Liam Rosenior: Perjalanan Menuju Posisi Manajer Chelsea
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Liam Rosenior, seorang pelatih muda yang terkenal dengan wawasan taktis dan kepribadian yang jelas, kini menjadi salah satu kandidat kuat untuk menggantikan Enzo Maresca sebagai pelatih Chelsea. Dari awalnya menjadi penulis kolom di Guardian hingga kini menjadi favorit untuk posisi penting di Stamford Bridge, perjalanan Rosenior menunjukkan kemampuannya dalam beradaptasi dan berkembang di dunia sepak bola.
Pengaruh Utama dalam Karier Pelatih
Rosenior menyebutkan bahwa pengalamannya dalam dunia media serta keterlibatannya dengan Wayne Rooney telah menjadi fondasi utama dalam karier pelatihnya. Ia pernah menjadi asisten pelatih Rooney di Derby County pada 2021, dan mengakui bahwa pengalaman itu sangat berpengaruh baginya. “Tanpa pengalaman bersama Wayne, saya tidak akan menjadi pelatih seperti sekarang,” ujarnya kepada The Athletic.
Selain Rooney, Rosenior juga mengagumi legenda NFL Bill Belichick dan mantan pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson. Ia mengatakan bahwa dari Ferguson, ia belajar tentang manajemen tekanan dan kepekaan terhadap pemain. Pengalaman ini membantu Rosenior dalam membangun pendekatan yang lebih manusiawi dan strategis dalam melatih tim.
Kesempatan di Hull City dan Strasbourg
Setelah Rooney dipecat dari Derby, Rosenior mengambil alih sementara dan berhasil membawa tim tersebut mencapai posisi ketujuh di Championship musim 2023-24. Meski akhirnya dipecat, pengalaman itu membuatnya diangkat sebagai pelatih tetap Hull City pada November 2022. Meskipun hanya berhasil menghindari degradasi ke League One, Rosenior terus berkembang dan akhirnya bergabung dengan Strasbourg pada 2024-25.
Di Strasbourg, meskipun belum bisa berbicara bahasa Prancis, Rosenior tetap memberikan dampak positif. Ia dikenal dengan kemampuan taktisnya yang cair, sering menggunakan formasi 3-2-5 saat memiliki bola dan beralih ke 4-3-3 saat tidak. Pendekatan ini dinilai cocok dengan gaya permainan Maresca, menjadikannya kandidat kuat untuk posisi di Chelsea.
Kepemimpinan dan Visi Jangka Panjang
Rosenior juga dikenal sebagai sosok yang komunikatif dan paham kompleksitas struktur multi-club milik BlueCo. Ia disebut sebagai kandidat ideal karena kemampuannya dalam menghindari komentar kontroversial, sesuatu yang mempercepat keluarnya Maresca dari Chelsea. Selain itu, Rosenior juga akrab dengan skuad Chelsea, termasuk Andrey Santos yang tampil gemilang di Strasbourg.
Ia juga mengungkapkan keinginannya untuk kembali ke Inggris dan bahkan memimpin tim nasional. “Saya menikmati kebebasan melatih di negara lain. Tidak ada prasangka apa pun tentang siapa saya,” katanya dalam wawancara tahun lalu.
Pentingnya Representasi dalam Sepak Bola
Sebagai putra dari Leroy Rosenior, mantan pemain Fulham dan West Ham yang aktif dalam kampanye anti-racism, Liam sangat memahami pentingnya keragaman dalam manajemen sepak bola. Menurut laporan Black Footballers Partnership tahun 2024, hanya 4% dari pekerjaan di Premier League yang diisi oleh pemain kulit hitam, meskipun mereka menyumbang 43% dari pemain.
Dari kecil, Rosenior sudah terbiasa melihat ayahnya berlatih dan berbicara dengan pemain. “Saya selalu ada di luar lapangan saat ayah saya berbicara dengan pemain. Itu selalu dalam darah saya,” katanya.
Kesiapan untuk Tantangan Besar
Rosenior mendapatkan lisensi pelatih profesional pada usia 32 tahun dan selalu melihat dirinya sebagai seorang pembelajar. Saat masih bermain, ia sering mengamati pertandingan dari mulut lorong, sehingga bisa mempraktikkan pengambilan keputusan cepat dari pinggir lapangan. Kini, ia memiliki kesempatan untuk menerapkan semua itu di Stamford Bridge, sebuah klub yang terus-menerus menuntut performa terbaik.
Dengan latar belakang yang kaya dan visi yang jelas, Rosenior siap menghadapi tantangan besar di Chelsea. Apakah ia akan menjadi pelatih berikutnya? Hanya waktu yang akan menjawab. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar