Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » 5 Fakta Persebaya vs Persis Solo: Dua Pemain Kunci Absen, Pertahanan Rapuh

5 Fakta Persebaya vs Persis Solo: Dua Pemain Kunci Absen, Pertahanan Rapuh

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMPersebaya Surabaya menghadapi ujian berat saat menjamu Persis Solo dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (2/11/2025). Laga ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan demi memperbaiki posisi di klasemen.

Bagi Green Force, pertandingan ini bukan sekadar laga kandang biasa. Ini adalah momen untuk bangkit setelah hasil minor di dua laga terakhir yang membuat kepercayaan diri tim sempat goyah.

Absennya 2 Pilar Lini Belakang

Namun, misi kebangkitan itu tidak akan mudah diwujudkan. Dua pemain andalan Persebaya Surabaya, Leo Lelis dan Mikel Tata, harus absen akibat kartu merah yang diterima dalam duel melawan PSBS Biak pekan lalu.

Kehadiran dua pemain belakang utama yang absen menyebabkan lini pertahanan Persebaya Surabaya mengalami krisis.

Pelatih Eduardo Perez kini harus berpikir keras untuk memperbaiki kelemahan di lini pertahanan agar tidak lagi mudah kebobolan.

Selain dua pemain tersebut, Risto Mitrevski masih belum mampu bermain karena sedang menjalani proses pemulihan cedera bahunya.

Kondisi ini membuat lini belakang Green Force kehilangan hampir seluruh komponen utamanya menjelang laga penting kontra Persis Solo.

Tak Kehilangan Api Semangat

Eduardo Perez mengakui bahwa kondisi ini cukup sulit bagi timnya.

Meski demikian, pelatih asal Spanyol itu menegaskan tidak ingin menjadikan absennya para pemain inti sebagai alasan untuk tampil melempem di hadapan publik sendiri.

“Kami tahu di liga ini semua pertandingan sangat sulit. Setiap minggu, semua tim bisa saling mengalahkan,” ucap Eduardo dengan nada optimistis menjelang laga.

Eduardo memastikan sudah menyiapkan beberapa alternatif pemain untuk mengisi lini belakang yang ditinggal dua pilar pentingnya.

Ia menilai semangat para pemain pelapis tidak kalah besar untuk membuktikan diri di pertandingan penting ini.

“Meskipun dengan skuad terbatas, semangat para pemain tetap tinggi. Kami akan berjuang keras untuk mendapatkan tiga poin,” tegasnya.

Bangkit di Kandang Sendiri

Bermain di kandang memberikan keuntungan signifikan bagi Persebaya Surabaya. Dukungan penuh dari Bonek di Gelora Bung Tomo diharapkan mampu meningkatkan semangat pemain agar tampil lebih agresif sejak menit pertama.

Eduardo menyadari tekanan di laga ini cukup besar setelah kekalahan 1–3 dari Persija Jakarta di kandang sebelumnya. Ia menilai kemenangan atas Persis bisa menjadi titik balik untuk mengembalikan moral tim yang sempat menurun.

“Kami berharap memberikan hasil terbaik bagi Bonek. Dukungan mereka selalu menjadi semangat besar bagi kami,” kata pelatih yang dikenal memiliki pendekatan perasaan terhadap pemainnya.

Unggul Rekor Pertemuan

Secara statistik, Persebaya Surabaya memiliki catatan yang lebih unggul dibandingkan Persis Solo. Dalam lima pertemuan terakhir, Green Force meraih dua kemenangan, dua hasil seri, dan sekali kalah.

Catatan tersebut tentu menjadi bekal psikologis khusus bagi tim tuan rumah. Meskipun dalam keadaan kurang lengkap, catatan pertemuan ini bisa menjadi bahan motivasi tambahan agar tampil tanpa rasa takut.

Fokus Taktik

Persis Solo terkenal dengan permainan yang rapi dan kemampuan menguasai bola yang baik. Tim yang dilatih oleh Peter de Roo sering memanfaatkan celah dari tekanan lawan untuk melakukan serangan cepat melalui sisi lapangan.

Kelemahan di lini belakang Persebaya Surabaya menjadi celah yang bisa dieksploitasi oleh Persis. Karena itu, Eduardo dituntut cermat menyiapkan taktik agar tidak mudah terbuka saat melakukan transisi dari menyerang ke bertahan.

Dengan keterbatasan skuad, Persebaya Surabaya kemungkinan tampil lebih fleksibel dalam formasi.

Kecepatan pemain sayap dan kemampuan transisi cepat dari lini tengah akan menjadi kunci untuk menciptakan peluang berbahaya.

Kemampuan fokus dan disiplin di setiap lini menjadi kunci utama. Jika para pemain mampu mempertahankan perhatian selama 90 menit penuh, kesempatan Persebaya Surabaya untuk meraih tiga poin di kandang akan terbuka lebar.

Bagi penggemar Bonek, pertandingan ini bukan sekadar laga biasa. Ini merupakan ujian kesetiaan dan semangat untuk tetap mendukung tim kesayangan mereka dalam segala situasi.

