Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Digeo Mauricio layak dijuluki Drogbinha! Rasa laparnya kembali bersama Persebaya Surabaya

Digeo Mauricio layak dijuluki Drogbinha! Rasa laparnya kembali bersama Persebaya Surabaya

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sel, 23 Des 2025
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM — Terbongkar alasan Diego Mauricio mendapat julukan Drogbinha yang haus gol di Persebaya Surabaya. Julukan itu bukan sekadar pemanis, melainkan lahir dari gaya main, karakter, dan dampak nyata sang striker di lini depan Green Force.

Diego Mauricio akhirnya mendapat kesempatan starter untuk kali pertama musim ini bersama Persebaya Surabaya. Kepercayaan itu langsung dibayar dengan performa solid saat Green Force menahan imbang 2-2 pemuncak klasemen sementara, Borneo FC.

Laga tersebut terasa spesial karena Persebaya Surabaya tampil pincang tanpa banyak pemain penting. Namun justru dalam kondisi sulit itu, kehadiran Diego membuat permainan Persebaya Surabaya lebih hidup dan berani menekan.

Secara statistik, Persebaya Surabaya tampil dominan dengan menciptakan delapan shot on goal. Sebaliknya, Borneo FC hanya mampu melepaskan empat tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.

Bahkan satu gol Borneo FC lahir bukan dari skema matang. Gol tersebut berasal dari kesalahan Leo Lelis yang gagal mengantisipasi crossing hingga berujung gol bunuh diri.

Pergerakan Diego Mauricio menjadi pembeda besar di lini depan Persebaya Surabaya. Dia aktif membuka ruang, berani berduel, dan konsisten menekan bek lawan sejak area pertahanan mereka.

Dalam sesi konferensi pers usai laga, Asisten Pelatih Persebaya Surabaya Shin Sang-gyu memberikan kredit khusus kepada Diego. Dia menilai kontribusi Diego jauh melampaui sekadar mencetak gol.

“Diego adalah pemain yang berpengalaman. Kami sudah tahu kualitasnya, terutama pergerakannya yang tajam di dalam kotak penalti. Ia juga berkontribusi dalam proses terjadinya gol,” puji Shin Sang-gyu.

Pergerakan tanpa bola Diego membuat winger dan gelandang Persebaya lebih leluasa menyerang. Pola ini menciptakan banyak peluang berbahaya meski efektivitas penyelesaian akhir masih perlu ditingkatkan.

Diego juga unggul dalam duel udara, sesuatu yang jarang dimiliki striker Persebaya Surabaya musim ini. Karakter ini mengingatkan banyak pihak pada sosok Didier Drogba, legenda Pantai Gading yang dikenal kuat, agresif, dan mematikan.

Dari sinilah julukan Drogbinha melekat pada Diego Mauricio. Gaya bermainnya dianggap miniatur Drogba, dengan sentuhan khas Amerika Latin yang lebih cair dan fleksibel.

Coach Shin menilai performa ini baru permulaan dari potensi besar Diego bersama Persebaya Surabaya. Dia yakin sang striker akan tampil lebih baik pada laga-laga berikutnya.

“Dengan performa tadi malam, Coach Shin yakin Diego akan lebih baik lagi dalam pertandingan ke depan. Terutama saat melawan Persijap Minggu nanti,” ujar sang asisten pelatih penuh optimisme.

Motivasi tinggi Diego juga menjadi sorotan utama tim pelatih. Rasa lapar untuk membuktikan diri dinilai menjadi bahan bakar terbesarnya di lapangan.

“Kami memang mengharapkan kontribusi seperti itu. Diego juga menunjukkan bahwa dia lapar dan termotivasi. Ketika pemain memiliki rasa lapar, mereka akan berusaha semaksimal mungkin di pertandingan,” tandas Choach Shin.

Diego Maurício Machado de Brito lahir di Rio de Janeiro, Brasil, pada 25 Juni 1991. Penyerang berusia 34 tahun ini memiliki tinggi 1,83 meter dan berposisi utama sebagai centre forward.

Selain penyerang tengah, Diego juga mampu bermain sebagai winger kiri maupun kanan. Fleksibilitas ini membuatnya cocok dengan kebutuhan taktik Persebaya Surabaya yang dinamis.

Dia resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya pada 22 Agustus 2025. Nilai pasar Diego saat ini mencapai Rp 3,91 miliar, mencerminkan statusnya sebagai striker berpengalaman.

Sepanjang karier profesionalnya, Diego mencatatkan 317 pertandingan. Dari jumlah itu, Dia mengoleksi 91 gol dan 39 assist dengan total menit bermain mencapai 17.380 menit.

Catatan disiplin Diego tergolong baik untuk pemain bertipe agresif. Dia hanya mengantongi 28 kartu kuning, dua kartu kuning kedua, dan satu kartu merah langsung.

Musim ini bersama Persebaya Surabaya, Diego telah tampil dalam empat pertandingan. Total menit bermainnya baru 102 menit, namun dampaknya sudah terasa signifikan.

