Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Tradisi Pembersihan Kelenteng di Surabaya Jelang Tahun Baru Imlek

Tradisi Pembersihan Kelenteng di Surabaya Jelang Tahun Baru Imlek

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pada setiap tahun, masyarakat Tionghoa di berbagai daerah Indonesia khususnya Surabaya melakukan persiapan khusus menjelang perayaan Tahun Baru Imlek. Salah satu tradisi yang menjadi bagian dari persiapan tersebut adalah pembersihan kelenteng. Di Kelenteng Hong San Ko Tee, pengurus dan komunitas setempat terlibat dalam kegiatan pembersihan menyeluruh yang dilakukan secara ritualistik.

Persiapan Ritual Khusus untuk Menyambut Tahun Baru

Pembersihan kelenteng tidak hanya sekadar membersihkan bangunan, tetapi juga memiliki makna spiritual yang mendalam. Aktivitas ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap para dewa dan upaya untuk menyucikan tempat ibadah sebelum memasuki tahun baru. Menurut Robertus, pengelola Kelenteng Hong San Ko Tee, pembersihan dilakukan setelah momen yang diyakini sebagai waktu “naiknya” para dewa ke langit untuk melaporkan perjalanan umat selama setahun.

“Pembersihan dilakukan setelah momen yang diyakini sebagai waktu ‘naiknya’ para dewa ke langit untuk melaporkan perjalanan umat selama setahun,” ujarnya.

Proses Pembersihan yang Memakan Waktu

Proses pembersihan ini memakan waktu antara satu hingga dua hari, tergantung pada jumlah tenaga yang terlibat. Para pengurus dan orang-orang yang sudah lama berkegiatan di kelenteng biasanya menjadi pihak yang terlibat dalam pembersihan ini. Mereka diberikan penjelasan tentang cara pembersihan yang tepat dan penghormatan terhadap benda-benda suci.

“Beberapa rupang dibersihkan menggunakan air teh panas atau air kembang. Sementara untuk bahan porselen digunakan sabun lembut tanpa deterjen keras,” tambahnya.

Keberlanjutan Tradisi dengan Penyesuaian Modern

Selain pembersihan, pengurus kelenteng juga mengganti lampu-lampu yang lama dengan yang baru untuk menciptakan suasana yang lebih terang pada saat Imlek. Semua persiapan ini dilakukan sepekan sebelum perayaan, demi menyambut Tahun Baru Imlek dengan penuh keberkahan dan kesucian.

Keterlibatan Komunitas Lokal

Pembersihan kelenteng juga menjadi ajang silaturahmi antar komunitas lokal. Banyak warga setempat yang turut serta dalam kegiatan ini, baik sebagai relawan maupun sebagai pengunjung yang ingin merasakan atmosfer religius dan budaya yang kental.

Penggunaan Bahan Alami untuk Merawat Benda Suci

Bahan-bahan yang digunakan dalam pembersihan juga dipilih secara hati-hati. Air teh panas dan air kembang digunakan untuk membersihkan patung-patung dewa, sementara sabun lembut digunakan untuk bahan porselen agar tidak merusak keindahan dan nilai historis benda-benda tersebut.

Upacara Sembahyang Bersama

Pada malam pergantian tahun, tepat pukul 00.00, umat yang datang dijadwalkan mengikuti sembahyang bersama di kelenteng. Pada hari Imlek, umat akan datang secara bergantian untuk beribadah dan bersilaturahmi, merayakan momen penuh kebahagiaan dan harapan baru.

Pentingnya Tradisi dalam Budaya Nusantara

Tradisi pembersihan kelenteng tidak hanya menjadi bagian dari perayaan Imlek, tetapi juga menjadi simbol dari keharmonisan antara manusia dan alam, serta kepercayaan pada kekuatan spiritual. Dengan mempertahankan tradisi ini, masyarakat Tionghoa di Surabaya menunjukkan kekayaan budaya yang terus berkembang dan dilestarikan.

