Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Kiper Manchester United yang Gagal dan Harapan untuk Masa Depan

Kiper Manchester United yang Gagal dan Harapan untuk Masa Depan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Edwin van der Sar, kiper legendaris Manchester United, memberikan wawasan mendalam tentang kegagalan Andre Onana di Old Trafford. Van der Sar, yang memenangkan empat gelar Premier League dan mencapai tiga final Liga Champions bersama klub tersebut, mengenal Onana dengan baik dari masa jabatannya sebagai CEO Ajax. Ia mengharapkan pemain internasional Kamerun itu akan sukses di klub, tetapi nyatanya tidak seperti yang diharapkan.

Onana didatangkan dari Inter dengan biaya £47 juta ($63 juta) pada 2023 untuk menggantikan David de Gea. Namun, permulaannya di Old Trafford berjalan buruk ketika ia kebobolan gol dari tendangan lob dari garis tengah lapangan pada pertandingan pertamanya. Kesalahan ini menjadi awal dari banyak kesalahan besar yang terus menghantui kampanye Liga Champions United.

Kegagalan Onana semakin diperparah oleh komentar Nemanja Matic, mantan gelandang United, yang menyebutnya sebagai “kiper terburuk dalam sejarah Man United”. Pada pertandingan perempat final Liga Europa musim lalu melawan Lyon, Onana membuat dua kesalahan yang berujung pada gol dalam hasil imbang 2-2 pada leg pertama. Malam yang tak terlupakan juga terjadi saat ia membuat dua kesalahan yang berujung pada gol dalam kekalahan memalukan di Carabao Cup melawan Grimsby Town. Beberapa hari kemudian, ia dipinjamkan ke klub Turki Trabzonspor. Kejatuhannya mencapai titik terendah ketika ia dicoret dari skuad Kamerun untuk Piala Afrika.

Kualitas Onana yang Tidak Terwujud

Van der Sar menjelaskan bahwa Onana memiliki kualitas yang luar biasa, termasuk refleks dan kaki yang baik. Namun, ia memiliki “kesalahan aneh dalam dirinya” yang membuat orang bertanya-tanya bagaimana bisa melakukan hal tersebut. Menurut Van der Sar, masalah utama adalah stabilitas. Manchester United belum memiliki stabilitas dalam enam atau tujuh tahun terakhir karena perubahan barisan belakang, bek tengah, gelandang, dan pelatih.

Ia menilai bahwa sulit bagi pemain baru untuk masuk ke lingkungan di mana ekspektasi tinggi, tidak hanya untuk kiper tetapi juga untuk sayap atau gelandang. Banyak pemain yang datang ke sini dalam delapan atau sembilan tahun terakhir belum mencapai level yang diharapkan.

Van der Sar yakin bahwa Onana akan sukses saat pertama kali datang ke sini. Ia melihatnya di Ajax dan di Italia, di mana Onana tampil baik dan bahkan tampil di final Liga Champions. Ia percaya bahwa ini adalah pasangan yang sempurna.

Senne Lammens, Harapan Baru untuk Manchester United

Manchester United telah merekrut Senne Lammens untuk menggantikan Onana setelah menolak kesempatan untuk merekrut Emi Martinez, pemenang Piala Dunia. Pemain Belgia ini telah menjadi sukses besar di United sejauh ini, tidak melakukan kesalahan besar yang sering dilakukan Onana dan memberikan keamanan tambahan bagi tim Red Devils yang berusaha finis di empat besar.

Van der Sar terkesan dengan pemain berusia 23 tahun ini. Ia mengatakan bahwa Lammens bermain dengan baik. Meskipun hanya tujuh atau delapan bulan, tampaknya dia sudah memahami intensitas Premier League. Ia melihat Lammens mengejar bola di area penalti dan menguasainya dengan percaya diri, melakukan penyelamatan saat dibutuhkan tanpa berusaha melakukan penyelamatan saat tidak perlu.

Van der Sar percaya bahwa Lammens memiliki paket yang baik untuk bertahan lama di Manchester United. Meskipun ia tidak berada di sini setiap hari dan tidak melihat semua pertandingan, ia melihat potensi besar dari pemain muda ini.

Michael Carrick dan Budaya Manchester United

Van der Sar bermain bersama Michael Carrick selama lima musim di United dan yakin bahwa Setan Merah mulai terlihat seperti diri mereka yang dulu di bawah kepemimpinan mantan gelandang tersebut. Ia menjelaskan bahwa Manchester United memiliki budaya yang unik, seperti Manchester City yang memiliki budaya yang benar-benar berbeda.

