Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Film ‘Crocodile Tears’ Menorehkan Jejak di Kancah Internasional

Film ‘Crocodile Tears’ Menorehkan Jejak di Kancah Internasional

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Film “Crocodile Tears”, garapan sineas Indonesia Tumpal Tampubolon, kembali menorehkan prestasi di kancah internasional.

Setelah sebelumnya tayang perdana di Toronto International Film Festival, film ini kini hadir di Busan International Film Festival, Korea Selatan, pada tanggal 3-5 dan 6 Oktober 2024.

Kehadiran “Crocodile Tears” di Busan disambut hangat oleh para penonton. Para kru dan pemain, termasuk Tumpal Tampubolon, Mandy Marahimin, Marissa Anita, Yusuf Mahardika, dan Zulfa Maharani, merasakan antusiasme yang luar biasa dari para penonton.

“Mendarat di Korea Selatan, dan keluarga Crocodile Tears mendapatkan kehormatan luar biasa untuk berjalan di karpet merah di Busan International Film Festival 2024 untuk upacara pembukaan! #crocodiletears,” tulis Rumah Produksi Film Crocodile Tears, yakni Talamedia melalui akun Instagramnya @talamedia_co.

Sesi tanya jawab pun berlangsung seru, menunjukkan ketertarikan penonton terhadap film ini. Crocodile Tears sendiri mengisahkan Johan, diperankan oleh Yusuf Mahardika, yang tinggal bersama ibunya, Mama, diperankan oleh Marissa Anita, di Taman Buaya.

Mama sangat protektif terhadap Johan, melarangnya berinteraksi dengan dunia luar. Keunikan cerita terletak pada sosok Mama yang menganggap buaya putih di Taman Buaya sebagai suaminya, Papa Johan.

Sampailah pada Johan yang bertemu dengan sosok Arumi, yang merupakan seorang pendatang dan tidak begitu mengerti akan gosip di kota terkait Isolasi yang dilakukan Johan dan Mama.

Dari sebuah persahabatan hingga terjalinlah cinta diantara keduanya, Arumi pun hamil dan Johan pun bertanggung jawab dengan menikahinya, namun tidak dengan Mama yang menunjukan ketidaksetujuannya dengan perilaku yang aneh.

Film ini telah menarik perhatian penonton sejak trailernya dirilis pada 11 September lalu. “Crocodile Tears” pun siap menyapa penonton di Adelaide Film Festival pada 26 Oktober mendatang.

Perjalanan “Crocodile Tears” di kancah internasional ini membuktikan kualitas film Indonesia yang mampu bersaing di level global. Film ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menyajikan cerita yang unik dan penuh makna, mengangkat isu keluarga dan hubungan manusia dengan alam.

Semoga “Crocodile Tears” terus menorehkan prestasi di berbagai festival film internasional dan semakin memperkenalkan perfilman Indonesia ke dunia. (dk/akha)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teks Doa Upacara Sumpah Pemuda 2025: Isi dan Unduh PDF

    Teks Doa Upacara Sumpah Pemuda 2025: Isi dan Unduh PDF

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 552
    • 0Komentar

    Perayaan Hari Sumpah Pemuda 2025 DIAGRAMKOTA.COM – Hari Sumpah Pemuda ke-97 akan diselenggarakan pada tanggal 28 Oktober 2025. Acara ini menjadi momen penting dalam memperingati perjuangan para pemuda Indonesia yang telah berkontribusi besar dalam membentuk bangsa. Salah satu agenda utama dalam acara tersebut adalah pembacaan teks doa yang dirancang khusus untuk mengisi suasana upacara. Isi Teks […]

  • Wartawati Jadi Korban Intimidasi Saat Liput Isu Sampah Lingkungan di Krian, Sidoarjo

    Wartawati Jadi Korban Intimidasi Saat Liput Isu Sampah Lingkungan di Krian, Sidoarjo

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 249
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah insiden intimidasi terhadap wartawan terjadi di wilayah Krian, Sidoarjo. Seorang wartawati yang juga anggota Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) wilayah Sidoarjo menjadi korban intimidasi saat meliput isu sampah lingkungan di daerah tersebut. Ketua PWDPI DPW Jawa Timur Mei Teguh Priyono angkat bicara mengenai insiden ini. “Kami sangat menyayangkan tindakan intimidasi terhadap […]

  • Mensos Serahkan Santunan dan Ingatkan Potensi Bencana Alam

    Mensos Serahkan Santunan dan Ingatkan Potensi Bencana Alam

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 266
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, menyerahkan langsung santunan kepada keluarga korban longsor di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Penyerahan dilakukan di rumah duka, di mana Gus Ipul turut hadir di tengah-tengah warga saat tahlil dan doa bersama yang diikuti oleh ratusan orang, Minggu malam(06/04/2025). Gus Ipul juga ikut duduk bersila bersama warga sekitar […]

  • Prediksi Performa Pertandingan Kashima Antlers dan Yokohama F. Marinos s J-League 6 Desember 2025

    Prediksi Performa Pertandingan Kashima Antlers dan Yokohama F. Marinos s J-League 6 Desember 2025

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kashima Antlers dan Yokohama F. Marinos adalah dua tim yang memiliki sejarah kompetitif dalam Liga J1 Jepang. Kedua klub ini sering menjadi pesaing utama dalam persaingan gelar juara, terutama pada musim 2025. Performa mereka di lapangan mencerminkan strategi dan kekuatan masing-masing tim, baik dari segi penyerangan maupun pertahanan. Statistik Utama Kashima Antlers Kashima Antlers […]

  • Karyawan Koperasi di Durenan Trenggalek, Dengan Sadis Aniaya Pacarnya 

    Karyawan Koperasi di Durenan Trenggalek, Dengan Sadis Aniaya Pacarnya 

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 154
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pelaku penganiayaan UA 29 tahun salah satu oknum karyawan koperasi swasta di Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, dengan sadis menyiksa pacarnya dan menyetubuhinya di dua tempat kejadian perkara (TKP). Korban adalah WSK 25 tahun warga Kecamatan Rejoagung, Kabupaten Tulungagung, usai melapokan kasus penganiayaan ke Polres Trenggalek, mengatakan, bahwa ada dua tempat penganiayaan yang dilakukan […]

  • Pangdam V/Brawijaya Dampingi Danpuspomad Tinjau Penguatan Fasilitas Pomdam di Surabaya

    Pangdam V/Brawijaya Dampingi Danpuspomad Tinjau Penguatan Fasilitas Pomdam di Surabaya

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 70
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menjadi pusat kegiatan ketika Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin M.A. bersama tiga Perwira Tinggi lainnya mendampingi Danpuspomad Mayjen TNI Eka Wijaya Permana S.H. dalam kunjungan kerja yang menyoroti percepatan pembangunan fasilitas serta kesiapan personel Pomdam V/Brawijaya sebagai bagian penguatan pembinaan. “Kesiapan satuan harus selalu terjaga,” tegas Danpuspomad. Rangkaian kegiatan dibuka dengan peresmian […]

expand_less