Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Kasus Korupsi Minyak Mentah: Kerry Adrianto Dituntut Denda Rp 13,4 Triliun

Kasus Korupsi Minyak Mentah: Kerry Adrianto Dituntut Denda Rp 13,4 Triliun

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Seorang pemilik perusahaan yang terlibat dalam dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina Persero dihadapkan dengan tuntutan hukuman berat. Muhammad Kerry Adrianto Riza, sebagai beneficial owner dari PT Orbit Terminal Merak (OTM), dituntut untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 13,4 triliun.

Kerugian Negara yang Mencapai Triliunan Rupiah

Dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, jaksa menilai bahwa tindakan Kerry bersama-sama dengan beberapa pihak lain telah menyebabkan kerugian keuangan negara yang sangat besar. Uang pengganti ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu:

  • Rp 2,9 triliun sebagai kerugian keuangan negara.
  • Rp 10,5 triliun sebagai ganti rugi atas kerugian perekonomian negara.

Jika Kerry tidak mampu membayar denda tersebut, aset dan harta bendanya akan disita dan dilelang oleh negara. Jika jumlah uang hasil lelang masih kurang, jaksa juga menuntut agar ia mendapatkan hukuman tambahan berupa 10 tahun penjara.

Hukuman Penjara dan Denda Finansial

Selain denda uang pengganti, Kerry juga dituntut dengan pidana penjara selama 18 tahun. Selain itu, ia harus membayar denda sebesar Rp 1 miliar, dengan subsider 190 hari penjara jika tidak mampu membayar.

Dalam kasus ini, ada tiga orang lainnya yang turut serta dalam tindakan melawan hukum. Mereka adalah:

  • Dimas Werhaspati, Komisaris PT Navigator Khatulistiwa dan Komisaris PT Jenggala Maritim.
  • Gading Ramadhan Joedo, Komisaris PT Jenggala Maritim dan Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak.

Kedua orang ini juga dituntut dengan hukuman 16 tahun penjara.

Penyewaan Terminal BBM dan Pengadaan Kapal

Jaksa menyebutkan bahwa penyewaan terminal bahan bakar minyak (BBM) milik PT OTM merupakan tindakan melawan hukum. Alasannya, terminal BBM ini bukanlah kebutuhan mendesak bagi PT Pertamina. Namun, karena campur tangan ayah Kerry, Mohamad Riza Chalid, proyek sewa terminal masuk ke dalam rencana investasi Pertamina pada tahun 2014.

Selain itu, pengadaan tiga kapal milik Kerry diyakini melanggar aturan lelang yang berlaku. Kapal-kapal ini terdaftar sebagai aset PT Jenggala Maritim Nusantara (PT JMN) dan dinilai merugikan negara sebesar 9,8 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,07 miliar.

Total Kerugian Keuangan Negara Mencapai Rp 285,1 Triliun

Berdasarkan surat dakwaan, terdapat tujuh klaster tindak pidana yang dilakukan oleh para terdakwa. Secara keseluruhan, kerugian keuangan negara mencapai:

  • Rp 25,4 triliun
  • 2,7 miliar dollar AS

Selain itu, kerugian perekonomian negara mencapai Rp 171,9 triliun dan 2,6 miliar dollar AS sebagai keuntungan ilegal.

Pelibatan Enam Terdakwa Lainnya

Selain Kerry, ada enam terdakwa lain yang terlibat dalam kasus ini, antara lain:

  • Yoki Firnandi, Direktur Utama PT Pertamina International Shipping.
  • Agus Purwono, VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional.
  • Sani Dinar Saifuddin, Direktur Feedstock dan Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional.
  • Riva Siahaan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga.
  • Maya Kusmaya, Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga.
  • Edward Corne, VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga.

