Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Latar Belakang dan Konteks Ideologi dari Slogan “Travail, Famille, Patrie”

Latar Belakang dan Konteks Ideologi dari Slogan “Travail, Famille, Patrie”

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 11 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Slogan yang terdiri dari tiga kata: “travail, famille, patrie” telah menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Prancis setelah digunakan oleh Martine Vassal dalam sebuah debat politik. Meski tampak sederhana, makna dari kata-kata ini memiliki sejarah panjang yang terkait dengan era pemerintahan Maréchal Philippe Pétain pada masa Perang Dunia Kedua.

Sejarah istilah ini berawal dari penggunaan awalnya oleh kelompok-kelompok politik di Prancis sebelum era Pétain. Salah satunya adalah Fédération nationale des Jaunes de France, sebuah organisasi buruh yang aktif antara tahun 1902 hingga 1912. Kelompok ini mengusung ide-ide nasionalis dan antisemitisme, serta mencoba menjadi pesaing bagi CGT (Confédération Générale du Travail).

Pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, slogan ini mulai muncul kembali dalam konteks politik nasional. Di bawah kepemimpinan kolonel de La Rocque, kelompok Croix-de-Feu memperkuat gagasan tentang “nationale chrétienne”, yang menekankan nilai-nilai tradisional dan nasionalis. Pada saat itu, gerakan ini dilihat sebagai bentuk perlawanan terhadap kekuatan sosialis dan komunis yang semakin kuat di Prancis.

Penggunaan Slogan dalam Era Pétain

Setelah kekalahan Prancis dalam Perang Dunia I, slogan “travail, famille, patrie” dipilih sebagai dasar dari program “Révolution nationale” yang dijalankan oleh Pétain. Ia menggantikan devise republikan “liberté, égalité, fraternité” dengan motto ini. Tujuan dari devise ini adalah untuk menciptakan kembali identitas nasional Prancis yang lebih konservatif, dengan fokus pada kerja keras, keluarga, dan cinta tanah air.

Dalam praktiknya, kebijakan yang dijalankan Pétain melibatkan pembatasan hak buruh, seperti larangan aksi mogok dan penghapusan minggu kerja 40 jam. Selain itu, ia juga mempromosikan kebijakan natalis untuk meningkatkan jumlah penduduk, serta memperkuat rasa nasionalisme dan loyalitas terhadap pemerintah.

Reaksi dan Kontroversi

Ketika Martine Vassal menggunakan slogan ini dalam debat politik, banyak orang langsung menghubungkannya dengan era Pétain. Benoît Payan, seorang tokoh Partai Sosialis, langsung menegaskan bahwa slogan tersebut merupakan bagian dari ideologi Pétain. Ini menunjukkan bahwa penggunaan kata-kata tertentu bisa memicu reaksi emosional, terutama jika berkaitan dengan masa lalu yang gelap.

Meskipun Vassal menyatakan bahwa nilai-nilainya tidak pernah berubah, banyak pihak merasa bahwa penggunaan istilah ini bisa dianggap sebagai upaya untuk memperkuat narasi nasionalis yang sering dikaitkan dengan pemerintahan Pétain. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana nilai-nilai tradisional dapat dikaitkan dengan ideologi yang lebih radikal.

Masa Depan Diskusi Politik

Perdebatan ini menunjukkan betapa pentingnya pemahaman sejarah dalam dunia politik modern. Kata-kata yang tampak biasa justru bisa memiliki makna yang dalam, terutama ketika mereka terkait dengan periode historis yang sensitif. Dengan demikian, diskusi tentang nilai-nilai yang dipegang oleh para tokoh politik harus dilakukan dengan hati-hati dan penuh kesadaran akan konteks sejarah.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jatim

    Khofifah Buka Suara Usai Diperiksa KPK Soal Dana Hibah Jatim

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 189
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan keterangannya kepada awak media usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Kamis (10/7/2025). Pemeriksaan dilakukan terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana hibah kepada kelompok masyarakat (Pokmas) dari APBD Jatim tahun anggaran 2021 hingga 2024. Khofifah keluar dari ruang […]

  • Banjir Landa Tiga RT di Gayam Kediri

    Sungai Bendokrosok Meluap, 62 KK di Manyaran Kediri Terendam Banjir 60 Cm

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 125
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Kediri menyebabkan banjir meluap di Dusun Putat Desa Manyaran Kecamatan Banyakan, Minggu (16/11/2025). Sampai malam, air dengan ketinggian 10 hingga 60 sentimeter masih meliputi jalan desa serta beberapa rumah penduduk. Banjir terjadi karena Sungai Bendokrosok tidak mampu menyerap volume air hujan yang turun dalam waktu yang […]

  • Jawa Timur Menuju Pusat Ekonomi Syariah Nasional

    Jawa Timur Menuju Pusat Ekonomi Syariah Nasional

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 179
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jawa Timur, dengan populasi muslim yang mencapai lebih dari 90%, memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan ekonomi syariah nasional. Provinsi ini memiliki berbagai keunggulan yang mendukung pertumbuhan ekonomi syariah, mulai dari jumlah pondok pesantren dan masjid yang melimpah, hingga kinerja ekonomi syariah yang solid. Hal tersebut disampaikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur […]

  • 6 Weton Waseso Segoro, Rezeki Tak Terbatas Menurut Primbon Jawa

    6 Weton Waseso Segoro, Rezeki Tak Terbatas Menurut Primbon Jawa

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 240
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Setiap individu pasti menginginkan kehidupan yang damai dengan penghasilan yang cukup bahkan melimpah. Berdasarkan perhitungan primbon Jawa, terdapat beberapa hari lahir yang dianggap memiliki keberuntungan luar biasa dalam hal rezeki. Dikutip dari situs YouTube Pandawa Cirebon, enam hari lahir ini termasuk dalam kategori watak Waseso Segoro. Maksudnya, orang yang memiliki hari lahir tersebut memiliki […]

  • Anggota DPRD Fraksi Gerindra Deli Serdang , Muhammad Dahnil Ginting

    Anggota DPRD Fraksi Gerindra Deli Serdang Muhammad Dahnil Ginting Bantu Korban Banjir

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 86
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang, Muhammad Dahnil Ginting, yang merupakan anggota Fraksi Partai Gerindra, menunjukkan perhatian besar terhadap warga yang terkena dampak banjir. Ia tidak hanya sekadar memberikan bantuan, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi masyarakat secara langsung. Bantuan yang disalurkan oleh Muhammad Dahnil Ginting berupa kebutuhan pokok seperti makanan, air […]

  • Demo Jilid 2 di Pati Diperhitungkan, Koordinator AMPB Buka Suara

    Demo Jilid 2 di Pati Diperhitungkan, Koordinator AMPB Buka Suara

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Rencana Demo Masyarakat Pati Bersatu di Dua Kantor Partai Politik DIAGRAMKOTA.COM – Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang kini berubah nama menjadi Masyarakat Pati Bersatu (MPB) telah merencanakan aksi demo pada hari Jumat, 19 September 2025. Aksi ini akan dilakukan di dua lokasi, yaitu kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra dan DPC Partai PDIP di […]

expand_less