Kinerja Saham RLCO yang Menggelegar: Dari IPO Hingga Lonjakan 3.500%
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Senin, 19 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) menjadi perhatian utama para investor sejak pertama kali terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sejak tanggal 8 Desember 2025, saham ini tidak pernah mengalami penurunan signifikan dan selalu ditutup dalam zona hijau. Pada perdagangan Kamis, 15 Januari 2026, harga saham RLCO kembali melonjak hingga 19,80% menjadi Rp 6.050 per lembar.
Peningkatan tersebut didukung oleh volume transaksi yang cukup tinggi. Sebanyak 33,6 juta saham diperdagangkan dengan frekuensi 33.947 kali dan total nilai transaksi mencapai Rp 192,5 miliar. Selain itu, asing juga memberikan kontribusi besar dengan melakukan net buy senilai Rp 10,82 miliar.
Awal Perjalanan Saham RLCO
Awalnya, RLCO melakukan initial public offering (IPO) pada harga Rp 168 per saham. Kini, harga saham emiten yang bergerak di bidang sarang burung walet ini telah meningkat lebih dari 3.500%. Hal ini menunjukkan bahwa investasi di saham RLCO sangat menguntungkan bagi para pemegang saham.
Dalam periode 8 Desember 2025 hingga 15 Januari 2026, saham RLCO terus mengalami kenaikan. Broker Samuel Sekuritas mencatatkan net buy tertinggi di saham ini senilai Rp 198,4 miliar. Samuel Sekuritas sendiri merupakan underwriter dari IPO RLCO, sehingga memiliki peran penting dalam pengembangan saham ini.
Pemegang Saham Utama RLCO
Pengendali utama Abadi Lestari Indonesia adalah PT Realco Omega Investama dan Edwin Pranata. Setelah IPO, Realco Omega Investama menguasai 77,6% saham RLCO, sementara Edwin Pranata memiliki 2,32% secara langsung. Edwin Pranata juga dicatat sebagai penerima manfaat akhir dari saham RLCO.
Di balik Realco Omega Investama, terdapat PT Pranata Cipta Nusa yang memiliki 56,35% saham. Perusahaan ini dimiliki oleh Edwin Pranata dan istrinya, Jenifer Puspitasari Widjaja. Edwin menjabat sebagai direktur utama RLCO, sedangkan Jenifer menjabat sebagai komisaris.
Selain itu, pemegang saham Realco Omega Investama adalah PT Mega Perdana Investama, yang merupakan perusahaan milik Loesianto Handoko. Loesianto disebut-sebut sebagai salah satu pengusaha walet terkaya di Indonesia.
Dinamika Pasar Saham RLCO
Pergerakan saham RLCO menarik perhatian banyak investor. Bahkan, dalam beberapa hari terakhir, saham ini kembali melonjak hingga 4.000% dari harga IPO-nya. Hal ini menunjukkan bahwa minat terhadap saham RLCO terus meningkat, baik dari investor domestik maupun asing.
Beberapa analis menyatakan bahwa pertumbuhan saham RLCO didorong oleh kinerja perusahaan yang stabil dan prospek bisnis yang menjanjikan. Selain itu, kepercayaan pasar terhadap manajemen perusahaan juga menjadi faktor penting dalam kenaikan harga saham.
Prediksi dan Harapan Investor
Banyak investor memprediksi bahwa saham RLCO akan terus mengalami pertumbuhan positif. Beberapa ahli pasar menyarankan agar investor tetap waspada dan melakukan analisis mendalam sebelum membeli saham. Meskipun kinerja saham saat ini sangat menguntungkan, risiko tetap ada dan harus diperhitungkan.
Bagi para pemula, penting untuk memahami dasar-dasar investasi saham dan mengikuti perkembangan pasar secara teratur. Dengan strategi yang tepat, saham RLCO bisa menjadi pilihan yang menguntungkan dalam portofolio investasi.***

>

Saat ini belum ada komentar