Atmosfer GBT diprediksi akan berubah menjadi lautan hijau yang penuh dengan teriakan dukungan sejak menit pertama. Teriakan “Satu Nyali, Wani!” akan menjadi semangat tambahan bagi para pemain muda yang diberi kesempatan tampil.

Meskipun kehilangan dua pemain utama akibat kartu merah, semangat perjuangan Persebaya Surabaya tetap tidak goyah.

Justru kondisi ini menjadi ajang pembuktian bagi skuad muda Green Force untuk menunjukkan karakter pantang menyerah di hadapan Bonek.

Jika mampu menaklukkan Persis Solo, kemenangan ini akan terasa lebih spesial.

Selain menjadi pelipur lara setelah kekalahan dari Persija, tiga poin di GBT bisa menjadi awal kebangkitan Persebaya Surabaya di paruh musim Super League 2025/2026.

Laga ini bukan hanya tentang strategi dan statistik, tetapi tentang mental dan semangat juang.

Dengan dukungan penuh ribuan Bonek, Persebaya Surabaya berpeluang menjadikan malam Minggu di Gelora Bung Tomo sebagai saksi kebangkitan Green Force.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keluarga Besar Akukoncomu Gelar Nobar, Doakan Timnas Indonesia U 23 Juara

    Keluarga Besar Akukoncomu Gelar Nobar, Doakan Timnas Indonesia U 23 Juara

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 141
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Keluarga Besar Akukoncomu menggelar nonton bareng (nobar) dan Siapkan Dorr Prize pertandingan Final Asean Cup 2025 Timnas Indonesia U-23 Lawan Vietnam U 23 dengan harapan timnas dapat menjadi juara. Di jalan Kamboja 18 Surabaya. Nobar ini menjadi ajang bagi para pendukung timnas untuk bersama-sama mendukung dan mendoakan kesuksesan timnas U-23 Indonesia dalam pertandingan. […]

  • Polisi Berhasil Ungkap Penimbunan BBM di Jember, 8 Orang Diamankan

    Polisi Berhasil Ungkap Penimbunan BBM di Jember, 8 Orang Diamankan

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 134
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Jember Polda Jatim melalui jajaran Polsek Bangsalsari berhasil mengamankan Delapan orang yang diduga sebagai tengkulak penimbun bahan bakar minyak (BBM) di tengah terjadinya kelangkaan BBM di sejumlah SPBU wilayah Kabupaten Jember pada Selasa, (29/7/2025). Kelangkaan ini terjadi akibat keterlambatan pasokan BBM dari Pertamina, yang berdampak pada antrean panjang kendaraan di hampir seluruh […]

  • Laras Faizati Putus Kontrak AIPA Usai Jadi Tersangka Provokasi

    Laras Faizati Putus Kontrak AIPA Usai Jadi Tersangka Provokasi

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Laras Faizati Diputus Kontrak Usai Jadi Tersangka DIAGRAMKOTA.COM – Laras Faizati, yang sebelumnya menjabat sebagai Communication Officer di ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA), telah diputus kontrak dari pekerjaannya setelah ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan ini dilakukan oleh Sekretariat AIPA setelah adanya dugaan tindakan yang melanggar hukum. Kuasa Hukum Laras, Abdul Gafur Sangadji, mengungkapkan bahwa kliennya bekerja di AIPA […]

  • Kalender Masehi ,Hijriah

    Hari Ini Tanggal Berapa? Perbedaan Sistem Kalender Masehi dan Hijriah

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 33
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Di Indonesia, khususnya bagi umat Islam, pengetahuan tentang perbedaan antara kalender Masehi dan Hijriah sangat penting. Kedua sistem penanggalan ini memiliki dasar perhitungan yang berbeda, sehingga tanggal dalam masing-masing kalender tidak selalu sama. Hal ini membuat banyak orang bertanya, seperti “Hari ini 15 Januari 2026 jatuh pada tanggal berapa dalam kalender Hijriah?” Menurut […]

  • Pelanggaran Helm dan STNK Dominasi Operasi Patuh Semeru 2025 di Sidoarjo

    Pelanggaran Helm dan STNK Dominasi Operasi Patuh Semeru 2025 di Sidoarjo

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 166
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Operasi Patuh Semeru 2025 yang digelar Satlantas Polresta Sidoarjo selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025, menjaring ribuan pelanggaran lalu lintas. Pelanggaran terbanyak didominasi oleh pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm berstandar SNI serta pengemudi yang tidak membawa surat kendaraan seperti STNK. Dalam konferensi pers di Mapolresta Sidoarjo pada Senin […]

  • Daftar Wilayah Berisiko Hujan Lebat dan Angin Kencang Minggu Depan

    Daftar Wilayah Berisiko Hujan Lebat dan Angin Kencang Minggu Depan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 126
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepala Meteorologi Publik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Andri Ramdhani memprediksi kemungkinan cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia dalam seminggu ke depan, mulai Senin (10/11/2025) hingga Minggu (16/11/2025). Berdasarkan penelitian BMKG, kemungkinan hujan sedang hingga lebat pada tanggal 10-12 November 2025 diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah DKI Jakarta, Bali, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, […]

expand_less