Kunjungan Kerja Dinas Perkebunan Kalimantan Timur ke PDP Kahyangan Jember
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Senin, 29 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM –Â Sebuah kunjungan kerja dari Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur telah dilakukan di PDP Kahyangan, Jember. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (23/12/2025) dan menjadi momen penting dalam upaya memperkuat kolaborasi antara dua provinsi. Meski terjadi wacana mengenai pengunduran diri Direktur Utama PDP Kahyangan, Sofyan Sauri, kunjungan ini tetap berjalan dengan lancar.
Tujuan dan Fokus Kegiatan
Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi Jawa Timur dan Kalimantan Timur. Agenda utamanya adalah pertukaran pengetahuan serta peningkatan kapasitas pengelolaan produk perkebunan. Sebagai tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama yang telah ditandatangani, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mendorong peningkatan nilai tambah dan daya saing komoditas perkebunan.
Sofyan Sauri, Direktur Utama PDP Kahyangan, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk saling bertukar pengalaman dan meningkatkan kapasitas pengelolaan sektor perkebunan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam pengembangan produk-produk unggulan seperti kopi dan karet.
Promosi Produk Unggulan
Selama kunjungan, manajemen PDP Kahyangan memanfaatkan kesempatan untuk mempromosikan Kopi Kahyangan, salah satu produk andalan wilayah tersebut. Rombongan diberikan kesempatan untuk melihat langsung proses produksi mulai dari pemilihan biji hingga pengolahan akhir.
Sofyan Sauri menjelaskan bahwa rombongan diajak untuk meninjau Agrowisata Boma serta pabrik pengolahan kopi dan karet di Kebun Gunungpasang. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperkenalkan produk, tetapi juga untuk memberikan wawasan tentang potensi wisata dan ekonomi di area perkebunan.
“Kami memperkenalkan mulai dari awal petik hingga proses pengolahan kopi,” katanya.
Tantangan dan Isu yang Muncul
Meski kunjungan berjalan baik, ada isu yang mencuat mengenai kemungkinan pengunduran diri Sofyan Sauri. Beberapa media melaporkan bahwa Bupati Jember Muhammad Fawait memberi perintah agar Sofyan Sauri mengundurkan diri bersama jajaran direksi Perumdam Tirta Pandhalungan. Namun, saat ditanya mengenai hal ini, Sofyan hanya menjawab singkat.
“Tidak masalah mas,” ujarnya.
Ia dilantik sebagai Direktur Utama PDP Kahyangan pada 15 Oktober 2021, dan seharusnya menjabat hingga tahun 2027. Meski begitu, situasi politik dan administratif bisa memengaruhi masa jabatannya.
Potensi Pengembangan Sektor Perkebunan
Dalam kesempatan ini, Sofyan Sauri menekankan pentingnya pengembangan sektor perkebunan yang berkelanjutan. Ia menyebutkan bahwa komoditas kopi dan karet memiliki potensi besar, terutama jika dikelola dengan sistem yang lebih efisien dan berbasis teknologi.
“Untuk Jember baru, semakin baik,” ujarnya.
Ia optimis bahwa kolaborasi dengan Kalimantan Timur akan membuka peluang baru dalam pengembangan produk perkebunan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para petani di Jember.
Kunjungan kerja Dinas Perkebunan Kalimantan Timur ke PDP Kahyangan Jember menjadi bukti bahwa kolaborasi antar daerah masih menjadi prioritas utama. Meskipun ada tantangan dan isu yang muncul, kegiatan ini menunjukkan komitmen untuk memperkuat sektor perkebunan melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman.
Dengan pendekatan yang lebih terbuka dan kolaboratif, diharapkan sektor perkebunan di Jember dan Kalimantan Timur dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar