Cyrus Margono, Persija Jakarta Kembali Jadi Sorotan dengan Kiper Diaspora
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 7 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Kabar terbaru mengenai Persija Jakarta kembali mencuri perhatian publik. Klub berjuluk Macan Kemayoran ini dikabarkan akan mendatangkan kiper diaspora Indonesia, Cyrus Margono, dalam deadline day bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026. Kabar ini muncul setelah sejumlah sumber menyebutkan bahwa pihak klub sedang mempertimbangkan tawaran untuk memperkuat lini pertahanan mereka.
Bursa transfer putaran kedua BRI Super League yang dibuka pada 10 Januari 2025 akan ditutup pada Jumat (6/2/2026) pukul 23.59 WIB. Dengan waktu yang semakin sempit, Persija Jakarta diharapkan dapat menyelesaikan proses transfer sebelum batas akhir.
Cyrus Margono saat ini berstatus tanpa klub setelah dilepas oleh klub kasta teratas Liga Kosovo, KF Dukagjini, sejak akhir tahun lalu. Meski begitu, performanya di musim lalu cukup menjanjikan. Bersama KF Dukagjini yang dibelanya pada Februari-Desember 2025, Cyrus Margono mencatatkan 30 penampilan dengan 32 kali kebobolan dan sepuluh clean sheet.
Sebelumnya, Cyrus Margono juga pernah bermain untuk Panathinaikos B pada Agustus 2021-Juli 2024 dengan bermain dalam 17 pertandingan dan catatan 24 kemasukan serta tiga nirbobol. Pada Maret 2024, Cyrus Margono memilih untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Garis keturunannya berasal dari ayahnya, Johan, yang keturunan Indonesia.
Peluang Bermain di Indonesia
Dalam wawancara eksklusifnya bersama Bola.com pada April 2025, Cyrus Margono membuka peluang untuk berkarier di Indonesia meski tetap memprioritaskan di Eropa. “Mungkin di masa mendatang, tentu saja. Akan menyenangkan untuk kembali ke Asia dan bermain,” ujarnya.
Namun, ia juga menjelaskan bahwa saat ini, sangat penting bagi dirinya untuk melanjutkan karier di Eropa karena ia sudah jauh-jauh datang ke sini dan tidak ingin meninggalkan apa yang sedang ia perjuangkan.
Persaingan Musim Ini
Persija Jakarta menghadapi persaingan ketat dalam kompetisi BRI Super League. Dengan rencana mendatangkan Cyrus Margono, tim asuhan John Herdman ini berharap bisa memperkuat lini belakang mereka. Hal ini juga menjadi respons terhadap tekanan dari rival-rival seperti Persib Bandung dan Arema FC.
Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko, tidak membantah maupun membenarkan rumor yang menyebutkan bahwa penjaga gawang kelahiran New York, Amerika Serikat, pada 9 November 2001 itu bakal merapat ke tim ibu kota. “Lihat saja nanti ya,” ujar Ardhi singkat kepada Bola.com pada Jumat (6/2/2026).
Catatan Performa Cyrus Margono
Cyrus Margono memiliki rekam jejak yang cukup baik dalam beberapa musim terakhir. Di KF Dukagjini, ia mampu menjaga gawang dengan rata-rata 1,07 gol per pertandingan. Sementara di Panathinaikos B, ia mencatatkan rata-rata 1,41 gol per pertandingan.
Meskipun demikian, Cyrus Margono masih memprioritaskan karier di Eropa. Ia mengakui bahwa pengalaman bermain di luar negeri memberinya kesempatan untuk berkembang lebih jauh. Namun, ia juga mengakui bahwa kembalinya ke Asia akan menjadi langkah yang menarik baginya.
Harapan untuk Timnas Indonesia
Selain fokus pada karier klub, Cyrus Margono juga berharap bisa berkontribusi bagi Timnas Indonesia. Ia telah mengambil sumpah Warga Negara Indonesia (WNI) di Kanwil Kemenkumham DKI, Cawang, Jakarta, pada Kamis (21/03/2024). Dengan status WNI, ia berpotensi menjadi pemain naturalisasi yang bisa dimanfaatkan oleh pelatih Timnas Indonesia.
Saat ini, Persija Jakarta terus mencari cara untuk memperkuat skuad mereka. Dengan datangnya Cyrus Margono, diharapkan lini pertahanan klub akan lebih stabil. Selain itu, penambahan pemain baru juga akan memberikan opsi strategi yang lebih banyak bagi pelatih.
Dengan semua faktor tersebut, kabar tentang Cyrus Margono menjadi salah satu isu utama dalam bursa transfer BRI Super League 2025/2026. Semoga dengan kehadirannya, Persija Jakarta bisa memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara.***

>

Saat ini belum ada komentar