebabkan tingginya minat wisatawan menggunakan KA menuju Banyuwangi. Pertama, jumlah stasiun yang melayani penumpang cukup banyak, yaitu sekitar enam stasiun. Kedua, jumlah perjalanan KA menuju Banyuwangi juga semakin meningkat. Saat ini, terdapat beberapa KA seperti Ijen Ekspres, Blambangan Ekspres, Mutiara Timur reguler, serta tambahan Mutiara Timur yang beroperasi selama Nataru.
Selama masa angkutan Nataru, total perjalanan KA mencapai 26 perjalanan, terdiri dari 24 KA reguler dan 2 KA tambahan. Sekitar 80 persen perjalanan KA di Daop 9 Jember memiliki tujuan akhir atau awal di Banyuwangi, kecuali KA Ranggajati dan KA Pandalungan.
Potensi Wisata Banyuwangi yang Menarik
Banyuwangi memiliki potensi pariwisata yang sangat tinggi, sehingga membuat banyak wisatawan tertarik untuk berkunjung. Cahyo Widiantoro menyebutkan bahwa akses transportasi kereta api memberikan kemudahan bagi wisatawan untuk mengakses wilayah ini. Wisata alam, budaya, dan atraksi lokal yang unik menjadikan Banyuwangi sebagai destinasi favorit.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan rasa syukur atas tingginya minat masyarakat menggunakan KA menuju Banyuwangi. Ini menunjukkan bahwa wisatawan merasa nyaman dan aman saat berkunjung ke daerah ini. Akses transportasi yang baik juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan kunjungan wisata.
Peran Kereta Api dalam Mendukung Pariwisata
Kereta api menjadi salah satu moda transportasi utama yang digunakan wisatawan untuk berkunjung ke Banyuwangi. Keberadaan stasiun-stasiun yang strategis dan jadwal perjalanan yang cukup padat memastikan kenyamanan dan efisiensi dalam perjalanan. Selain itu, pengembangan infrastruktur transportasi juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar