Bangunan Budaya yang Jadi Simbol Nasional Australia
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Ada bangunan yang dibangun untuk dipakai, lalu selesai. Ada pula bangunan yang dibangun untuk dikenali—bahkan sebelum orang tahu isinya apa. Sydney Opera House jelas termasuk yang kedua. Banyak orang datang ke Sydney bukan karena tahu jadwal konsernya, tapi karena atap putihnya yang seperti layar kapal itu sudah terlalu lama menghuni kepala kita lewat buku pelajaran, kartu pos, dan wallpaper laptop.
Bangunan Sydney Opera House bukanlah sesuatu yang langsung disukai sejak pertama kali dibangun. Pada awalnya, ia dianggap terlalu mahal, terlalu aneh, dan terlalu ambisius. Namun, seperti banyak gagasan hebat lainnya, waktu justru membantunya menjadi lebih berharga. Kini, sulit membayangkan kota Sydney tanpa bentuk siluet Opera House di tepi pelabuhan. Ia kini bukan hanya sekadar gedung pertunjukan, tetapi juga simbol:kamu sudah sampai Australia.
Duduk di sekitar, menyaksikan orang-orang berlalu lalang, para wisatawan terus-menerus mengambil foto, dan perahu feri bergerak bolak-balik di pelabuhan, kamu akan menyadari satu hal. Gedung Opera Sydney tidak berusaha menarik perhatian. Ia hanya berdiri dengan konsisten—dan dunia datang sendiri untuk mengakui kehadirannya.
Apa yang Dimaksud dengan Gedung Opera Sydney?
Bangunan Sydney Opera House merupakan pusat seni pertunjukan yang paling besar dan terkenal di Australia. Gedung ini menjadi tempat bagi berbagai acara seperti opera, konser musik klasik, teater, serta pertunjukan kontemporer. Selain itu, Sydney Opera House telah menjadi ikon budaya dan kreativitas negara Australia di dunia internasional.
Di manakah letak Gedung Opera Sydney?
Gedung Opera Sydney berada diBennelong Point, kawasan Sydney Harbour, New South Wales. Lokasinya strategis, dikelilingi laut, taman, dan jalur pejalan kaki. Aksesnya sangat mudah menggunakan kereta, bus, feri, atau berjalan kaki dari pusat kota Sydney.
Mengapa Gedung Opera Sydney Begitu Terkenal?
Kekhasan Sydney Opera House terletak pada desain yang inovatif. Atap berbentuk cangkang atau layar kapal ini diciptakan oleh arsitek asal Denmark, Jørn Utzon. Pada masa itu, desain tersebut dinilai terlalu modern dan sulit untuk diwujudkan. Namun karena keberaniannya, Sydney Opera House menjadi salah satu bangunan paling dikenal di dunia.
Bangunan ini juga masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO, bukan karena usianya, melainkan karena nilai arsitektur dan pengaruh globalnya.
Apa Saja yang Bisa Dilakukan di Sydney Opera House?
Sydney Opera House tidak harus dinikmati dari kursi penonton saja. Banyak pilihan aktivitas:
Menonton opera, konser, atau pertunjukan teater
Mengikuti guided touruntuk melihat bagian dalam dan sejarahnya
Bersantai di pelataran sambil menikmati pemandangan pelabuhan
Makan di tempat makan dan kafe yang memiliki pemandangan laut
Fotografi, terutama saat pagi dan senja
Banyak pengunjung datang tanpa memegang tiket pertunjukan—hanya untuk merasakan suasana di sekitarnya.
Bagaimana desain bangunan Sydney Opera House?
Arsitektur Gedung Opera Sydney mengusung gaya ekspresionis modern. Atapnya terdiri dari ribuan panel keramik putih yang memantulkan sinar matahari dengan cara yang berbeda sepanjang hari. Dari kejauhan terlihat bersih dan sederhana, tetapi dari dekat terlihat rumit dan penuh dengan detail teknis.
Interior bangunan ini memiliki beberapa ruang utama, seperti Concert Hall dan Joan Sutherland Theatre, yang masing-masing memiliki desain akustik berstandar internasional.
Berapa biaya masuk ke Sydney Opera House?
Masuk ke area luar Gedung Opera Sydneygratis. Namun untuk aktivitas tertentu, kisaran biayanya (dalam rupiah):
Tur gedung: Rp450.000 – Rp550.000
Tiket pertunjukan: mulai dari Rp600.000 hingga jutaan, tergantung acara
Makan di restoran: Rp200.000 – Rp500.000
Harga bervariasi tergantung musim dan jenis kegiatan.
Kapan Waktu Terbaik Mengunjungi Sydney Opera House?
Waktu terbaik adalah sore hingga senja, ketika sinar matahari mulai hangat dan langit berubah warna. Malam hari juga menarik karena bangunan terlihat indah dengan penerangan. Musim semi dan musim gugur (September–November, Maret–Mei) merupakan waktu yang paling nyaman untuk berjalan-jalan di sekitar kawasan ini.
Fakta Menarik tentang Sydney Opera House
Pembangunan Sydney Opera House memakan waktu 14 tahun dan biaya jauh melebihi anggaran awal. Arsiteknya sempat meninggalkan proyek sebelum selesai, namun akhirnya diberi penghargaan tertinggi di dunia arsitektur. Ironisnya, bangunan yang dulu diperdebatkan kini menjadi kebanggaan nasional Australia.
Sydney Opera House mengajarkan bahwa ide besar sering lahir dari keberanian untuk berbeda—dan kesabaran untuk bertahan saat tidak langsung dipahami. Ia tidak hanya berdiri sebagai gedung seni, tapi sebagai pengingat bahwa sebuah bangsa bisa dikenali lewat satu bangunan, selama bangunan itu berani punya karakter. Di tepi pelabuhan Sydney, Opera House tidak berteriak minta perhatian. Ia hanya berdiri. Dan dunia memilih melihat.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar