Legenda Bulu Tangkis Indonesia Berkontribusi dalam Pembangunan Museum Dunia
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah tokoh terkenal dari olahraga bulu tangkis Indonesia telah memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan Museum Bulu Tangkis Dunia. Proyek ini digagas oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) dan sedang dalam proses pengerjaan di Qingdao, Tiongkok. Dalam acara yang berlangsung pada Kamis (22/1/2026), para legenda bulu tangkis Indonesia turut serta dalam memperkuat sejarah olahraga ini dengan tanda tangan dan handprint mereka.
Kontribusi Para Legenda
Para legenda yang terlibat dalam proyek ini meliputi nama-nama besar seperti Rudy Hartono, Imelda Wiguna, Ricky Soebagdja, Icuk Sugiarto, Hariyanto Arbi, Hendrawan, Susy Susanti, Alan Budikusuma, Sigit Budiarto, serta generasi modern seperti Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, dan Tontowi Ahmad. Tanda tangan dan handprint mereka akan dipajang secara permanen sebagai bagian dari area khusus yang menampilkan para juara dunia dan atlet peraih medali emas Olimpiade.
Tujuan Museum Bulu Tangkis Dunia
Museum Bulu Tangkis Dunia bertujuan untuk melestarikan sejarah dan budaya olahraga tepok bulu. Proyek ini juga ingin menjadi pusat edukasi bagi pengunjung untuk belajar tentang perkembangan bulu tangkis sepanjang masa. Project Director BWF, Stuart Borrie, menjelaskan bahwa keterlibatan para legenda dari berbagai negara, termasuk Indonesia, memberikan nilai historis yang kuat bagi museum tersebut.
“Kami ingin museum ini menjadi tempat di mana orang dapat belajar tentang sejarah bulu tangkis dan mengenal para tokoh yang membentuk olahraga ini,” ujarnya.
Fasilitas dan Struktur Museum
Museum ini akan dibangun di kawasan BWF Qingdao International Exchange Center dengan luas sekitar 4.200 meter persegi. Terdiri dari empat lantai, museum akan menampilkan perjalanan sejarah bulu tangkis, turnamen-turnamen bergengsi, serta kontribusi para legenda lintas generasi. Selain itu, museum juga akan menjadi pusat pertukaran sejarah dan budaya yang menarik minat pengunjung.
Harapan Masa Depan
Stuart Borrie berharap museum ini bisa menjadi destinasi utama bagi penggemar bulu tangkis dan peneliti. “Kami berharap orang akan datang ke Qingdao bukan hanya untuk melihat sebuah kota yang indah tetapi juga untuk melihat museum dan belajar tentang sejarah bulu tangkis, belajar tentang pemenang dan belajar tentang orang dalam olahraga kita. Museum ini harus menjadi sebuah pusat yang menarik orang untuk pertukaran sejarah dan budaya,” tambahnya.
Peran Indonesia dalam Sejarah Bulu Tangkis
Indonesia memiliki peran penting dalam sejarah bulu tangkis dunia. Dari era awal hingga masa kini, banyak atlet Indonesia yang telah menciptakan sejarah. Keterlibatan para legenda dalam pembangunan museum ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi bagian dari sejarah olahraga ini, tetapi juga aktif dalam melestarikannya.***

>

Saat ini belum ada komentar