Tiket Ludes di JAFF 2025 Film Esok Tanpa Ibu Siap Jadi Gebrakan Baru Cinema Indonesia
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 22 jam yang lalu
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTACOM – Film Esok Tanpa Ibu (Mothernet) kembali menjadi sorotan setelah semua tiket tayangan di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2025 habis terjual dalam waktu singkat. Prestasi ini memperkuat posisi film tersebut sebagai salah satu karya Indonesia yang paling ditunggu-tunggu pada akhir 2025 dan awal 2026.
Film garapan sutradara Malaysia Ho Wi-ding ini akan tayang di JAFF edisi ke-20 pada 3 dan 4 Desember 2025. Tak hanya sekadar tayang, Esok Tanpa Ibu juga berkompetisi di Indonesian Screen Awards, bersaing dengan 12 film Indonesia lainnya. Antusiasme penonton sudah terlihat jauh hari sebelum rilis nasional.
Sebelumnya, film ini menembus panggung internasional melalui Busan International Film Festival (BIFF) 2025. Esok Tanpa Ibu ditayangkan dalam program Vision Asia, sebuah kategori prestisius yang sering menjadi barometer lahirnya karya-karya inovatif Asia.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi tiga rumah produksi besar: BASE Entertainment, Beacon Film, dan Refinery Media. Ketiganya memiliki rekam jejak kuat di industri film Asia, mulai dari Perempuan Tanah Jahanam, Gadis Krete, hingga Trese dan Petualangan Sherina 2.
Teaser khusus yang dirilis pada 26 November 2025 semakin memperkuat harapan masyarakat. Teaser tersebut menampilkan perjuangan batin Rama (Ali Fikry) saat kehilangan ibunya yang dalam kondisi koma dan memutuskan untuk mendekatkan diri dengan teknologi AI. Topik utama film ini menyentuh isu global: peran teknologi dalam hubungan keluarga modern.
Para aktor yang terlibat juga menjadi daya tarik tersendiri. Dian Sastrowardoyo, Ringgo Agus Rahman, dan Ali Fikry menghadirkan dinamika keluarga yang kompleks, menyatukan antara drama keluarga dan isu teknologi masa depan.
Dengan tiket penayangan di JAFF yang telah habis, Esok Tanpa Ibu diprediksi menjadi salah satu film terkuat Indonesia untuk memasuki musim penghargaan tahun 2026. Penayangan reguler akan dimulai pada 22 Januari 2026 di seluruh jaringan bioskop Tanah Air.
Film ini bukan sekadar tontonan, tetapi juga gambaran baru arah perkembangan sinema Indonesia—lebih berani, lebih emosional, dan lebih relevan dengan perubahan teknologi masa kini.***





Saat ini belum ada komentar