Ancaman Hukuman Berdasarkan UU Anti-Korupsi

Para terdakwa diancam dengan Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001. Selain itu, mereka juga dapat dijerat dengan Pasal 603 jo Pasal 20 huruf c UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana.***

 

  • Penulis: Diagram Kota

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sarana Demokrasi: Tindak Tegas Penjudi Online di Lingkungan Pemerintahan Surabaya

    Sarana Demokrasi: Tindak Tegas Penjudi Online di Lingkungan Pemerintahan Surabaya

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 166
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Fenomena Judi Online (Judol) beberapa waktu ini seolah menjadi momok bagi masyarakat. Pasalnya, tak hanya warga biasa yang kecanduan dengan permainan slot ini, para Eksekutif dan Legislatif di jajaran pemerintahan pun terindikasi melakukan permainan yang dilarang Pasal 27 Ayat (2) UU ITE 2024 tentang Judi Online dan Pasal 303 KUHP tentang tindak pidana […]

  • Liburan Akhir Tahun, Surabaya Hadirkan Promo Tiket Wisata Hanya Rp 500

    Liburan Akhir Tahun, Surabaya Hadirkan Promo Tiket Wisata Hanya Rp 500

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 87
    • 0Komentar

    DIAGRMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya kembali memperkenalkan program yang bertujuan untuk menarik minat masyarakat dan wisatawan menghabiskan liburan akhir tahun di kota tersebut. Dalam rangka memeriahkan Surabaya Holiday Super Sale (SHSS) 2025, pengunjung dapat mengakses empat destinasi wisata unggulan dengan harga tiket sangat terjangkau, hanya sebesar Rp 500 per orang. Program ini menjadi langkah strategis untuk […]

  • Polres Situbondo Beri Layanan Hapus Tato Gratis di Hari Bhayangkara ke -79

    Polres Situbondo Beri Layanan Hapus Tato Gratis di Hari Bhayangkara ke -79

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 160
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menyambut Hari Bhayangkara ke 79, Polres Situbondo Polda Jatim terus melakukan berbagai kegiatan sosial, salah satunya yang hari ini digelar di Klinik Pratama Polres Situbondo yakni program Hapus Tato Gratis. Sejak beberapa hari diumumkan, sampai hari Kamis (19/6/2025) sudah ada 35 orang yang mendaftar. Bahkan sebagian dari mereka sudah dilakukan proses hapus tato […]

  • Hari ke-6 Latsitardanus 2026, Taruna Akpol Masak di Dapur Lapangan untuk Ratusan Warga Aceh Tamiang

    Hari ke-6 Latsitardanus 2026, Taruna Akpol Masak di Dapur Lapangan untuk Ratusan Warga Aceh Tamiang

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Memasuki hari ke-6 pelaksanaan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) Tahun 2026, Taruna Akademi Kepolisian terus menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat. Berbagai kegiatan kemanusiaan dan sosial terus dilaksanakan sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Pada Kamis, 29 Januari 2026, Taruna […]

  • Gotong Royong Polri dan Masyarakat, Polres Pidie Jaya Percepat Pemulihan Pascabanjir dan Fasilitas Pendidikan

    Gotong Royong Polri dan Masyarakat, Polres Pidie Jaya Percepat Pemulihan Pascabanjir dan Fasilitas Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 41
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Pidie Jaya bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong dalam rangka pemulihan pascabencana banjir di wilayah hukum Polres Pidie Jaya, Jumat 2 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi Polri dan masyarakat guna mempercepat pemulihan fasilitas umum, lingkungan, serta sarana pendidikan yang terdampak banjir. Pelaksanaan gotong royong tersebut dilaksanakan secara serentak di sejumlah […]

  • Ledakan di Sekolah Jakarta,  Wali Kota Perketat Pengawasan Anti-Bullying di Surabaya

    Ledakan di Sekolah Jakarta,  Wali Kota Perketat Pengawasan Anti-Bullying di Surabaya

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 146
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM- Tragedi dugaan kasus bullying hingga insiden peledakan di sebuah sekolah Jakarta Utara kembali menyadarkan publik: ada yang salah dengan sistem pendidikan kita. Di balik pagar sekolah yang seharusnya jadi ruang tumbuh, justru tersimpan potensi bahaya kekerasan, tekanan sosial, hingga luka batin yang tak terlihat. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menolak berpangku tangan. Ia langsung […]

expand_less