Statistik menunjukkan Diego mencatatkan expected goals sebesar 0,29. Dia melepaskan dua total attempts, mencatat akurasi umpan 85 persen, satu keypass, dan dua kali dilanggar.

Angka tersebut mungkin belum mencolok di atas kertas. Namun kontribusinya dalam membangun serangan dan membuka ruang menjadi nilai tak tergantikan.

Persebaya Surabaya kini memiliki sosok striker yang bukan hanya menunggu bola. Diego hadir sebagai pemantul serangan, pemecah konsentrasi bek, dan pemicu keberanian rekan setim.

Julukan Drogbinha pun terasa semakin relevan dengan performa itu. Bukan sekadar haus gol, Diego Mauricio juga haus pengaruh dan peran besar di Persebaya Surabaya. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tidak Hanya Motor, Pengadaan Kendaraan Ini Juga Masuk Daftar Program Desa Mantra di Jombang

    Tidak Hanya Motor, Pengadaan Kendaraan Ini Juga Masuk Daftar Program Desa Mantra di Jombang

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Program Desa Mantra 2026: Pengadaan Kendaraan untuk Peningkatan Layanan di Jombang Pemerintah Kabupaten Jombang melalui program Desa Mantra 2026 menawarkan berbagai opsi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan di tingkat desa. Salah satu inisiatif utama dalam program ini adalah pengadaan kendaraan operasional, baik sepeda motor maupun mobil siaga desa, yang dirancang untuk […]

  • Pangku Raih 4 Piala FFI 2025, Reza Rahadian Terharu

    Pangku Raih 4 Piala FFI 2025, Reza Rahadian Terharu

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 67
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pangku, debut Reza Rahadian sebagai sutradara, mendapatkan penghargaan Film Terbaik dalam perhelatan Festival Film Indonesia (FFI) 2025 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (20/11). Di kategori ini, Pangku berhasil mengalahkan kandidat lain seperti Jumbo, Pengepungan Di Bukit Duri, Perang Kota, dan Sore: Istri dari Masa Depan. Reza Rahadian yang mendapatkan Piala Citra tidak mampu […]

  • Terima Penghargaan Tokoh Muda Inspiratif, Cahyo Harjo Dorong Kolaborasi Untuk Pembangunan Jawa Timur

    Terima Penghargaan Tokoh Muda Inspiratif, Cahyo Harjo Dorong Kolaborasi Untuk Pembangunan Jawa Timur

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 300
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi E DPRD Jatim Cahyo Harjo Prakoso menerima penghargaan Tokoh Muda Inspiratif yang Sukses Memimpin Partai Gerindra Kota Surabaya. Penghargaan ini diberikan oleh media Radar Surabaya, karena Cahyo Harjo dinilai mempunyai kontribusi positif untuk membesarkan partai berlogo burung Garuda tersebut di kota pahlawan, bahkan berdampak pada kenaikan perolehan kursi legislatif. Cahyo Harjo […]

  • Rekomendasi Tempat Wisata Alam Terbaik Di 2025

    Rekomendasi Tempat Wisata Alam Terbaik Di 2025

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 241
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rekomendasi tempat wisata alam terbaik di 2025Perkembangan infrastruktur dan kesadaran akan pelestarian lingkungan telah membuka akses ke destinasi-destinasi tersembunyi sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan tempat wisata yang sudah ada. Berikut rekomendasi tempat wisata alam terbaik di 2025, yang menawarkan keindahan alam yang memukau dan pengalaman tak terlupakan: 1. Taman Nasional Komodo, Indonesia: Lebih dari […]

  • Bryan Mbeumo Bela Skema 3-4-2-1 Ruben Amorim, Sebut Bukan Penyebab Utama Kesulitan Manchester United

    Bryan Mbeumo Bela Skema 3-4-2-1 Ruben Amorim, Sebut Bukan Penyebab Utama Kesulitan Manchester United

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Bryan Mbeumo Dukung Skema Taktik 3-4-2-1 di Manchester United DIAGRAMKOTA.COM – Penyerang baru Manchester United, Bryan Mbeumo, menyatakan dukungan penuh terhadap skema taktik 3-4-2-1 yang diterapkan oleh pelatih Ruben Amorim. Ia menegaskan bahwa formasi tersebut bukanlah faktor utama kesulitan yang dialami oleh klub di awal musim 2025/2026 ini. Sejak kehadiran Amorim di Liga Inggris, manajer asal […]

  • Achmad Nurdjayanto anggota Komisi C DPRD Surabaya Hari Lingkungan Hidup

    Hari Lingkungan Hidup 2025, Achmad Nurdjayanto: Surabaya Harus Bergerak, Bumi Tak Butuh Janji, Melainkan Aksi Nyata!

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 202
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 dengan tema “Hentikan Polusi Plastik” menjadi momentum penting bagi kota-kota besar seperti Surabaya untuk memperkuat komitmen menjaga lingkungan. Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto menegaskan bahwa Hari Lingkungan Hidup bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat bahwa tantangan ekologis semakin nyata dan membutuhkan tindakan konkret dari semua […]

expand_less