Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Kalender Jawa Kamis Wage 13 November 2025: Membawa Keberuntungan

Kalender Jawa Kamis Wage 13 November 2025: Membawa Keberuntungan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Hari ini, Kamis 13 November 2025, memiliki makna khusus dalam sistem penanggalan Jawa. Dalam kalender Jawa, hari ini jatuh pada pasaran Wage dan berada di bawah wuku Sungsang. Tanggal tersebut juga merujuk pada 22 Jumadilawal 1959, yang merupakan bagian dari Tahun Dal dan Windu Sancaya.

Weton Kamis Wage

Weton adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan hari kelahiran seseorang berdasarkan sistem penanggalan Jawa. Untuk hari ini, wetonnya adalah Kamis Wage. Neptu dari weton ini adalah 12. Kepribadian yang terkait dengan weton ini cenderung tangguh, namun sering kali rentan. Mereka biasanya memiliki cita-cita tinggi, bersikap adil, dan santun dalam perilaku. Namun, ada kecenderungan untuk suka disanjung atau memperlihatkan kekayaan dan kemampuan mereka.

Pangarasan Weton

Pangarasan adalah konsep dalam penanggalan Jawa yang menjelaskan sifat-sifat kepribadian seseorang berdasarkan wetonnya. Untuk weton Kamis Wage, pangarasan yang sesuai adalah Aras Kembang. Artinya, orang yang lahir pada weton ini mudah menerima asih atau dukungan dari atasan atau pimpinan. Hal ini disebabkan oleh perasaan yang halus dan mampu menarik simpati banyak orang.

Pancasuda Weton

Pancasuda adalah istilah yang merujuk pada sifat-sifat keberuntungan atau rezeki seseorang. Untuk weton Kamis Wage, pancasuda yang sesuai adalah Tunggak Semi. Artinya, rezeki selalu mengalir dan tidak pernah terputus. Penghasilan maupun pekerjaan biasanya lancar dan stabil.

Wuku Sungsang

Wuku Sungsang adalah salah satu dari 30 wuku dalam sistem penanggalan Jawa. Lambang dewa dari wuku ini adalah Bathara Gana, yang dikenal dengan sifat mudah marah dan gelap hati. Meski demikian, wuku ini juga memiliki sifat ikhlas, meskipun lambat dalam menunjukkan kebaikannya. Orang yang lahir di bawah wuku ini cenderung aktif, ingin memiliki apa yang dimiliki orang lain, dan memiliki sifat keras.

Karakteristik Wuku Sungsang

  • Pohon: Tangan, menunjukkan sifat tidak mau menganggur dan selalu aktif.
  • Burung: Bidho, yang memiliki sifat keras dan bisa menyamar.
  • Gambaran: Bunga sepatu yang merah, menunjukkan nafsu besar tetapi dapat dikendalikan.
  • Lambang: Burung elang yang jatuh, artinya jika mengalami kecelakaan atau situasi sulit, hanya sedikit orang yang benar-benar membantu.

Bahaya dalam Wuku Sungsang

Ada beberapa hal yang perlu dihindari saat berada di bawah wuku Sungsang. Salah satunya adalah bahaya terkena besi. Selain itu, selama tujuh hari di wuku ini, disarankan untuk tidak melakukan perjalanan ke arah Timur untuk urusan penting.

Keistimewaan Kamis Wage di Wuku Sungsang

Hari Kamis Wage di bawah wuku Sungsang memiliki makna keselamatan. Ini dianggap sebagai waktu yang baik untuk pindah tempat tinggal karena semua anggota keluarga merelakan dan mempercayai seseorang yang akan pindah. Hal ini menunjukkan bahwa hari ini memiliki potensi untuk membawa keberuntungan dan ketenangan bagi yang melakukannya.

