Strategi Konsistensi dan Performa Mencolok dalam Kemenangan Dewa United Banten
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Kemenangan yang diraih oleh Dewa United Banten (DUB) atas Pacific Caesar Surabaya dalam pertandingan IBL 2026 menjadi bukti bahwa strategi permainan yang terstruktur dan konsisten bisa menghasilkan hasil maksimal. Pelatih DUB, Agusti Julbe Bosch, menekankan pentingnya menjaga performa sepanjang 40 menit agar bisa mempertahankan keunggulan di setiap laga.
Pemain Kunci yang Berkontribusi Besar
Pertandingan ini menjadi momen istimewa bagi beberapa pemain DUB yang tampil dominan. Joshua Ibarra menjadi bintang utama dengan torehan 30 poin dan 9 rebound. Arki Dikania Wisnu juga memberikan kontribusi signifikan dengan 17 poin, 4 assist, dan 1 rebound. Sementara itu, DJ Cooper mencatat double-double dengan 15 poin dan 15 assist. Dio Tirta Saputra turut berkontribusi dengan 11 poin, 2 assist, dan 1 steal.
Pelatih Agusti Julbe Bosch menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain, terutama Dio Tirta Saputra yang mencetak poin melalui gerakan spin move bawah ring setelah menerima umpan dari Arki Wisnu. Julbe mengakui bahwa aksi tersebut sangat mengesankan dan melebihi ekspektasinya.
Kehadiran AJ Bramah dan Permainan Pacific Caesar
Di sisi lain, Pacific Caesar Surabaya diperkuat oleh AJ Bramah yang mencetak 35 poin dalam waktu 40 menit. Bramah juga menyumbangkan delapan poin, lima assist, dan empat steal. Anthony Peacock juga tampil solid dengan double-double 17 poin dan 16 rebound. Namun, Pacific Caesar masih kesulitan dalam mengontrol bola, dengan 25 kali turnovers yang berujung pada 24 poin yang dikonversi oleh DUB.
Fokus pada Konsistensi Permainan
Meskipun kemenangan ini menjadi modal penting bagi DUB untuk menjaga momentum di pekan ketiga IBL 2026, Julbe tetap menyoroti pentingnya konsistensi permainan. Menurutnya, ada beberapa momen di mana timnya bermain baik, namun belum mampu mempertahankannya sepanjang pertandingan.
“Kami punya beberapa momen bermain dengan baik, tapi ini seperti yang terjadi di beberapa pertandingan, kami belum konsisten selama 40 menit. Saya tahu itu sulit dan ada banyak faktor, tapi kami harus mencari performa yang lebih konsisten sepanjang laga,” ujar Julbe.
Persiapan untuk Laga Berikutnya
Dewa United Banten akan kembali berlaga di home game mereka pada Minggu (25/1), menghadapi RANS Simba Bogor di Dewa United Arena. Pertandingan ini akan menjadi tantangan baru bagi DUB untuk membuktikan kemampuan mereka dalam menjaga konsistensi dan meraih kemenangan lagi.
Kemenangan atas Pacific Caesar tidak hanya menjadi pencapaian bagi DUB, tetapi juga menjadi pembelajaran penting tentang pentingnya konsistensi dalam bermain. Dengan komposisi pemain yang kuat dan strategi yang terarah, DUB siap menghadapi tantangan-tantangan berikutnya di IBL 2026. ***

>

Saat ini belum ada komentar