Waskita Karya Optimis Tambah Proyek Infrastruktur Berkat Peningkatan Anggaran PU
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 10 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Peningkatan anggaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menjadi Rp118,5 triliun pada tahun 2026 memberikan dorongan signifikan bagi PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Perusahaan konstruksi pelat merah ini mengklaim bahwa peningkatan dana tersebut memicu optimisme untuk menyerap lebih banyak proyek baru dalam beberapa bulan mendatang.
Berdasarkan data terbaru, Waskita Karya telah mengamankan Nilai Kontrak Baru sebesar Rp3,1 triliun hingga Maret 2026. Dari total kontrak yang diraih, sebagian besar berasal dari proyek pemerintah pusat dengan kontribusi mencapai 60,2 persen. Sementara itu, sektor swasta menyumbang 17,1 persen, anak usaha 13,7 persen, dan proyek pemerintah daerah sebesar 8,9 persen.
Proyek Infrastruktur Jadi Prioritas Utama
Jika ditinjau dari jenis pekerjaan, sektor infrastruktur konektivitas menjadi penopang utama dengan kontribusi 46 persen. Diikuti oleh proyek infrastruktur air sebesar 33,9 persen, sedangkan pengerjaan gedung hanya mencakup 6,3 persen dari total kontrak baru.
Dalam keterangannya, Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, menjelaskan bahwa perusahaan tetap selektif dalam memilih proyek yang akan dikerjakan. “Kami fokus pada proyek dengan skema pembayaran bulanan dan memiliki uang muka,” jelasnya.
Strategi Pengelolaan Risiko dan Kualitas Proyek
Komitmen manajemen dalam menjaga mutu pengerjaan di lapangan menjadi prioritas utama. Ermy Puspa Yunita menegaskan bahwa pihak manajemen terus berkomitmen menjaga kualitas pengerjaan proyek. Penerapan tata kelola perusahaan yang baik serta penguatan manajemen risiko di lingkungan internal menjadi strategi utama korporasi dalam mewujudkan komitmen tersebut.
Rekam jejak satu dekade terakhir menunjukkan bahwa Waskita Karya telah merampungkan pembangunan 92 jalan tol, 41 jaringan irigasi, 30 bendungan, 20 rumah sakit, dan 15 sarana pendidikan.
Proyek Strategis Tahun 2026
Agenda kerja emiten konstruksi pelat merah ini pada tahun 2026 mencakup sejumlah proyek strategis. Salah satunya adalah penataan kawasan pascabencana di Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Aceh Timur. Selain itu, Waskita Karya juga menangani pemulihan darurat bencana pada ruas Kota Bireuen-Kota Takengon, pembangunan jalan jembatan di Aceh Tengah, hingga proyek Terminal Bandara Internasional Presidente Nicolau Lobato di Timor Leste.
Analisis dan Rekomendasi
Dengan peningkatan anggaran PU dan pencapaian yang signifikan, Waskita Karya memiliki peluang besar untuk meningkatkan kinerja tahun ini. Namun, kehati-hatian dalam memilih proyek tetap menjadi kunci kesuksesan. Manajemen harus terus memastikan kualitas dan efisiensi dalam pengerjaan proyek agar dapat memenuhi harapan pemerintah dan masyarakat.
FAQ
Apa saja proyek utama yang dikerjakan Waskita Karya pada 2026?
Waskita Karya fokus pada proyek infrastruktur seperti penataan kawasan pascabencana, pemulihan darurat bencana, pembangunan jalan jembatan, dan proyek terminal bandara internasional di Timor Leste.
Bagaimana strategi Waskita Karya dalam memilih proyek?
Perusahaan tetap selektif dengan memprioritaskan proyek yang memiliki skema pembayaran bulanan dan uang muka.
Apa tujuan utama Waskita Karya dalam pengelolaan risiko?
Tujuan utamanya adalah menjaga kualitas pengerjaan proyek dan memastikan tata kelola perusahaan yang baik.***

>
>

Saat ini belum ada komentar