Ia menyebut tiga pertandingan terakhir yang dimainkan Manchester United terlihat sedikit seperti tim United dari masa lalu. Ini menyenangkan untuk dilihat oleh para penggemar, keyakinan yang mereka dapatkan, dukungan yang tim dapatkan – mencetak gol di menit terakhir! Selama tim bisa melakukan itu dalam pertandingan, mengarahkan bola ke gawang, dan mencetak gol, itu adalah sesuatu yang perlu dipercayai.

Van der Sar menambahkan bahwa jika tim bisa percaya pada diri sendiri – dan mereka adalah pemain yang bagus – tetapi mereka membutuhkan struktur tertentu untuk mengeluarkan kualitas terbaik dari mereka.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kembali ke Akar: Menghidupkan Malam Nishfu Sya’ban dengan Kesadaran Ibadah

    Kembali ke Akar: Menghidupkan Malam Nishfu Sya’ban dengan Kesadaran Ibadah

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 97
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Malam Nishfu Sya’ban, yang sering dianggap sebagai momen biasa dalam kalender Islam, sebenarnya memiliki makna mendalam yang terkait erat dengan nilai-nilai spiritual dan kesadaran diri. Dalam konteks yang lebih luas, malam ini menjadi momen penting untuk merenung, memperbaiki diri, serta menjalin hubungan yang lebih baik dengan sesama dan Tuhan. Ustaz Abdul Somad (UAS) menyoroti […]

  • Yunarto Wijaya, Direktur Eksekutif Charta Politika

    Analisis Utang Whoosh: Harapan Pak Prabowo Pahami Kebocoran di Hilir

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 249
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Yunarto Wijaya, Direktur Eksekutif Charta Politika, berharap Presiden RI, Prabowo Subianto memahami kebocoran keuangan negara bukan hanya terjadi di hulu tetapi juga berasal dari perencanaan kebijakan yang tidak tepat. Yunarto menyampaikan harapan tersebut dalam dialog Kompas Petang, Kompas TV dengan topik “Ribut Utang Whoosh, Prabowo: Saya Bertanggung Jawab”, Selasa (4/11/2025). Dialog tersebut mengupas pernyataan […]

  • Persebaya Surabaya: Pencapaian di Super League Meski Tantangan Berat

    Persebaya Surabaya: Pencapaian di Super League Meski Tantangan Berat

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 85
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya, salah satu klub sepak bola legendaris di Indonesia, berhasil menempati posisi tujuh dalam klasemen Super League 2025/2026. Meskipun berada di tengah-tengah klasemen, prestasi ini menjadi bukti bahwa klub asal Jawa Timur ini masih mampu bersaing dengan tim-tim besar lainnya. Prestasi yang Mengesankan Meski tidak berada di puncak klasemen, Persebaya Surabaya tetap menjadi […]

  • Ramalan Zodiak 27 November 2025: Jangan Ketinggalan!

    Ramalan Zodiak 27 November 2025: Jangan Ketinggalan!

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 153
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ramalan zodiak Kamis 27 November 2025 lebih meyakinkan. Maka perhatikan jangan lewatkan. Supaya tahu dimana letak kepastiannya. Ini dia ulasannya dikutip dari Hindustan Times. 1. Aries Besok akan tiba saat yang kering dan berdebu untuk diam. Kamu sebaiknya merespons bukan bereaksi, dan kamu sebaiknya merasa lebih tenang, agar kamu bisa memanfaatkan waktu duduk […]

  • FIFA Menghukum Mantan Manajer Timnas Indonesia dengan Sanksi Berat

    FIFA Menghukum Mantan Manajer Timnas Indonesia dengan Sanksi Berat

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 159
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – FIFA, lembaga tertinggi sepak bola dunia, telah mengambil tindakan tegas terhadap mantan manajer tim nasional Indonesia, Sumardji. Putusan ini dijatuhkan setelah ditemukan bahwa ia melanggar aturan disiplin FIFA dalam sebuah insiden yang terjadi saat pertandingan krusial antara Indonesia dan Irak pada Oktober 2025. Sanksi yang diberikan mencakup larangan untuk mendampingi tim selama 20 pertandingan […]

  • Hasil Uji Lab Pertalite yang Bikin Mogok Motor di Jawa Timur

    Hasil Uji Lab Pertalite yang Bikin Mogok Motor di Jawa Timur

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 225
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) turun langsung ke lapangan untuk memastikan kualitas bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jawa Timur. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sampel Pertalite dari […]

expand_less