Penjualan Mobil Hybrid Indonesia Anjlok di Oktober 2025
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Penjualan mobil hibrida di pasar lokal mengalami penurunan yang cukup signifikan pada bulan Oktober 2025.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan kendaraan HEV dari pabrik ke diler (wholesales) mencapai 5.371 unit, turun sebesar 22,9 persen dibandingkan pencapaian bulan sebelumnya yang berada di angka 6.967 unit.
Penurunan ini berbanding terbalik dengan kinerja pasar otomotif nasional yang sedang mengalami pertumbuhan sebesar 19,2 persen per bulan dari 62.077 unit menjadi 74.019 unit.
Di tengah penyesuaian pasar, Toyota Kijang Innova Zenix HEV kembali mendominasi segmen tersebut.

MPV dengan mesin ganda ini mencatatkan penjualan sebanyak 2.139 unit, mengalami penurunan kecil sekitar 1,5 persen dibandingkan September 2025.
Peringkat kedua, Suzuki XL7 Hybrid mencatat penjualan sebanyak 772 unit, mengalami kenaikan signifikan sebesar 23 persen, mengungguli saingan utama seperti Honda HR-V e:HEV.
Berikut adalah beberapa variasi dari kalimat tersebut: 1. Suzuki Fronx Hybrid mencatatkan penjualan sebanyak 627 unit, meskipun mengalami penurunan sebesar 21 persen dibanding bulan sebelumnya. 2. Dalam penjualan terbaru, Suzuki Fronx Hybrid berhasil meraih 627 unit, namun mengalami penurunan 21 persen dibandingkan bulan sebelumnya. 3. Jumlah penjualan Suzuki Fronx Hybrid mencapai 627 unit, meskipun turun 21 persen dibandingkan bulan lalu. 4. Suzuki Fronx Hybrid mampu menjual 627 unit, tetapi mengalami penurunan sebesar 21 persen dibandingkan bulan sebelumnya. 5. Penjualan Suzuki Fronx Hybrid berada di angka 627 unit, meski mengalami penurunan 21 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Model yang sebelumnya memperoleh perhatian pasar, Tiggo Cross CSH, juga mengalami perubahan.
Pada bulan Oktober 2025, penyebaran SUV murah dari Chery mencapai 388 unit, mengalami penurunan signifikan sekitar 63 persen dibandingkan pencapaian 1.042 unit pada September 2025.
Sementara itu, Honda HR-V e:HEV mengalami penurunan yang signifikan menjadi 509 unit atau sekitar 59 persen, kini berada di posisi ke-4.
Di sisi lain, Toyota Yaris Cross HEV mengalami peningkatan signifikan menjadi 327 unit, naik lebih dari 49 persen dibandingkan 219 unit pada bulan sebelumnya.
Sementara itu, Suzuki Ertiga Hybrid kembali tidak mendistribusikan produk terbarunya ke para diler selama enam bulan berurutan.

Berikut data penjualan mobil hibrida di Indonesia pada bulan Oktober 2025:
1. Toyota Kijang Innova Zenix HEV: 2.139 unit 2. Toyota Kijang Innova Zenix HEV: 2.139 unit 3. Toyota Kijang Innova Zenix HEV: 2.139 unit 4. Toyota Kijang Innova Zenix HEV: 2.139 unit 5. Toyota Kijang Innova Zenix HEV: 2.139 unit
2. Suzuki XL7 Hybrid: 772 unit
3. Suzuki Fronx Hybrid: 627 unit
4. Honda HR-V e:HEV: 509 unit
5. Chery Tiggo Cross CSH: 388 unit
6. Toyota Yaris Cross HEV: 327 unit
7. Toyota Alphard HEV: 98 unit
8. Honda Step WGN RS e:HEV: 94 unit
9. Hyundai Palisade Hybrid: 91 unit
10. BAIC BJ 30: 65 unit
11. Perbandingan MG vs HEV: 41 unit
12. Toyota Camry Hybrid: 35 unit
13. Lexus LM 350h: 34 unit
14. Honda Civic Hybrid: 29 unit
15. Honda CR-V e:HEV: 27 unit
16. Hyundai Santa Fe HEV: 24 unit
17. Toyota Corolla Altis Hybrid: 22 unit
18. Toyota Vellfire Hybrid: 19 unit
19. Toyota Corolla Cross Hybrid: 10 unit
20. GWM Tank 3000 HEV: 6 unit
21. GWM Tank 5000 HEV: 4 unit
22. Lexus RX 350h: 3 unit
23. Wuling Almaz Hybrid: 3 unit
24. GWM Haval Jolion: 2 unit
25. GWM Haval H6: 1 unit
26. Lexus LBX HEV: 1 unit

>
>
>

Saat ini belum ada komentar