Malam Tahun Baru di Surabaya, Potensi Hujan dan Badai Petir, Warga Perlu Waspada
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sen, 29 Des 2025
- comment 0 komentar

Peringatan Cuaca Ekstrem untuk Malam Tahun Baru di Surabaya
Malam pergantian tahun dari 2025 ke 2026 di Kota Surabaya diprediksi akan dihadapi dengan kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), warga diminta untuk tetap waspada mengingat potensi hujan dan badai petir yang bisa terjadi selama perayaan malam tahun baru.
Cuaca di Surabaya pada sore hari hingga awal malam diperkirakan berawan tebal dengan kemungkinan hujan ringan hingga sedang. Suhu udara berkisar antara 27–30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 70–77 persen. Angin bertiup dari arah utara dengan kecepatan sekitar 8–10 kilometer per jam.
Pada malam hari, situasi cuaca mulai memburuk. Pukul 20.00–23.00 WIB, wilayah Surabaya berpotensi mengalami hujan disertai badai petir. Intensitas hujan cenderung meningkat, sementara suhu turun menjadi 23–26 derajat Celsius. Kelembapan udara meningkat hingga lebih dari 80 persen, dan kecepatan angin bisa mencapai 16–18 kilometer per jam.
Hujan diperkirakan masih berlangsung hingga dini hari, tepatnya hingga pukul 02.00 WIB. Meski intensitasnya mulai melemah, masyarakat tetap diminta untuk siaga karena jalan licin dan jarak pandang yang menurun bisa mengganggu aktivitas luar ruang.
Ancaman Cuaca Ekstrem dan Dampaknya
BMKG memberi peringatan khusus kepada warga yang merencanakan aktivitas luar ruang seperti konvoi atau pesta kembang api. Kondisi cuaca ekstrem ini dapat menyebabkan gangguan besar, terutama bagi pengendara kendaraan. BMKG mengimbau masyarakat untuk berhati-hati, mengurangi kecepatan, serta menjaga keselamatan diri dan orang lain.
Kepala BMKG setempat menyampaikan bahwa kondisi ini tidak hanya berdampak pada perjalanan, tetapi juga bisa memengaruhi aktivitas masyarakat secara keseluruhan. “Kami mengimbau warga untuk tetap waspada dan menghindari aktivitas luar ruang yang tidak perlu,” ujarnya.
Persiapan dan Kesadaran Masyarakat
Meski ada ancaman cuaca buruk, beberapa warga Surabaya tetap merencanakan perayaan malam tahun baru. Namun, banyak yang memilih untuk melakukan perayaan di dalam ruangan atau mengurangi aktivitas luar ruang agar lebih aman.
Seorang warga setempat, Andi, mengatakan, “Saya akan merayakan tahun baru di rumah saja. Lebih aman dan nyaman.” Ia menambahkan, “Jika ada acara luar ruang, pastikan kita siap dengan perlengkapan anti-air dan alat keselamatan.”
Rekomendasi dari Ahli Cuaca
Ahli meteorologi dari BMKG menyarankan masyarakat untuk memperhatikan prakiraan cuaca secara berkala. Mereka juga menyarankan agar masyarakat mempersiapkan diri dengan membawa perlengkapan seperti payung, jaket, dan alat keselamatan jika harus keluar rumah.
“Kami juga menyarankan agar masyarakat menghindari area yang rawan banjir atau longsor, terutama saat hujan deras,” kata salah satu ahli BMKG.
Pentingnya Kesadaran Bersama
Peringatan dari BMKG ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem bisa terjadi kapan saja. Dengan kesadaran yang tinggi, masyarakat dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan untuk melindungi diri dan orang-orang terdekat.





Saat ini belum ada komentar