Tradisi pembersihan kelenteng di Surabaya menjelang Tahun Baru Imlek merupakan salah satu aspek penting dalam mempersiapkan diri menghadapi tahun baru. Melalui proses yang penuh makna dan penghormatan, masyarakat Tionghoa di Surabaya menunjukkan komitmen mereka terhadap kebudayaan dan agama yang mereka anut.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kondisi Stadion Butarque yang Menyedihkan Saat Derbi Rayo Vallecano vs Atlético Madrid

    Kondisi Stadion Butarque yang Menyedihkan Saat Derbi Rayo Vallecano vs Atlético Madrid

    • calendar_month 17 jam yang lalu
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 17
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Rayo Vallecano dan Atlético Madrid dalam laga derbi LaLiga EA Sports menunjukkan suasana yang sangat memprihatinkan. Stadion Butarque, yang biasanya menjadi tempat berlangsungnya pertandingan kandang Rayo, terlihat sepi dan tidak ramai. Hal ini disebabkan oleh kondisi rumput yang buruk, sehingga pertandingan harus digelar di stadion alternatif, yaitu Leganés. Penonton yang Sedikit Hadir […]

  • Groundbreaking Proyek Hilirisasi Fase I, PT Garam Bangun Pabrik Garam Olahan Segoromadu 2 di Gresik

    Groundbreaking Proyek Hilirisasi Fase I, PT Garam Bangun Pabrik Garam Olahan Segoromadu 2 di Gresik

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 40
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah bersama BUMN resmi memulai tahap awal proyek hilirisasi nasional melalui groundbreaking fase pertama sejumlah proyek strategis, salah satunya pembangunan Pabrik Garam Olahan Segoromadu 2 milik PT Garam (Persero) yang berlokasi di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Jum,at sore 6/2/2026. Direktur Supply Chain Management dan Teknologi Informasi ID FOOD, holding BUMN […]

  • Nggak jadi ke Persebaya Surabaya! Rodrigo Bassani malah ditawarkan main di tim K League 1

    Nggak jadi ke Persebaya Surabaya! Rodrigo Bassani malah ditawarkan main di tim K League 1

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 135
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Dikabarkan tak merapat ke Persebaya Surabaya, masa depan Rodrigo Bassani kini mengarah ke panggung yang lebih tinggi di Korea Selatan pada bursa transfer Januari 2026. Playmaker asal Brasil itu disebut-sebut akan ditawarkan ke klub-klub K League 1 setelah tampil gemilang dan membawa Bucheon FC 1995 menorehkan sejarah besar. Kabar ini otomatis memperkecil peluang […]

  • Komite Reformasi Polri Matangkan Agenda Pembenahan Regulasi

    Komite Reformasi Polri Matangkan Agenda Pembenahan Regulasi

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 60
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Komite Reformasi Polri mulai memasuki tahap pengambilan keputusan setelah lebih dari satu bulan menghimpun aspirasi publik terkait agenda percepatan reformasi kepolisian. Ketua Komite Reformasi Polri, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie mengatakan bahwa rapat Komisi Percepatan Reformasi yang digelar hari ini menjadi bagian dari proses finalisasi arah kebijakan yang akan disampaikan kepada Presiden. “Hari ini […]

  • BHS DPR RI

    DPR RI Desak Pabrik Emas di Kandangan Surabaya Ditutup, Warga Minta Penindakan Tegas

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 120
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mendesak Pemerintah Kota Surabaya segera menghentikan operasional pabrik peleburan emas PT Suka Jadi Logam (SJL) yang berlokasi di Jalan Raya Tengger Kandangan 92/58-1. Menurutnya, dugaan pelanggaran izin serta ancaman pencemaran lingkungan sudah cukup menjadi alasan untuk menutup aktivitas industri tersebut. “Prosedur IMB dan perizinan lainnya […]

  • Kasus Korupsi di Pertamina, Anak Riza Chalid

    Korupsi Pengadaan LNG: Mantan Direktur Pertamina Sebut Nicke Widyawati & Pihak Terkait Harus Bertanggung Jawab

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 68
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah kasus dugaan korupsi pengadaan Liquefied Natural Gas (LNG) yang merugikan negara hingga miliaran dolar Amerika Serikat kembali mencuri perhatian publik. Kasus ini melibatkan mantan pejabat PT Pertamina (Persero), termasuk sejumlah mantan petinggi perusahaan yang kini dianggap bertanggung jawab atas kerugian besar yang terjadi. Mantan Direktur Gas PT Pertamina, Hari Karyuliarto, menuding dua nama […]

expand_less