Peningkatan Harga Emas Antam Hari Ini, Berdampak pada Pasar dan Konsumen
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Harga emas Antam mengalami kenaikan signifikan pada hari Rabu, 21 Januari 2026. Dalam laporan terbaru, harga emas batangan berada di level Rp2.772.000 per gram. Kenaikan ini terjadi setelah sebelumnya, harga emas Antam mencatatkan kenaikan sebesar Rp35.000 dari posisi sebelumnya yang berada di angka Rp2.737.000 per gram. Penurunan juga terjadi pada harga jual kembali (buyback) yang naik menjadi Rp2.612.000 per gram.
Peningkatan harga emas ini tidak hanya memengaruhi para penggemar investasi emas, tetapi juga berdampak pada konsumen yang ingin membeli emas dalam bentuk batangan. Harga transaksi emas batangan dikenakan pajak penghasilan (PPh) sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017. Untuk pembelian emas batangan dengan nominal lebih dari Rp10 juta, pihak PT Antam Tbk akan memotong PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen bagi non-NPWP.
Variasi Harga Emas Batangan Berdasarkan Ukuran
Berikut adalah daftar harga pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam:
- Harga emas 0,5 gram: Rp1.436.000
- Harga emas 1 gram: Rp2.772.000
- Harga emas 2 gram: Rp5.484.000
- Harga emas 3 gram: Rp8.201.000
- Harga emas 5 gram: Rp13.635.000
- Harga emas 10 gram: Rp27.215.000
- Harga emas 25 gram: Rp67.912.000
- Harga emas 50 gram: Rp135.745.000
- Harga emas 100 gram: Rp271.412.000
- Harga emas 250 gram: Rp678.265.000
- Harga emas 500 gram: Rp1.356.320.000
- Harga emas 1.000 gram: Rp2.712.600.000
Selain itu, pembelian emas batangan dikenakan pajak PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.
Dampak Kenaikan Harga Emas pada Masyarakat
Kenaikan harga emas Antam mencerminkan tren pasar yang dinamis. Para investor dan masyarakat umumnya menilai emas sebagai aset yang stabil, terutama ketika situasi ekonomi sedang tidak pasti. Namun, kenaikan harga emas juga dapat memengaruhi daya beli masyarakat, terutama bagi mereka yang ingin membeli emas dalam jumlah besar.
Seorang narasumber dari kalangan pengusaha lokal mengatakan, “Emas selalu menjadi pilihan utama dalam investasi, terutama saat inflasi tinggi. Namun, kenaikan harga seperti ini bisa membuat orang ragu untuk membeli.”
Reaksi Pasar Terhadap Kenaikan Harga Emas
Selain emas Antam, harga emas Pegadaian juga mengalami kenaikan, dengan harga mencapai Rp2,82 juta per gram. Hal ini menunjukkan bahwa tren kenaikan harga emas tidak hanya terjadi pada satu sumber, tetapi juga terjadi secara nasional.
Beberapa analis ekonomi menyebutkan bahwa kenaikan harga emas bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Pada hari yang sama, rupiah mengalami penguatan ke level Rp16.955 per dolar AS.
Kenaikan harga emas Antam menjadi topik yang menarik perhatian publik. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas politik, emas tetap menjadi aset yang diminati. Meskipun kenaikan harga dapat memberi dampak pada masyarakat, namun hal ini juga menjadi peluang bagi investor untuk melihat potensi pertumbuhan di masa depan.***

>

Saat ini belum ada komentar