Infrastruktur Transportasi Jawa Timur Siap Diperluas, KRL Surabaya Hingga Probolinggo
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 18 jam yang lalu
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Perkembangan infrastruktur transportasi di Jawa Timur terus berjalan, dengan rencana besar yang akan mengubah pola mobilitas masyarakat. Salah satu proyek yang tengah dipersiapkan adalah perpanjangan layanan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line Surabaya-Pasuruan (Supas) hingga ke Kota Probolinggo. Proyek ini diharapkan menjadi solusi transportasi yang lebih efisien dan terintegrasi untuk masyarakat di wilayah tersebut.
Meningkatkan Konektivitas Antar Wilayah
Dalam keterangannya, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa perpanjangan layanan ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah. Saat ini, Commuter Line Supas hanya melayani rute Surabaya-Pasuruan, tetapi nantinya akan diperpanjang hingga Stasiun Probolinggo. Dengan demikian, jarak tempuh perjalanan akan meningkat dari 63 km menjadi 101 km.
“Perpanjangan layanan ini diharapkan dapat mendorong perekonomian masyarakat di wilayah Jawa Timur,” ujar Karina.
Potensi Tinggi dari Stasiun Probolinggo
Stasiun Probolinggo dinilai memiliki potensi besar sebagai titik akhir baru dari rute KRL. Lokasinya yang strategis, dekat dengan kawasan industri, perkantoran, sekolah, serta destinasi wisata, membuat stasiun ini menjadi pilihan ideal.
Menurut hasil survei yang dilakukan oleh KAI Commuter, tingkat keinginan masyarakat di Probolinggo untuk menggunakan layanan Commuter Line mencapai 100%. Selain itu, potensi akuisisi pengguna di Stasiun Probolinggo diprediksi mencapai 304 orang per hari.
Perbaikan Fasilitas di Stasiun Probolinggo
Untuk memastikan kenyamanan pengguna, beberapa perbaikan fasilitas penunjang akan dilakukan di Stasiun Probolinggo. Saat ini, stasiun tersebut memiliki 4 jalur pelayanan dan 2 jalur stabling. Perluasan ruang tunggu pengguna, penambahan kanopi area peron, serta penambahan petugas operasional seperti petugas loket, pengamanan, dan kebersihan akan segera direncanakan.
“Kami berharap perpanjangan layanan Commuter Line dan perluasan jangkauan ini dapat segera terwujud guna memberikan solusi transportasi publik yang lebih efisien dan terintegrasi bagi masyarakat Jawa Timur,” tambah Karina.
Subsidi dan Integrasi Transportasi Lokal
Untuk menjaga tarif tetap terjangkau, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan akan memberikan subsidi PSO pada layanan KA Commuter ini. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah daerah setempat guna mewujudkan integrasi transportasi lokal sebagai transportasi lanjutan menuju pusat kota dan kawasan wisata.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kementerian Perhubungan, Arif Anwar, menegaskan bahwa dukungan dari berbagai pihak sangat penting agar proses persiapan operasional layanan KA ini dapat berjalan lancar.
“Kami mohon dukungan agar rangkaian proses persiapan operasional layanan KA ini dapat berjalan lancar sehingga KA ini dapat segera dinikmati oleh masyarakat yang ingin bepergian dari Surabaya menuju Probolinggo maupun sebaliknya,” imbuh Arif.
Tantangan dan Peluang di Masa Depan
Meski rencana ini menawarkan banyak manfaat, masih ada tantangan yang harus dihadapi. Misalnya, pembahasan intensif dengan pihak-pihak terkait terkait rencana perpanjangan layanan, serta pengaturan tarif dan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Namun, dengan komitmen dari KAI Commuter dan pemerintah, proyek ini diharapkan dapat segera terealisasi.
Perluasan layanan KRL ke Probolinggo tidak hanya akan mempercepat mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Jawa Timur.***





Saat ini belum ada komentar