Alvaro Arbeloa: Tidak Akan Meniru Gaya Jose Mourinho
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Rab, 14 Jan 2026
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Alvaro Arbeloa, mantan pemain Real Madrid yang kini menjabat sebagai pelatih sementara klub, menyatakan bahwa ia tidak akan mencoba untuk meniru gaya kepelatihan Jose Mourinho. Meskipun mantan pelatih tersebut memberikan pengaruh besar dalam kariernya, Arbeloa lebih memilih mengikuti jalannya sendiri.
Pengalaman dengan Mourinho
Arbeloa bermain di bawah arahan Mourinho selama tiga musim, dari 2010 hingga 2013. Ia mengakui bahwa pengalaman itu sangat berharga, tetapi ia tidak ingin terjebak dalam perbandingan dengan mantan bosnya.
“Saya belum berbicara dengan dia [Mourinho]. Bagi saya, merupakan suatu kehormatan untuk dilatih olehnya, seseorang yang memiliki pengaruh besar bagi saya. Saya akan seperti Arbeloa, saya tidak takut gagal. Tetapi jika saya mencoba menjadi seperti Mourinho, saya akan gagal secara spektakuler,” ujarnya.
Mengambil Pelajaran dari Banyak Pelatih
Selama kariernya, Arbeloa telah berada di bawah asuhan banyak pelatih. Ia mengatakan bahwa setiap pelatih memiliki cara unik dalam membentuk seorang pemain. Arbeloa percaya bahwa ia bisa belajar dari semua pengalaman tersebut dan menggabungkannya menjadi gaya kepelatihannya sendiri.
“Saya sudah pernah ditangani banyak pelatih. Mereka sangat penting dalam karier saya, pengaruh yang besar. Anda memiliki cara Anda sendiri untuk bersikap, dan Anda mengambil yang terbaik dari setiap orang. Banyak yang merupakan legenda, mereka telah memenangkan segalanya di sepakbola. Saya harap saya bisa melakukan setengah sebaik mereka.”
Pesan untuk Xabi Alonso
Arbeloa dan Xabi Alonso pernah bermain bersama di Real Madrid, Liverpool, dan tim nasional Spanyol. Setelah kepergian Alonso, Arbeloa mengaku telah menghubungi mantan rekan setimnya tersebut.
“Setelah saya mengetahui klub dan Xabi mencapai kesepakatan bersama untuk berpisah, Anda semua tahu hubungan saya dengan Xabi, yang sangat dekat. Tentu saja saya berbicara dengannya setelah itu.”
Meski isi pembicaraan antara keduanya tetap menjadi rahasia, Arbeloa menyampaikan dukungan penuh kepada Alonso. Ia juga mengungkapkan rasa antusiasnya untuk memimpin Madrid dalam pertandingan pertamanya.
“Saya senang memiliki skuad yang berkualitas tinggi, dan sangat bersemangat. Tidak ada yang menghalangi hubungan kami dengan cara apa pun. Dia mendoakan yang terbaik untuk saya, seperti halnya saya mendoakan hal yang sama untuknya. Kami memiliki persahabatan yang melampaui segalanya.”
Perspektif Arbeloa untuk Musim Ini
Real Madrid saat ini tertinggal empat poin dari Barcelona di La Liga, sementara mereka berada di posisi ketujuh Liga Champions setelah kalah dari Liverpool dan Manchester City. Namun, Arbeloa optimis dapat mengakhiri musim dengan hasil yang baik.
“Musim masih panjang, dan kami berada di posisi yang bagus untuk semua turnamen,” katanya. “Itulah yang menjadi fokus saya: memastikan semua pemain tersedia, saling mengenal, bekerja sama dengan mereka… Yang terpenting adalah mereka bahagia, mereka menikmati diri mereka sendiri di lapangan.”
Ambisi untuk Menang
Arbeloa menekankan bahwa Real Madrid adalah klub yang selalu berambisi untuk menang. Ia mengatakan bahwa nilai-nilai ini telah menjadi bagian dari DNA klub sejak lama.
“Klub ini adalah tentang menang, menang, dan menang lagi. Itu ada dalam DNA kami. Itulah yang telah membawa kami mengisi lemari trofi. Ketika saya masih menjadi pemain, saya menerima nilai-nilai itu dari ruang ganti, itu adalah hal yang terpenting. Itulah pekerjaan saya, obsesi saya, dan saya akan menjalaninya setiap hari.”
Jadwal Pertandingan Mendatang
Arbeloa akan memimpin Real Madrid untuk pertama kalinya pada Kamis (15/1) dini hari WIB, ketika mereka menghadapi Albacete di kandang lawan dalam ajang Copa del Rey.***





Saat ini belum ada komentar