Waspada! Banjir Rob di Pesisir Surabaya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 15 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Banjir rob kembali menjadi perhatian masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan mengenai potensi genangan air laut yang diprediksi terjadi selama enam hari, mulai 16 hingga 21 Mei 2026. Peringatan ini dikeluarkan karena adanya pasang maksimum akibat fenomena bulan baru.
Menurut Sutarno, Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, pasang air laut maksimum dapat mencapai tinggi 120-160 cm dari permukaan air laut. Genangan air laut tersebut berpotensi mencapai ketinggian 10–40 cm di daratan.
Wilayah Terdampak Banjir Rob
Beberapa wilayah yang akan terkena dampak banjir rob antara lain:
- Surabaya Barat, khususnya Kecamatan Benowo
- Surabaya Utara, termasuk Pelabuhan dan Kenjeran
- Surabaya Timur
- Wilayah luar Surabaya seperti Gresik, Lamongan, Tuban, Sidoarjo, Pasuruan, Probolinggo, Jember, Banyuwangi, dan sebagian Madura.
Di Madura, wilayah yang terdampak meliputi Bangkalan Selatan, Kuanyar, Sukolilo, Sampang, sepanjang Selat Madura, dan Kreseh.
Waktu Terjadinya Banjir Rob
Genangan air laut diperkirakan terjadi pada pagi hingga siang hari, yaitu antara pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB. Dampaknya bisa mengganggu aktivitas masyarakat di wilayah pesisir.
Dampak yang Dapat Terjadi
Sutarno menekankan bahwa banjir rob dapat memengaruhi beberapa aspek kehidupan masyarakat. Antara lain:
- Gangguan transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir
- Aktivitas petani garam dan perikanan
- Kegiatan bongkar muat di Pelabuhan
Peringatan dari BMKG
BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada. Masyarakat yang tinggal di daerah pesisir disarankan untuk selalu memperhatikan informasi dan peringatan dari BMKG.
Kesiapan Bersama
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk mempersiapkan diri dengan langkah-langkah pencegahan. Misalnya, memastikan saluran air lancar dan tidak mengalami penyumbatan.
Langkah Pencegahan
Beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh masyarakat antara lain:
- Memantau informasi cuaca secara berkala
- Menyediakan alat pengamanan bagi rumah dan usaha yang berada di daerah pesisir
- Melakukan pembersihan saluran air untuk mencegah genangan air yang berlebihan
Dengan persiapan yang baik, masyarakat dapat lebih siap menghadapi kondisi alam yang tidak terduga.***
- Penulis: Diagram Kota

>
>

Saat ini belum ada komentar