Perubahan Strategi Investasi Properti Mochtar Riady
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemilik Lippo Group, Mochtar Riady, sedang mempertimbangkan untuk menjual salah satu gedung pencakar langit terbesar di Singapura. Gedung yang dikenal sebagai One Raffles Place ini menjadi fokus utama dalam rencana strategis keluarga Riady. Dengan nilai taksiran mencapai 31,89 triliun rupiah, properti ini menjadi aset yang sangat bernilai bagi perusahaan.
Struktur dan Fasilitas One Raffles Place
One Raffles Place terdiri dari beberapa bagian yang menawarkan ruang sewa yang luas. Gedung ini memiliki menara perkantoran setinggi 62 lantai, blok 38 lantai, serta podium retail dengan 6 lantai. Total luas ruang sewa mencapai lebih dari 65.000 meter persegi. Hal ini membuat gedung ini menjadi salah satu pusat bisnis yang paling diminati di kawasan CBD Singapura.
Pemilik dan Manajemen Aset
OUE REIT, yang merupakan unit manajemen properti dari OUE Ltd milik keluarga Riady, mengelola kepemilikan efektif atas One Raffles Place sekitar 68 persen. Anak Mochtar Riady, Stephen, bertanggung jawab atas operasional unit tersebut. Dengan nilai aset sebesar 1,9 miliar dolar Singapura atau sekitar 25,23 triliun rupiah pada akhir Desember 2025, One Raffles Place menjadi salah satu aset utama dalam portofolio keluarga Riady.
Proses Penjualan dan Minat Pasar
Manajer OUE REIT menyatakan bahwa saat ini sedang dilakukan survei untuk mengukur minat pasar terhadap One Raffles Place. Meskipun tidak ada jaminan transaksi akan terjadi, proses ini menjadi langkah penting dalam mengevaluasi potensi penjualan. “Manajer akan menentukan tindakan yang tepat pada waktunya dengan mempertimbangkan hasil dari evaluasi dan kepentingan terbaik dari semua pemegang unit OUE REIT,” ujar mereka.
Tren Investasi di Singapura
Singapura terus menarik minat investor institusional karena kondisi ekonomi yang stabil dan suku bunga yang rendah. Menurut data dari CBRE, volume investasi di sektor hotel, perkantoran, dan retail meningkat sebesar 18 persen menjadi 33,9 miliar dolar Singapura pada tahun 2025. Hal ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap aset berkualitas tinggi di kawasan CBD Singapura sangat kuat.
“Ada permintaan yang kuat dari investor institusional untuk aset CBD kelas A berkualitas tinggi dengan pasokan baru yang terbatas dan permintaan yang kuat,” kata Vijay Natarajan, analis dari RHB Bank di Singapura.
Alasan Penjualan
Selain tren investasi yang positif, alasan lain di balik rencana penjualan ini adalah strategi diversifikasi portofolio. Keluarga Riady mungkin ingin memfokuskan investasi pada sektor lain yang lebih menjanjikan atau berpotensi memberikan keuntungan lebih besar. Dengan menjual One Raffles Place, mereka bisa memperoleh dana segar untuk proyek baru atau pengembangan aset lainnya.
Peran Konsultan Properti
Penjualan One Raffles Place ditangani oleh dua konsultan properti ternama, yaitu CBRE dan JLL. Kedua perusahaan ini memiliki reputasi yang baik dalam menangani transaksi properti besar dan kompleks. Mereka akan membantu dalam menentukan harga jual yang sesuai dengan nilai pasar saat ini.
Rencana penjualan One Raffles Place oleh keluarga Riady menunjukkan perubahan strategi dalam pengelolaan aset properti. Dengan nilai taksiran yang sangat tinggi dan permintaan pasar yang kuat, transaksi ini bisa menjadi salah satu transaksi properti terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Namun, hingga saat ini, belum ada kepastian apakah penjualan ini akan terwujud atau tidak.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar