Cuaca Ekstrem Pengaruhi Jadwal Kompetisi Olimpiade Musim Dingin di Livigno
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 8 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Cuaca buruk yang melanda kota Livigno, Italia, memaksa penyelenggara Olimpiade Musim Dingin untuk menunda beberapa acara kompetisi. Kondisi salju lebat dan suhu dingin ekstrem menjadi alasan utama penundaan tersebut. Kedua peristiwa yang terkena dampak adalah final slopestyle snowboard putri dan kualifikasi freestyle aerials putri.
Pihak penyelenggara mengungkapkan bahwa kondisi cuaca tidak memungkinkan pelaksanaan kualifikasi untuk cabang freestyle aerials putri. Salju yang terus turun bisa mengurangi visibilitas dan memengaruhi kecepatan atlet saat melakukan lompatan di area Livigno Aerials dan Moguls Park. Petugas terlihat sibuk membersihkan salju dari lintasan agar tetap aman untuk digunakan.
Suhu di kawasan tersebut mencapai 21 derajat di bawah nol, menjadikannya salah satu wilayah paling dingin di Eropa. Meskipun para atlet telah melakukan latihan sebelumnya, penyelenggara memutuskan untuk menunda kompetisi karena risiko keselamatan yang tinggi.
Atlet Terbaik yang Ikut dalam Kompetisi
Dalam kualifikasi freestyle aerials putri, beberapa atlet terbaik dunia turut serta. Xu Mengtao dari Tiongkok, juara bertahan, dan Hanna Huskova dari Belarusia, peraih medali perak tahun lalu, merupakan dua nama besar yang akan bersaing. Keduanya berkompetisi sebagai atlet netral akibat situasi politik di negara masing-masing.
Setelah memantau cuaca selama beberapa jam dengan harapan bisa memulai kompetisi lebih lanjut, penyelenggara akhirnya memutuskan untuk menunda acara tersebut. Sampai saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai jadwal baru untuk kualifikasi putri maupun putra.
Di tempat lain, final slopestyle snowboard putri juga ditunda. Acara yang semula dijadwalkan pada siang hari di Livigno Snow Park akan dilakukan pada hari lain. Slopestyle adalah cabang olahraga yang melibatkan atlet snowboard yang harus melewati berbagai rintangan logam dan struktur lainnya.
Favorit dan Rival dalam Final Slopestyle
Zoi Sadowski-Synnott dari Selandia Baru, yang menjadi juara emas Olimpiade dan juara dunia, dianggap sebagai favorit dalam final slopestyle. Ia memimpin kualifikasi dengan performa yang sangat baik. Salah satu rival terberatnya diperkirakan adalah Murase Kokomo dari Jepang, yang juga memiliki kemampuan luar biasa dalam cabang ini.
Meskipun cuaca ekstrem menyebabkan penundaan, para atlet tetap optimis bahwa kompetisi akan berlangsung sesuai rencana. Mereka berharap cuaca akan membaik dalam beberapa hari ke depan sehingga dapat melanjutkan pertandingan tanpa gangguan.
Penyelenggara Olimpiade Musim Dingin terus memantau perkembangan cuaca dan akan memberikan pengumuman resmi jika ada perubahan jadwal. Para penggemar olahraga internasional menantikan bagaimana atlet-atlet terbaik dunia akan menghadapi tantangan ini dan menunjukkan bakat mereka di ajang bergengsi tersebut.***

>
>
>
Saat ini belum ada komentar