Penjelasan oleh Ahli Penanggalan Jawa

Penjelasan mengenai penanggalan Jawa hari ini dilengkapi oleh Ki Totok Yasmiran, seorang ahli penanggalan Jawa dari Museum Radyapustaka Solo. Ia rutin memberikan informasi mengenai weton dan penanggalan Jawa di media detikJateng setiap pagi. Pemahaman tentang weton bisa menjadi panduan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Perayaan Natal Polres Pelabuhan Tanjungperak Pastikan Keamanan Gereja

    Jelang Perayaan Natal Polres Pelabuhan Tanjungperak Pastikan Keamanan Gereja

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 51
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menjelang peringatan Hari Raya Natal 2025, jajaran Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim melakukan pengecekan dan sterilisasi Gereja. Langkah ini untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif dan memberikan rasa aman kepada Umat Kristiani yang beribadah. Hal itu seperti ditegaskan oleh Kapolres Pelabuhan Tanjungperak, AKBP Wahyu Hidayat, saat memimpin pengecekan keamanan […]

  • Pria Blitar Dipaksa Lapor Karena Purana Jadi Korban Begal

    Pria Blitar Dipaksa Lapor Karena Purana Jadi Korban Begal

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Pengakuan Pria di Blitar yang Membuat Rekayasa Begal untuk Menghindari Utang DIAGRAMKOTA.COM – Seorang pria berinisial EW (35 tahun) asal Desa/Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, akhirnya mengakui bahwa dirinya pura-pura menjadi korban aksi pembegalan. Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Desa Brongkos, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. Akibat dari tindakan yang dilakukannya, EW diberikan kewajiban lapor ke Polsek […]

  • Polisi Amankan Pelaku Penganiayaan Karena Kesal Tidak Diajak Kerja Lagi.

    Polisi Amankan Pelaku Penganiayaan Karena Kesal Tidak Diajak Kerja Lagi.

    • calendar_month Sel, 9 Jul 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Diagram Kota Tanjungperak – Pekerja bangunan di Surabaya, Tenggumung Karya Lor, berinisial R (62) ditangkap polisi lantaran menganiaya teman kerjanya. Pelaku nekat melakukan aksinya karena kesal tidak lagi diajak kerja oleh korban, ZW (42). Peristiwa itu terjadi di kawasan Tenggumung Karya Lor, Surabaya, pada Minggu (07/7/2024) sekira pukul 17.30 Wib. “Pelaku R diamankan polisi kurang […]

  • Perayaan Hari Ibu 22 Desember 2025: Memahami Makna dan Menciptakan Ruang Kesetaraan

    Perayaan Hari Ibu 22 Desember 2025: Memahami Makna dan Menciptakan Ruang Kesetaraan

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 52
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Hari Ibu di Indonesia memiliki makna yang mendalam, terlebih karena perjalanan sejarahnya yang berawal dari Kongres Perempuan Indonesia. Sejak pertama kali dirayakan, hari ini menjadi momen penting untuk merenungkan peran perempuan dalam masyarakat, baik di ranah domestik maupun publik. Tahun 2025, perayaan Hari Ibu 22 Desember akan menjadi kesempatan emas untuk mengubah cara pandang […]

  • Bupati Gresik Mengapresiasi Seniman Lokal dan Internasional di Biennale Jatim XI

    Bupati Gresik Mengapresiasi Seniman Lokal dan Internasional di Biennale Jatim XI

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 135
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bupati Gresik mengapresiasi kontribusi seniman lokal dan internasional dalam perhelatan Biennale Jatim XI yang berlangsung di Pudak Galeri Gresik, pada malam Minggu (24/8/2025). Karya-karya dari seniman lokal maupun internasional tampil dalam rangkaian pameran seni rupa yang merupakan even dua tahunan terbesar di Jawa Timur. Acara ini diadakan oleh Yayasan Biennale Jatim dan didukung oleh […]

  • Tiket Ludes di JAFF 2025 Film Esok Tanpa Ibu Siap Jadi Gebrakan Baru Cinema Indonesia

    Tiket Ludes di JAFF 2025 Film Esok Tanpa Ibu Siap Jadi Gebrakan Baru Cinema Indonesia

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 77
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTACOM – Film Esok Tanpa Ibu (Mothernet) kembali menjadi sorotan setelah semua tiket tayangan di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2025 habis terjual dalam waktu singkat. Prestasi ini memperkuat posisi film tersebut sebagai salah satu karya Indonesia yang paling ditunggu-tunggu pada akhir 2025 dan awal 2026. Film garapan sutradara Malaysia Ho Wi-ding ini akan tayang […]

expand_less