Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, Siap Bawa Perubahan Besar untuk Bonek
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sen, 29 Des 2025
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Bernardo Tavares, pelatih asal Portugal yang baru saja ditunjuk sebagai pelatih kepala Persebaya Surabaya, telah menjadi sorotan utama bagi para penggemar klub. Dengan rekam jejak yang mengesankan selama menjabat sebagai pelatih di Liga Indonesia, khususnya saat membawa PSM Makassar meraih gelar juara, banyak harapan besar diletakkan pada dirinya. Penggemar Green Force, atau Bonek, sangat antusias menantikan perubahan signifikan yang akan dibawa oleh Tavares.
Tavares memiliki pengalaman luas dalam mengatur strategi dan formasi tim. Ia tidak pernah terpaku pada satu jenis taktik tertentu, melainkan siap beradaptasi dengan lawan yang dihadapi. Hal ini membuatnya sangat fleksibel dalam menghadapi pertandingan-pertandingan mendatang. Dalam beberapa musim sebelumnya, ia pernah menerapkan berbagai variasi formasi seperti 3-5-2, 4-2-3-1, 4-4-2, hingga 4-3-3, tergantung situasi dan kondisi pemain.
Strategi Taktis yang Dinanti-Nantikan
Salah satu formasi yang mungkin digunakan oleh Tavares adalah 3-5-2. Dengan sistem ini, Persebaya bisa memaksimalkan kekuatan lini tengah dengan pemain-pemain seperti Rachmat Irianto, Milos Raickovic, Francisco Rivera, Toni Firmansyah, dan Ichsas Baihaqi. Di lini depan, dua striker utama, Diego Mauricio dan Mihailo Perovic, bisa saling bersinergi untuk menciptakan peluang serangan.
Namun, formasi ini juga memiliki kelemahan. Pemain-pemain seperti Dime Dimov, Leo Lelis, atau Risto Mitrevski, yang biasanya bermain sebagai center back, mungkin kesulitan menemukan tempat yang ideal. Sementara itu, pos fullback kiri dan kanan bisa diisi oleh Dejan Tumbas, Mikael Tata, dan Arief Catur.
Kesiapan Tavares Menghadapi Musim Baru
Meski baru akan melakoni pertandingan pertamanya pada 5 Januari 2026, Tavares sudah menyiapkan strategi yang matang untuk menghadapi kompetisi Super League musim ini. Debutnya kemungkinan besar akan dilakukan di Stadion Gelora Bung Tomo saat Persebaya menjamu Malut United pada 10 Januari 2026. Ini menjadi momen penting bagi Bonek yang ingin melihat langsung bagaimana Tavares membawa perubahan di lapangan hijau.
Tavares juga telah menyatakan bahwa ia tidak masalah dengan perbedaan bahasa. Ia siap membawa penerjemah dan papan tulis untuk memastikan komunikasi yang efektif dengan para pemain. Hal ini menunjukkan komitmennya untuk membangun hubungan yang baik dengan seluruh anggota tim.
Harapan Bonek untuk Prestasi Masa Depan
Bonek berharap Tavares bisa membawa Persebaya Surabaya meraih hasil maksimal hingga akhir musim ini. Mereka yakin bahwa sentuhan tangan dingin pelatih asal Portugal tersebut bisa memberikan dampak positif pada performa tim. Dengan pengalaman dan strategi yang matang, Tavares diharapkan mampu membawa Green Force kembali bersinar di kompetisi Liga Indonesia. ***





Saat ini belum ada komentar