Pemkot Surabaya Berikan Apresiasi Kepada Sekolah, Pesantren, dan Anak-Anak Peduli Lingkungan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Jum, 19 Des 2025
- comment 0 komentar

DIAGRAKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menggelar ajang penghargaan lingkungan hidup tingkat kota. Acara ini menjadi puncak dari berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025. Penghargaan diberikan kepada sekolah, pesantren, komunitas, perkampungan, hingga anak-anak yang secara konsisten berkontribusi dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Berbagai Kategori Penghargaan yang Diberikan
Penghargaan tersebut mencakup beberapa kategori, antara lain:
- Sekolah Adiwiyata Kota
- Asah Terampil PAUD
- Pangeran dan Putri Lingkungan
- Eco Pesantren
- Surabaya Eco School
- Program Komunitas Ramah Iklim (ProKlim)
Setiap kategori memiliki standar penilaian yang ketat, sehingga hanya entitas terbaik yang layak menerima apresiasi. Misalnya, dalam kategori Sekolah Adiwiyata, terdapat 30 sekolah yang berhasil meraih penghargaan, termasuk 8 sekolah Adiwiyata Mandiri dan 22 sekolah Adiwiyata Nasional.
Peran Pendidikan dalam Membentuk Karakter Anak
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan bahwa kebersihan lingkungan bukan hanya sekadar tugas, tetapi juga cerminan dari iman dan karakter seseorang. Ia menegaskan bahwa pendidikan lingkungan harus dimulai sejak usia dini, karena kebiasaan yang dibentuk pada masa kecil akan menjadi fondasi untuk menjaga lingkungan di masa depan.
“Prinsipnya sederhana, kebersihan itu bagian dari iman. Karena itu, kami instruksikan pada 2026 seluruh SD dan SMP di Surabaya wajib mengikuti program Adiwiyata dengan standar yang ditetapkan,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa tujuan utama dari program Adiwiyata bukanlah memperoleh piala, melainkan membentuk kebiasaan dan kesadaran lingkungan pada anak-anak. “Tujuan utamanya bukan piala, tetapi membangun kebiasaan. Kepedulian itu harus dimulai sejak kecil. Kalau sudah dewasa, tantangannya jauh lebih berat,” tambahnya.
Inovasi Anak-Anak Surabaya yang Viral
Selain itu, Wali Kota Eri juga mengapresiasi inovasi-inovasi yang dilakukan oleh anak-anak Surabaya, bahkan beberapa di antaranya sempat viral di tingkat nasional. Ia menyebut bahwa capaian ini menjadi contoh nyata bahwa generasi muda kini lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan.
“Jujur saja, kita yang dewasa ini seharusnya malu. Anak-anak sudah mampu membawa perubahan dan menjaga lingkungannya,” ujar Eri.
Sinergi dengan Program Pemilahan Sampah
Ke depan, gerakan peduli lingkungan akan semakin sinergis dengan program pemilahan sampah di tingkat RW dan kampung. Anak-anak penerima penghargaan Pangeran dan Putri Lingkungan akan dilibatkan sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Saat ini, Surabaya telah memiliki sekitar 590 keluarga Zero Waste. Nantinya, Pangeran dan Putri Lingkungan akan diterjunkan ke berbagai kampung sebagai mentor pemilahan sampah guna mendukung target kemandirian pengelolaan sampah berbasis masyarakat pada 2026.
“DLH sedang menyiapkan regulasi agar anak-anak ini menjadi pemimpin di kampungnya. Jika masih ada orang dewasa yang enggan memilah sampah, anak-anak inilah yang akan mengingatkan. Mereka adalah Duta Kebersihan,” kata dia.
Kinerja DLH Selama Tahun 2025
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi bagi seluruh penggerak lingkungan, mulai dari RW, sekolah, pesantren, hingga anak-anak PAUD.
Dedik menyebutkan bahwa sepanjang 2025, DLH telah menyelenggarakan berbagai program strategis, seperti:
- Program Komunitas Ramah Iklim (ProKlim)
- Lomba Sekolah Adiwiyata Kota
- Asah Terampil PAUD
- Eco Pesantren
- Surabaya Eco School
- Pemilihan Pangeran dan Putri Lingkungan
Dari program ProKlim, terpilih 11 RW penerima penghargaan. Lomba Asah Terampil PAUD diikuti 50 kelompok, dengan enam kelompok terbaik terpilih. Lomba Sekolah Adiwiyata Kota diikuti 41 sekolah, menghasilkan enam sekolah terbaik jenjang SD dan enam sekolah terbaik jenjang SMP. ***





Saat ini belum ada komentar